Diduga Diperkosa Kakeknya, Bocah 11 Tahun Meninggal karena Komplikasi Kehamilan

Kompas.com - 18/01/2021, 20:17 WIB
Ilustrasi ISTOCKIlustrasi

BANGKOK, KOMPAS.com - Seorang bocah 11 tahun di Thailand meninggal karena komplikasi kehamilan, dengan dugaan dia diperkosa kakek sendiri.

China Press melaporkan, kasus pemerkosaan itu dilaporkan terjadi pada November 2020, dengan pelakunya adalah kakek dari pihak ayah.

Korban disebut mengalami kehamilan ektopik, yang terjadi ketika sel telur yang sudah dibuahi tertanam di luar rahim.

Baca juga: Minta Air Minum di Kebun, 2 Siswi SMP Diperkosa Kakek 70 Tahun

Ibu dari bocah 11 tahun itu mengungkapkan, pada akhir November 2020 putrinya mengeluh merasakan sakit di bagian alat kelamin.

Dia segera dibawa ke rumah sakit, di mana dokter menyatakan mereka menemukan ada robekan di alat kelamin korban.

Ibu korban lalu membuat laporan kehamilan, namun tidak ada perkembang berarti hingga pada 6 Desember 2020, dokter menyebut putrinya mengalami kehamilan ektopik.

Dilansir World of Buzz Senin (18/1/2021), gadis itu mengalami serangkaian morning sickness dan kondisinya memburuk.

Dia dilaporkan memuntahkan makanan dan obat, serta tidak merespons pengobatan ketika dokter menyuntikkan haemagogue.

Diwartakan The Nation Thailand, haemagogue adalah obat yang meningkatkan aliran darah terutama di masa menstruasi.

Pada Jumat (15/1/2021), ibunya menuturkan putrinya kembali muntah dan kesakitan sebelum meninggal di pelukannya.

Jenazahnya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Srinagrind di Khon Kaen untuk diotopsi, dan dimakamkan keesokan harinya (16/1/2021).

Ibu korban mengungkapkan, dia dan suaminya sudah bercerai lima tahun silam, dan menuturkan anaknya bakal bermain di rumah kakeknya jika tak bersekolah.

Lebih lanjut, Kepolisian Sahatsakhan mengaku sudah mendapatkan bukti terkait kasus itu, dan bakal segera merilis surat penangkapan.

Baca juga: Ditinggal Orangtua Merantau, Seorang Gadis Diperkosa Kakek Berulang Kali Saat Rumah Sepi


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akibat Salah Paham, Polisi Filipina Baku Tembak Antar-anggota Saat Gerebek Gembong Narkoba

Akibat Salah Paham, Polisi Filipina Baku Tembak Antar-anggota Saat Gerebek Gembong Narkoba

Global
Obama Blak-blakan Cerita Pernah Tinju Teman SMP Gara-gara Ini...

Obama Blak-blakan Cerita Pernah Tinju Teman SMP Gara-gara Ini...

Global
Israel Dikabarkan Bangun Proyek Terbesar di Fasilitas Nuklir Rahasia

Israel Dikabarkan Bangun Proyek Terbesar di Fasilitas Nuklir Rahasia

Global
Driver Ojol di Italia Kini Berstatus Karyawan, Dapat Gaji Tetap

Driver Ojol di Italia Kini Berstatus Karyawan, Dapat Gaji Tetap

Global
Burung Langka Berkelamin Ganda Ditemukan Hinggap di Rumah Burung Milik Penduduk

Burung Langka Berkelamin Ganda Ditemukan Hinggap di Rumah Burung Milik Penduduk

Global
Laporan Intelijen AS Bisa Ungkap Siapa Pembunuh Jurnalis Jamal Khashoggi

Laporan Intelijen AS Bisa Ungkap Siapa Pembunuh Jurnalis Jamal Khashoggi

Global
Sosok Istri El Chapo, Ratu Kecantikan yang Jadi Bandar Narkoba

Sosok Istri El Chapo, Ratu Kecantikan yang Jadi Bandar Narkoba

Global
Warga Sipil Sering Jadi Korban, India-Pakistan Hentikan Baku Tembak di Kashmir

Warga Sipil Sering Jadi Korban, India-Pakistan Hentikan Baku Tembak di Kashmir

Global
Ibu Ini Hajar Pria yang Masuk ke Rumah Saat Dia sedang Bergoyang

Ibu Ini Hajar Pria yang Masuk ke Rumah Saat Dia sedang Bergoyang

Global
Dituduh Ikut Demo Anti-pemerintah, Sejumlah Pejabat Tinggi Thailand Dihukum Penjara

Dituduh Ikut Demo Anti-pemerintah, Sejumlah Pejabat Tinggi Thailand Dihukum Penjara

Global
Domba “Gondrong” Berhasil Diselamatkan, Berat Bulunya 35 Kg Setelah Dicukur

Domba “Gondrong” Berhasil Diselamatkan, Berat Bulunya 35 Kg Setelah Dicukur

Global
Ghana Negara Pertama Penerima 600.000 Dosis Vaksin Covid-19 Gratis dari Skema Covax PBB

Ghana Negara Pertama Penerima 600.000 Dosis Vaksin Covid-19 Gratis dari Skema Covax PBB

Global
Xi Jinping Nyatakan China Menang Total Berantas Kemiskinan

Xi Jinping Nyatakan China Menang Total Berantas Kemiskinan

Global
79 Napi Tewas dalam Kerusuhan Penjara Ekuador, Korban Dipenggal dan Dimutilasi

79 Napi Tewas dalam Kerusuhan Penjara Ekuador, Korban Dipenggal dan Dimutilasi

Global
Resmi, Militer Myanmar Dilarang Gunakan Facebook dan Instagram

Resmi, Militer Myanmar Dilarang Gunakan Facebook dan Instagram

Global
komentar
Close Ads X