Berakhirnya Transisi Kekuasaan Damai AS di Tangan Donald Trump

Kompas.com - 19/01/2021, 15:38 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjalan sambil melambai menuju ke Helikopter Kepresidenan Marina One di halaman Sekatan Gedung Putih, Selasa (12/01/2020) AFPPresiden Amerika Serikat Donald Trump berjalan sambil melambai menuju ke Helikopter Kepresidenan Marina One di halaman Sekatan Gedung Putih, Selasa (12/01/2020)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan mengakhiri kepresidenannya dengan meninggalkan noda pada demokrasi "Negeri Uncle Sam”

Trump dipastikan tidak akan menghadiri acara pelantikan suksesornya Joe Biden yang dijadwalkan Rabu (20/1/2021).

Presiden berusia 74 tahun itu akan bertolak dari Gedung Putih melalui Pangkalan Militer Andrews menuju ke kediamannya di resor Mar-a-Lago, Florida, Rabu pagi pukul 08.00.

Baca juga: Kurang dari 24 Jam Lagi Lengser, Trump Masih Mengomel Dia Menang Pilpres AS

Acara perpisahan singkat akan digelar di lokasi sebelum Trump terbang dengan pesawat kepresidenan Air Force One.

Keputusan kontroversial Trump menjadikannya presiden ke-6 dalam sejarah AS yang tidak menghadiri pelantikan penggantinya.

Patahnya tradisi demokrasi AS

Presiden terakhir yang tidak hadir adalah Woodrow Wilson. Keputusan Wilson ketika itu pada tahun 1921 dapat dimaklumi karena kondisi kesehatannya yang buruk.

Jika dihitung, ratusan tahun lalu tepatnya 152 tahun lalu, presiden AS dengan sengaja menolak muncul di acara pelantikan suksesor.

Presiden itu adalah Andrew Johnson yang memilih menggelar rapat kabinet terakhir dibanding hadir di pelantikan Ulysses Grant pada 1869.

Baca juga: Trump Cetak Angka Kepuasan Terendah, Hanya 34 Persen Jelang Lengser

Transisi kekuasaan damai yang selalu menjadi ciri khas ratusan tahun demokrasi AS berakhir pada pilpres 2020, dimulai dengan momen Trump menolak mengakui kekalahannya pada hari Biden dinyatakan sebagai pemenang.

Walau akhirnya mengaku kalah awal Januari, Trump menghabiskan waktu 2 bulan mengeklaim dia adalah pemenang pilpres. Dia juga menuduh telah terjadi kecurangan terstruktur, masif, dan sistematis berskala besar.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dari Ed Sheeran sampai Sting, Waswas Soal Masa Depan Musik Inggris, Kenapa?

Dari Ed Sheeran sampai Sting, Waswas Soal Masa Depan Musik Inggris, Kenapa?

Global
Mike Pompeo Vokal Lagi Kritik Pemerintahan Biden dan Agungkan Trump

Mike Pompeo Vokal Lagi Kritik Pemerintahan Biden dan Agungkan Trump

Global
Warga Afghanistan Ramai-ramai Jual Ginjal demi Bayar Utang, Ini Kisahnya...

Warga Afghanistan Ramai-ramai Jual Ginjal demi Bayar Utang, Ini Kisahnya...

Global
Mantan Kepala CIA Desak Biden Tak 'Tutup Mata' dan Hukum Keras Putra Mahkota Arab Saudi

Mantan Kepala CIA Desak Biden Tak "Tutup Mata" dan Hukum Keras Putra Mahkota Arab Saudi

Global
Gubernur New York Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual oleh Mantan Pegawainya

Gubernur New York Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual oleh Mantan Pegawainya

Global
Selingkuh dengan Istri Tetangga, Kuli Bangunan Bikin Terowongan Bawah Tanah

Selingkuh dengan Istri Tetangga, Kuli Bangunan Bikin Terowongan Bawah Tanah

Global
DNA dari Kaleng Minuman Soda Ungkap Misteri Pembunuhan 40 Tahun Lalu

DNA dari Kaleng Minuman Soda Ungkap Misteri Pembunuhan 40 Tahun Lalu

Global
Suami Istri Pilih Karantina di Ruang Bawah Tanah, Ditemukan Meninggal oleh Anaknya

Suami Istri Pilih Karantina di Ruang Bawah Tanah, Ditemukan Meninggal oleh Anaknya

Global
Master Kung Fu Ungkap Rahasia Jurus Selangkangan Besi, Begini Rasanya...

Master Kung Fu Ungkap Rahasia Jurus Selangkangan Besi, Begini Rasanya...

Global
Israel Tuduh Iran Pelaku Ledakan Kapal Tenggelam di Teluk Oman

Israel Tuduh Iran Pelaku Ledakan Kapal Tenggelam di Teluk Oman

Global
Dianggap Pengkhianat dan Dipecat Junta, Duta Besar Myanmar untuk PBB Bersumpah Terus Perangi Kudeta

Dianggap Pengkhianat dan Dipecat Junta, Duta Besar Myanmar untuk PBB Bersumpah Terus Perangi Kudeta

Global
Rudal Balistik Meledak di Langit Ibu Kota Arab Saudi

Rudal Balistik Meledak di Langit Ibu Kota Arab Saudi

Global
10 Kata dalam Bahasa Inggris yang Berasal dari Bahasa Nordik Kuno, Apa Sajakah?

10 Kata dalam Bahasa Inggris yang Berasal dari Bahasa Nordik Kuno, Apa Sajakah?

Global
Kursus Bahasa Indonesia dari KBRI Roma di Italia Ramai Peserta

Kursus Bahasa Indonesia dari KBRI Roma di Italia Ramai Peserta

Global
Korban Kudeta Myanmar Bertambah, Dua Orang Tewas Salah Satunya Ditembak di Dada

Korban Kudeta Myanmar Bertambah, Dua Orang Tewas Salah Satunya Ditembak di Dada

Global
komentar
Close Ads X