Tak Mampu Bayar Perawatan, Gadis dengan Gangguan Mental Dikurung Keluarganya di Kandang

Kompas.com - 17/01/2021, 19:34 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi

MANILA, KOMPAS.com - Seorang wanita muda telah dikurung di dalam kandang selama lima tahun terakhir oleh keluarganya.

Melansir Daily Mail pada Jumat (15/1/2021), pihak keluarga mengaku mereka tidak mampu mendapatkan perawatan yang tepat untuk kondisi kesehatan mentalnya.

Wanita yang dipanggil Bebe itu tinggal bersama keluarganya di Filipina. Sebelumnya dia bekerja di toko lokal, sambil berusaha merajut impian menjadi model profesional.

Tapi kemudian dia didiagnosis menderita depresi psikotik pada 2014.

Kondisi itu membuatnya menderita halusinasi dan sempat dirawat di unit psikiatri di sebuah rumah sakit di provinsi Negros Occidental.

Bebe berangsur-angsur membaik setelah setahun perawatan dan dokter optimis dengan kondisinya.

Baca juga: Gila Saat Karantina, Pria Ini Gigit Leher Seorang Nenek

Dia diizinkan kembali ke rumah, tetapi keadaan kembali memburuk ketika ayahnya jatuh sakit pada 2015. Keluarganya tidak lagi mampu membayar tagihan medis Bebe.

Tanpa obat, wanita yang kini berusia 29 tahun itu kembali mengalami depresi dan halusinasi.

Glyzel Bullos, teman keluarganya, mengatakan adakalanya Bebe menjadi begitu kejam hingga keluarganya terpaksa menguncinya demi keselamatannya sendiri.

"Kadang-kadang Bebe akan melempar barang ke tetangga, atau berkeliaran di luar rumah dan mulai naik bus," kenang Glyzel yang mencari bantuan untuk Bebe.

“Suatu kali keluarganya mencari dia dan menemukannya seminggu kemudian di provinsi Cebu ketika polisi menghubungi mereka,” katanya.

Untuk mencegah Bebe berkeliaran, keluarganya membangun kandang kecil untuknya di dalam rumah.

Sebuah video memperlihatkan kondisi Bebe dengan pakaian compang-campingnya di dalam kandang. Makanan diberikan melalui jeruji selnya.

"Dia mengunyah gaunnya sampai compang-camping, jadi mereka mendandaninya dengan karung karena Bebe tidak suka memakan bahan itu," Glyzel menjelaskan.

Baca juga: Setiap 2 Pekan Ada Tentara Inggris Bunuh Diri akibat Tekanan Mental

Menurutnya, kerabatnya menguncinya supaya dia tidak melukai dirinya sendiri, dan bukan karena mereka tidak mencintainya.

Video menunjukkan Bebe bersandar di dinding di dalam kandangnya sebelum dia melesat pergi, setelah melihat kamera. Dia berdiri di pojok sel dengan punggung menghadap kamera.

Kemudian dalam video tersebut, wanita muda itu tampak memainkan pintu sel dan berbicara dengan pelan kepada orang yang merekamnya.

Glyzel meminta dana untuk mengirim Bebe supaya bisa kembali ke rumah sakit untuk perawatan. Pelayanan medis menurutnya mahal, terutama di institusi mental swasta.

"Kuharap ada orang yang bisa membantu kita membawa Bebe kembali ke dirinya yang dulu."

Baca juga: Selama Pandemi Covid-19 Tingkat Bunuh Diri di Jepang Melesat 16 Persen

 


Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petani Kecil Lebanon Ramai-ramai Beralih Tanam Ganja di Tengah Krisis Ekonomi

Petani Kecil Lebanon Ramai-ramai Beralih Tanam Ganja di Tengah Krisis Ekonomi

Global
Pekerja Medis Jalankan Prosedur Suntik Pantat Sambil Sidang Virtual, Pasiennya Terekspos

Pekerja Medis Jalankan Prosedur Suntik Pantat Sambil Sidang Virtual, Pasiennya Terekspos

Global
Predator Seksual Dorong Istri ke Tebing Saat Bulan Madu di Bali

Predator Seksual Dorong Istri ke Tebing Saat Bulan Madu di Bali

Global
[Sejarah Islam] Perjalanan Unta dari Andalan Transportasi hingga Jadi Ikon Bangsa

[Sejarah Islam] Perjalanan Unta dari Andalan Transportasi hingga Jadi Ikon Bangsa

Global
139 Petugas Medis di Myanmar Hadapi Ancaman Penjara Junta Militer

139 Petugas Medis di Myanmar Hadapi Ancaman Penjara Junta Militer

Global
Nelayan Inggris Temukan Lobster Biru Langka, 1 dari 2 Juta Kemungkinan

Nelayan Inggris Temukan Lobster Biru Langka, 1 dari 2 Juta Kemungkinan

Global
Derek Chauvin Dijebloskan ke Sel Keamanan Maksimum, 23 Jam Diisolasi

Derek Chauvin Dijebloskan ke Sel Keamanan Maksimum, 23 Jam Diisolasi

Global
Kisah Gado-gado yang Jadi 'Raja Salad' di Ibu Kota Finlandia...

Kisah Gado-gado yang Jadi "Raja Salad" di Ibu Kota Finlandia...

Global
Masjid-masjid di Gaza Tutup untuk Shalat Tarawih, Ikuti Aturan Malam Covid-19

Masjid-masjid di Gaza Tutup untuk Shalat Tarawih, Ikuti Aturan Malam Covid-19

Global
Perbaiki Hubungan dengan AS, NATO Bakal Gelar Pertemuan Tingkat Tinggi

Perbaiki Hubungan dengan AS, NATO Bakal Gelar Pertemuan Tingkat Tinggi

Global
Ada Patung Wanita Menyusui Ibu Mertua, Taman di China Banjir Kritikan

Ada Patung Wanita Menyusui Ibu Mertua, Taman di China Banjir Kritikan

Global
Video Viral Pengemudi Tesla Marah-marah karena Rem Blong dan Hampir Tewas

Video Viral Pengemudi Tesla Marah-marah karena Rem Blong dan Hampir Tewas

Global
Penampakan 'Bayi Dinosaurus' Berlari di Halaman Rumah Tertangkap Kamera

Penampakan "Bayi Dinosaurus" Berlari di Halaman Rumah Tertangkap Kamera

Global
Ukur Kesehatan Tanah, Ilmuwan Akan Kubur Celana Dalam

Ukur Kesehatan Tanah, Ilmuwan Akan Kubur Celana Dalam

Global
Kisah Terlupakan 6 Orang China Saksi Hidup Titanic Dibuatkan Film Dokumenter

Kisah Terlupakan 6 Orang China Saksi Hidup Titanic Dibuatkan Film Dokumenter

Global
komentar
Close Ads X