Suntikkan Jamur Ajaib ke Pembuluh Darah, Seorang Pria Hampir Mati

Kompas.com - 18/01/2021, 21:37 WIB
Ilustrasi jamur ajaib. ShutterstockIlustrasi jamur ajaib.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Seorang pria penderita bipolar disorder di AS dilaporkan hampir mati, setelah dia menyuntikkan cairan jamur ajaib ke pembuluh darah.

Berdasarkan laporan media setempat, si pria merebus bahan itu dengan harapan bisa mengobati bipolar disorder.

Namun, jamur itu mengandung senyawa psikedelik, psilocybin, yang tidak boleh disuntikkan, dilansir India.com Minggu (17/1/2021).

Baca juga: Dahlan Takut Makan Jamur Raksasa Seberat 10 Kg yang Ditemukannya, Khawatir dengan Hal Gaib

Dampaknya, jamur ajaib itu disebut tumbuh di aliran darah pria 30 tahun itu, di mana dia menderita gagal organ dalam.

Dilaporkan Journal of the Academy of Consultation-Liaison Psychiatry, awalnya keluarga lelaki itu membawanya ke ruang gawat darurat Nebraska.

Mereka membawanya ke rumah sakit setelah melihatnya kebingungan. Dari hasil pemeriksaan, diketahui dia menderita bipolar disorder tipe 1.

Dokter yang menulis kasus itu menceritakan, si laki-laki tidak minum obatnya, sehingga dia menderita serangkaian depresi.

Untuk mengurangi apa yang dideritanya, dia melakukan penelitian dan menemukan penyakitnya bisa diredakan dengan obat tertentu yang direbus.

Pria itu merebus jamur ajaib, menyaring cairannya menggunakan kapas, dan menyuntikkan seduhan itu ke pembuluh darah.

Beberapa hari kemudian, keluarganya mengungkapkan bahwa laki-laki itu menjadi sangat lelah, muntah darah, dan mengalami gejala penyakit lain.

Keluarganya segera melarikannya ke rumah sakit, di mana dokter menyatakan hatinya terluka, ginjalnya tak berfungsi normal, dan dia terancam gagal organ.

Sampel darahmya juga memerlihatkan jamur itu mulai berkembang biak, dan menjadi penyebab kondisinya sangat serius.

Segera tim medis memasangkan ventilator untuk membantu pria itu bernapas, dengan darahnya disaring untuk mengeluarkan racun dan jamur yang tumbuh.

Pria tersebut disebut menghabiskan sekitar 20 hari di rumah sakit, dan diharuskan mendapatkan pengobatan jangka panjang.

Baca juga: Fakta Jamur Raksasa Seberat 10 Kg di Lombok, Tumbuh di Pinggir Sungai Tertutup Sampah Daun


Sumber india.com
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PM Muhyiddin Tatap Pemilu Dini untuk Akhiri Kemelut Politik Malaysia

PM Muhyiddin Tatap Pemilu Dini untuk Akhiri Kemelut Politik Malaysia

Global
Mengeluh Mainan Seks Miliknya Rusak, PNS Ukraina Ini Di-bully

Mengeluh Mainan Seks Miliknya Rusak, PNS Ukraina Ini Di-bully

Global
Paus Fransiskus Mengutuk Ekstremisme sebagai Pengkhianatan Terhadap Agama

Paus Fransiskus Mengutuk Ekstremisme sebagai Pengkhianatan Terhadap Agama

Global
Kejutkan Umatnya, Pastor Ini Putar Musik Rap Saat Pimpin Ibadat Online

Kejutkan Umatnya, Pastor Ini Putar Musik Rap Saat Pimpin Ibadat Online

Global
Berusia 95 Tahun, Mahathir Jadi Warga Tertua Malaysia yang Terima Vaksin Covid-19

Berusia 95 Tahun, Mahathir Jadi Warga Tertua Malaysia yang Terima Vaksin Covid-19

Internasional
India Klaim Banyak Warga Myanmar yang Antre di Perbatasan untuk Mengungsi

India Klaim Banyak Warga Myanmar yang Antre di Perbatasan untuk Mengungsi

Global
Militer Myanmar Menolak Jadi Boneka China, Justru Ingin Kerja Sama dengan Barat

Militer Myanmar Menolak Jadi Boneka China, Justru Ingin Kerja Sama dengan Barat

Global
Paus Fransiskus Tiba di Mosul, Kota yang Dihancurkan ISIS, Ini Doanya

Paus Fransiskus Tiba di Mosul, Kota yang Dihancurkan ISIS, Ini Doanya

Global
PM Malaysia Jadi Pemimpin Pertama di Dunia yang Umrah saat Pandemi Covid-19

PM Malaysia Jadi Pemimpin Pertama di Dunia yang Umrah saat Pandemi Covid-19

Global
Dalai Lama Terima Dosis Pertama Covid-19, Desak Semua Orang Divaksin

Dalai Lama Terima Dosis Pertama Covid-19, Desak Semua Orang Divaksin

Global
Demonstran di Negara Bagian AS Ini Bakar Masker: Hiruplah Kebebasan, Sayang!

Demonstran di Negara Bagian AS Ini Bakar Masker: Hiruplah Kebebasan, Sayang!

Global
5 Pesawat Era Perang Dingin yang Masih Andal untuk Bertempur

5 Pesawat Era Perang Dingin yang Masih Andal untuk Bertempur

Internasional
Makam Kyal Sin, Gadis 19 Tahun yang Ditembak Mati, Digali Aparat Myanmar

Makam Kyal Sin, Gadis 19 Tahun yang Ditembak Mati, Digali Aparat Myanmar

Global
Bermodal Rp 100.000, Bisa Jadi 'Jutawan' di Venezuela

Bermodal Rp 100.000, Bisa Jadi "Jutawan" di Venezuela

Global
Ketika Pakaian Dalam dan Rok Perempuan Jadi Senjata Melawan Militer Myanmar

Ketika Pakaian Dalam dan Rok Perempuan Jadi Senjata Melawan Militer Myanmar

Global
komentar
Close Ads X