Manfaatkan Gedung Gereja, Vaksinasi Inggris Suguhkan Lantunan Musik Organ

Kompas.com - 17/01/2021, 15:14 WIB
Bilik yang didirikan di dalam Katedral Salisbury, untuk menerima dosis vaksin virus Corona Pfizer-BioNTech, di Salisbury, Inggris, Sabtu, 16 Januari 2021, AP PHOTO/STEVE PARSONSBilik yang didirikan di dalam Katedral Salisbury, untuk menerima dosis vaksin virus Corona Pfizer-BioNTech, di Salisbury, Inggris, Sabtu, 16 Januari 2021,

LONDON, KOMPAS.com - Pemerintah Inggris memanfaatkan gedung gereja sebagai tempat vaksinasi Covid-19, salah satunya di Katedral Salisbury.

Melansir CNN, bangunan bersejarah itu diubah menjadi pusat vaksinasi Covid-19 pada Sabtu (16/1/2021). Uniknya selama proses vaksin di tempat ini, lantunan musik organ dimainkan dalam gedung yang indah itu.

Dokter umum setempat mengundang pasien dari kelompok prioritas di atas 80-an, untuk mengunjungi katedral dan mendapatkan dosis vaksin pertama mereka.

Lebih dari 3,23 juta orang telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19 di Inggris pada Sabtu, menurut kantor berita PA Media.

Baca juga: Paus Fransiskus dan Paus Benediktus XVI Terima Vaksin Covid-19

Mantan Sersan Penerbangan RAF, Lancaster Louis Godwin, (95 tahun ) termasuk di antara orang pertama yang menerima dosis di katedral berusia lebih dari 800 tahun itu, menurut akun Twitter resmi NHS Salisbury.

"Sungguh luar biasa bisa datang ke gedung yang indah ini dan melakukan vaksin ini," kata Godwin dalam wawancara dengan kantor berita PA Media.

Godwin menceritakan dia sudah mengalami banyak mendapat suntikan, terutama selama masih di RAF. Bahkan setelah perang,  dia dikirim ke Mesir dan menerima beberapa suntikan yang membuatnya sakit selama seminggu.

"Yang satu ini, dokter berkata kepada saya 'Baiklah sudah selesai'. Padahal saya pikir dia belum mulai. Jadi tidak ada masalah sama sekali dan tidak ada rasa sakit," tambahnya.

Godwin mengatakan Perang Dunia II sama sekali berbeda dengan pandemi. Masa ini menurutnya telah memisahkan orang-orang.

“Kalian bisa bertemu secara virtual, tapi saya punya keluarga yang sangat besar. Saya punya 12 cicit sekarang dari empat bulan sampai 23 tahun. Saya tidak melihat mereka dan mereka semua tumbuh dewasa,” jelasnya.

Baca juga: Presiden Turki Erdogan Disuntik Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac

Pemain organ di Katedral John Challenger dalam unggahan Twitter mengatakan akan memainkan Handel's Largo dan musik lain yang jauh lebih hebat, dengan alih fungsi katedral menjadi pusat vaksinasi.

Menurutnya, gereja itu adalah tempat di mana doa hari demi hari diucapkan, untuk kesembuhan kota dan bangsa.

“Dapat datang ke sini hari ini untuk menerima vaksinasi yang menyelamatkan nyawa ini, saya sangat gembira bahwa kita dapat memainkan peran kita dalam hal ini," Pendeta Nicholas Papadopulos, Pejabat Gereja Salisbury, mengatakan kepada berita ITV afiliasi CNN.

Ada lebih dari 3,3 juta kasus Covid-19 yang tercatat di Inggris. Negara itu memiliki jumlah kematian tertinggi di Eropa, dengan lebih dari 87.000 tewas, menurut perhitungan Universitas Johns Hopkins.

Baca juga: Indonesia Buka 2 Jalur Kedatangan Vaksin Covid-19 dari Luar Negeri, Ini Rinciannya...

 

Baca tentang

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X