Rakyat Palestina Demo Tolak Permukiman Israel, 15 Orang Luka-luka

Kompas.com - 15/01/2021, 22:48 WIB
Seorang pengunjuk rasa Palestina memegang bendera saat pengunjuk rasa lainnya melemparkan batu ke arah pasukan Israel selama demonstrasi di pantai dekat perbatasan Israel, di Jalur Gaza utara, pada Senin (22/10/2018). (AFP/Mahmud Hams) Seorang pengunjuk rasa Palestina memegang bendera saat pengunjuk rasa lainnya melemparkan batu ke arah pasukan Israel selama demonstrasi di pantai dekat perbatasan Israel, di Jalur Gaza utara, pada Senin (22/10/2018). (AFP/Mahmud Hams)

RAMALLAH, KOMPAS.com – Rakyat Palestina kembali menggelar unjuk rasa menolak permukiman Israel pada Jumat (15/1/2021) di Mugayir, Ramallah.

Tentara Israel lantas menanggapi aksi tersebut dengan tembakan peluru karet dan gas air mata untuk membubarkan massa.

Akibatnya, sebanyak 15 orang Palestina dilaporkan luka-luka dan puluhan orang lainnya mengalami lemas sebagaimana dilansir dari Anadolu Agency.

Baca juga: 4 Negara Mencoba Hidupkan Kembali Perundingan Damai Israel dan Palestina

Seorang saksi mata mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa puluhan warga Palestina melakukan protes di Mugayir, Ramallah, untuk menentang permukiman Israel.

Sementara itu, tim medis mengatakan bahwa mereka memberikan pertolongan pertama kepada orang-orang yang terluka akibat terkena peluru logam berlapis karet.

Dalam insiden terpisah, tentara Israel juga mencoba membubarkan aksi unjuk rasa serupa di Kafr Qaddoum, Qalqilya.

Baca juga: Otoritas Palestina Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Sputnik V Buatan Rusia

Dalam membubarkan aksi tersebut, tentara israel juga menggunakan peluru logam berlapis karet dan gas air mata.

Koordinator aksi di Qaddoum, Murad Shteiwi, mengatakan bahwa sebanyak empat pengunjuk rasa mengalami luka-luka.

Selain itu, puluhan orang lain juga dikabarkan mengalami lemas-lemas setelah menghirup gas air mata.

Baca juga: Israel Tolak Secara Tidak Resmi WHO untuk Penuhi Vaksin Covid-19 di Palestina

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dewan Tetua Muslim: Kunjungan Paus Fransiskus ke Irak Promosikan Perdamaian

Dewan Tetua Muslim: Kunjungan Paus Fransiskus ke Irak Promosikan Perdamaian

Global
Mantan Menlu AS Muncul Lagi, Kali Ini Serukan Boikot Olimpiade Beijing

Mantan Menlu AS Muncul Lagi, Kali Ini Serukan Boikot Olimpiade Beijing

Global
Kekerasan Myanmar Makin Tinggi, AS Desak China Ikut Turun Tangan

Kekerasan Myanmar Makin Tinggi, AS Desak China Ikut Turun Tangan

Global
[POPULER GLOBAL] Video Kebrutalan Aparat Myanmar Beredar | Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin

[POPULER GLOBAL] Video Kebrutalan Aparat Myanmar Beredar | Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Min Aung Hlaing, Pewaris Junta di Balik Kudeta Berdarah Myanmar

[Biografi Tokoh Dunia] Min Aung Hlaing, Pewaris Junta di Balik Kudeta Berdarah Myanmar

Internasional
Paus Fransiskus ke Irak, Ini Agendanya Selama 4 Hari

Paus Fransiskus ke Irak, Ini Agendanya Selama 4 Hari

Global
Kekerasan Junta Militer Meningkat, KBRI Yangon Siaga II

Kekerasan Junta Militer Meningkat, KBRI Yangon Siaga II

Global
Paus Fransiskus Tiba di Irak, Begini Sambutan Untuknya...

Paus Fransiskus Tiba di Irak, Begini Sambutan Untuknya...

Global
Merasa Masih Ada Ancaman, Garda Nasional Diminta Menjaga Gedung Capitol 2 Bulan Lagi

Merasa Masih Ada Ancaman, Garda Nasional Diminta Menjaga Gedung Capitol 2 Bulan Lagi

Global
Bocah 4 Tahun Cidera Kepala Serius Setelah Jatuh dari Eskalator Mal Rusia

Bocah 4 Tahun Cidera Kepala Serius Setelah Jatuh dari Eskalator Mal Rusia

Internasional
Pria Ini Temukan 2 Bongkahan Besar Muntahan Paus, Diyakini Berharga Rp 4,7 Miliar

Pria Ini Temukan 2 Bongkahan Besar Muntahan Paus, Diyakini Berharga Rp 4,7 Miliar

Global
Berusaha Menangkap Ponsel, Remaja Ini Jatuh dari Lantai 12 dan Tewas

Berusaha Menangkap Ponsel, Remaja Ini Jatuh dari Lantai 12 dan Tewas

Internasional
Lewat TikTok, Tentara Myanmar Ancam Tembak Muka Para Demonstran

Lewat TikTok, Tentara Myanmar Ancam Tembak Muka Para Demonstran

Global
PBB: Belum Ada Bukti Putri Latifa Masih Hidup

PBB: Belum Ada Bukti Putri Latifa Masih Hidup

Global
300.000 Orang Berlomba untuk Temani Miliarder Jepang ke Bulan

300.000 Orang Berlomba untuk Temani Miliarder Jepang ke Bulan

Global
komentar
Close Ads X