Armin Laschet Jadi Pemimpin Partai CDU, Berpotensi Gantikan Kanselir Angela Merkel

Kompas.com - 17/01/2021, 09:37 WIB

BERLIN, KOMPAS.com - Armin Laschet terpilih menjadi pemimpin partai yang berkuasa di Jerman, Partai Persatuan Demokrat Kristen (CDU) pada Sabtu (16/1/2021) melalui pemilihan online.

Melansir Xinhua, pria yang berusia 59 tahun itu adalah sosok moderat yang dikabarkan dekat dengan Kanselir Jerman Angela Merkel.

Laschet juga menjabat sebagai menteri utama negara bagian terpadat di Jerman, Rhine-Whestphalia Utara.

Laschet mengumpulkan 521 suara dalam putaran kedua, mengalahkan tokoh konservatif yang pro-bisnis, Friedrich Merz, yang mendapat 466 suara.

Baca juga: Akhir Era Kanselir Jerman Angela Merkel Dimulai Saat CDU Memilih Pemimpin Partai Baru

Kandidat ketiga, pakar kebijakan luar negeri Norbert Roettgen, tersingkir pada putaran pertama pemungutan suara.

"Saya sadar akan tanggung jawab yang terkait dengan jabatan ini," kata Laschet dalam pidato kemenangannya, menambahkan dia akan "memastikan kanselir berikutnya dalam pemilihan federal mendatang akan berasal dari serikat (CDU/CSU)."

Melansir CNBC, Laschet pertama kali terpilih menjadi anggota Bundestag, Parlemen Jerman pada 1994. Sosoknya dikenal melanjutkan kebijakan Merkel karena berjanji menjaga CDU tetap kokoh di "tengah masyarakat".

Karena itulah, dia dianggap mudah melesat ke ajang pemilihan Kanselir pada September mendatang.

Baca juga: Angela Merkel, Kanselir Perempuan Pertama yang Berhasil Pimpin Jerman 15 Tahun

Laschet diperkirakan mendapat dukungan Merkel dan juga dukungan-dukungan dari partai lainnya.

Pada akhir 2018, Merkel mengumumkan bahwa dia tidak akan menargetkan masa jabatan kelima. Merkel lalu mundur dari kepemimpinan CDU.

Annegret Kramp-Karrenbauer, yang menggantikan Merkel sebagai ketua CDU, mengajukan pengunduran dirinya pada Februari 2020 setelah skandal pemilihan negara bagian.

CDU telah mencari pemimpin barunya sejak itu, tetapi rapat pleno ditunda dua kali karena pandemi Covid-19.

Baca juga: Jadi Wanita Paling Berpengaruh di Dunia, Siapa Angela Merkel?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Xinhuanet

Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seluruh Biksunya Ketahuan Pakai Narkoba Setelah Tes Urin, Kuil di Thailand Sampai Kosong

Seluruh Biksunya Ketahuan Pakai Narkoba Setelah Tes Urin, Kuil di Thailand Sampai Kosong

Global
Pejabat Iran Akhirnya Mengaku Ratusan Orang Tewas dalam Kerusuhan Pasca-kematian Mahsa Amini

Pejabat Iran Akhirnya Mengaku Ratusan Orang Tewas dalam Kerusuhan Pasca-kematian Mahsa Amini

Global
China Usir Kapal Angkatan Laut AS yang Masuk Secara Ilegal di Perairan Dekat Spratlys

China Usir Kapal Angkatan Laut AS yang Masuk Secara Ilegal di Perairan Dekat Spratlys

Global
NATO Bersiap Perkuat Sayap Timur Aliansinya, tapi Hadapi Masalah Infrastruktur dan Logistik

NATO Bersiap Perkuat Sayap Timur Aliansinya, tapi Hadapi Masalah Infrastruktur dan Logistik

Global
Kapsul Orion dari Misi Artemis 1 NASA Berhasil Pecahkan Rekor Apollo 13

Kapsul Orion dari Misi Artemis 1 NASA Berhasil Pecahkan Rekor Apollo 13

Global
WHO Ganti Nama Cacar Monyet atau Monkeypox Menjadi 'mpox'

WHO Ganti Nama Cacar Monyet atau Monkeypox Menjadi 'mpox'

Global
Demo Covid di China: Aparat Mulai Mengekang Aksi Protes, Kepung Titik Pertemuan dan Buru Demonstran

Demo Covid di China: Aparat Mulai Mengekang Aksi Protes, Kepung Titik Pertemuan dan Buru Demonstran

Global
Jalur Komunikasi Khusus AS-Rusia Disebut Dipakai Sekali Saat Perang Ukraina, Untuk Apa?

Jalur Komunikasi Khusus AS-Rusia Disebut Dipakai Sekali Saat Perang Ukraina, Untuk Apa?

Global
Bongkahan Es Besar Pecah di Danau Minnesota dengan 200 Pemancing di Atasnya

Bongkahan Es Besar Pecah di Danau Minnesota dengan 200 Pemancing di Atasnya

Global
Daftar Sejumlah Aksi Besar Memprotes Pembatasan Covid-19 di China

Daftar Sejumlah Aksi Besar Memprotes Pembatasan Covid-19 di China

Global
Washington Post Kembangkan Jurnalisme Iklim, Apa Itu?

Washington Post Kembangkan Jurnalisme Iklim, Apa Itu?

Global
Peneliti AS Sebut Orang Tak Butuh Minum 8 Gelas Air Tiap Hari

Peneliti AS Sebut Orang Tak Butuh Minum 8 Gelas Air Tiap Hari

Global
4 Nelayan Indonesia Didenda Ratusan Juta di Australia, Punya Sirip Hiu di Kapal

4 Nelayan Indonesia Didenda Ratusan Juta di Australia, Punya Sirip Hiu di Kapal

Global
Tembakan Pasukan Israel Bunuh 3 Warga Palestina di Tepi Barat

Tembakan Pasukan Israel Bunuh 3 Warga Palestina di Tepi Barat

Global
Piala Dunia: Pelatih Arab Saudi Bantah Pemain Dapat Mobil Rolls-Royce

Piala Dunia: Pelatih Arab Saudi Bantah Pemain Dapat Mobil Rolls-Royce

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.