Ikuti Gaya NATO, Iran Bakal Buat Pakta Pertahanan Bersama Sekutunya

Kompas.com - 20/01/2021, 18:35 WIB
Foto ini dirilis pada Jumat (8/1/2021) oleh Sepahnews, situs web Garda Revolusi Iran. Para perwira Garda Revolusi Iran berjalan dengan di antara rudal di pangkalan bawah tanah rahasian IRan di Teluk Arab. SEPAHNEWS via APFoto ini dirilis pada Jumat (8/1/2021) oleh Sepahnews, situs web Garda Revolusi Iran. Para perwira Garda Revolusi Iran berjalan dengan di antara rudal di pangkalan bawah tanah rahasian IRan di Teluk Arab.

TEHERAN, KOMPAS.com – Parlemen Iran mengumumkan bahwa mereka sedang mempersiapkan rancangan resolusi tentang perjanjian pertahanan dan keamanan.

Perjanjian yang mereka beri nama Poros Perlawanan tersebut akan ditandatangi oleh negara, aktor non-negara, dan sekutu Iran.

Pernyataan itu dikeluarkan parlemen Iran pada Senin (18/1/2021) sebagaimana dilansir dari Middle East Monitor, Selasa (19/1/2021).

Middle East Monitor melaporkan, pakta pertahanan itu akan mengikuti “gaya” NATO alias Pakta Pertahanan Atlantik Utara kepunyaan negara-negara Eropa.

Baca juga: AS Kirim Pengebom B-52 ke Timur Tengah, Iran Beri Kritik Pedas

Pakta pertahanan itu bakal mewajibkan anggota untuk menanggapi secara kolektif setiap serangan terhadap anggota oleh Israel atau negara bermusuhan lainnya.

Anggota Poros Perlawanan dikatakan termasuk Iran, Suriah, Hezbollah Lebanon, kelompok Houthi di Yaman, Pasukan Mobilisasi Populer Irak (PMF), Hamas, dan Gerakan Jihad Islam Palestina.

Menurut Fars News Agency, Wakil Parlemen Iran Abu Fadl Abu Trabi mengatakan bahwa saat ini mereka tengah bekerja untuk mengumpulkan tanda tangan yang diperlukan.

Jika tanda tangan sudah terkumpul, tahap selanjutnya adalah membuat rancangan resolusi untuk didiskusikan lalu disetujui dalam pemungutan suara.

Baca juga: Perancis Tuduh Iran Kembangkan Senjata Nuklir, Ini Jawaban Teheran

Abu Trabi menambahkan, anggota Poros Perlawanan akan saling bahu membahu jika Israel atau pihak yang bermusuhan menyerang salah satu anggotanya.

“Negara-negara anggota lain dari kelompok harus mengerahkan semua upaya mereka dalam aspek militer, ekonomi, dan politik untuk menangkal ancaman,” tutur Abu Trabi.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Global
Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

Global
Pasangan Ini Berhubungan Seks di Taman Umum, Tak Peduli Meski Ada Anak-anak

Pasangan Ini Berhubungan Seks di Taman Umum, Tak Peduli Meski Ada Anak-anak

Global
Menlu dari Junta Militer Myanmar Berdiskusi dengan Thailand dan Indonesia

Menlu dari Junta Militer Myanmar Berdiskusi dengan Thailand dan Indonesia

Global
Tato Wajah Aung San Suu Kyi Jadi Tren Atribut Massa Anti-Kudeta Militer Myanmar

Tato Wajah Aung San Suu Kyi Jadi Tren Atribut Massa Anti-Kudeta Militer Myanmar

Global
Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang, Pukulan Telak bagi PM Muhyiddin Yassin

Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang, Pukulan Telak bagi PM Muhyiddin Yassin

Global
Rusia Pamer Laboratorium Senjata Biologis yang Diubah Jadi Pabrik Vaksin Covid-19, Begini Isinya

Rusia Pamer Laboratorium Senjata Biologis yang Diubah Jadi Pabrik Vaksin Covid-19, Begini Isinya

Global
Pria Ini Menginap di Hotel Mewah Setelah Istrinya Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Pria Ini Menginap di Hotel Mewah Setelah Istrinya Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Global
Demi Selamatkan Seorang Gadis, Pasangan Ini Donor Darah di Hari Pernikahan Mereka

Demi Selamatkan Seorang Gadis, Pasangan Ini Donor Darah di Hari Pernikahan Mereka

Global
Geng Kriminal Bentrok di Penjara, Sedikitnya 75 Narapidana Tewas

Geng Kriminal Bentrok di Penjara, Sedikitnya 75 Narapidana Tewas

Global
Video Perlihatkan Istri Dibawa Suami ke Tebing, Sebelum Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Video Perlihatkan Istri Dibawa Suami ke Tebing, Sebelum Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Global
Seorang Wanita dalam Program Hamil Dipecat karena Tolak Vaksinasi Covid-19

Seorang Wanita dalam Program Hamil Dipecat karena Tolak Vaksinasi Covid-19

Global
Pemimpin Tertinggi Iran Minta Karakter Kartun Perempuan Pakai Hijab

Pemimpin Tertinggi Iran Minta Karakter Kartun Perempuan Pakai Hijab

Global
Arab Saudi Sekarang Izinkan Wanita Bergabung dalam Militer

Arab Saudi Sekarang Izinkan Wanita Bergabung dalam Militer

Global
Putus Asa Cari Suaka, Puluhan Migran Ditemukan Sembunyi dalam Pecahan Kaca dan Abu Beracun

Putus Asa Cari Suaka, Puluhan Migran Ditemukan Sembunyi dalam Pecahan Kaca dan Abu Beracun

Global
komentar
Close Ads X