Salju Turun Terlalu Banyak, Swiss Pun Kewalahan.

Kompas.com - 15/01/2021, 19:58 WIB
Seperti inilah momen ketika salju turun di Lucerne, Swiss, seperti diabadikan oleh Kontributor Kompas.com, Krisna Diantha, Swiss kini dilaporkan kewalahan karena salju yang turun terlalu banyak. KOMPAS.com/Krisna DianthaSeperti inilah momen ketika salju turun di Lucerne, Swiss, seperti diabadikan oleh Kontributor Kompas.com, Krisna Diantha, Swiss kini dilaporkan kewalahan karena salju yang turun terlalu banyak.

LUCERNE, KOMPAS.com - Swiss relatif siap menghadapi musim dingin, khususnya salju. Namun jika salju terlalu banyak turun, tetap saja mereka kewalahan. Seperti yang terjadi sejak Kamis (14/1/2020) malam waktu setempat.

Dari Jenewa, Swiss Barat, hingga Saint Gallen, Swiss Timur; dari Lugano (Selatan) hingga Zurich (utara), kesempurnaan ala Swiss tidak tampak lagi.

"Saya tidak pernah mengalami musim dingin semacam ini sejak 10 tahun di Swiss,“ kata Alfred, warga Zurich. Moda transportasi utama kota terbesar di Swiss itu lumpuh. Trem dan bus terpaksa dihentikan.

Baca juga: Spanyol Dihantam Badai Salju Parah, 4 Orang Tewas

"Salju terlalu banyak, bahkan kalau malam jadi es, dengan terpaksa kami menghentikan sementara layanan kami,“ tulis VBZ, perusahaan layanan transportasi umum di Zurich.

Warga Zurich, yang harus bekerja, terpaksa menggunakan S Bahn, kereta antar kota, dan Regional Bahn, kereta provinsi.

Kecelakaan mobil, yang tergelincir, jamak terjadi. Beberapa warga Zurich juga tampak menggunakan ski dan sledging untuk menyusuri Zurich. "Saya terlambat satu jam untuk ke tempat kerja,“ kata Veronica, warga Indonesia yang menetap di Zurich.

Lucerne, kota terbesar di Swiss Tengah, tidak banyak berbeda. Kecelakaan lalu lintas, terutama mobil pribadi, banyak terjadi.

Meski bus kota masih beroperasi, jadwalnya berantakan. "Ya, kita sekarang harus maklum lah, memang ini gejala alam,“ kata Paula, karyawan supermarket di Lucerne.

Di provinsi Aargau, tetangga Lucerne, 30 jalan utama ditutup. Pemerintah Aargau tidak bisa lagi membersihkan 30 ruas jalan tersebut. Untuk menghindari kecelakaan, maka ditutup.

Baca juga: Berlakukan Lockdown Ketat Warga Inggris Didenda Rp 3,8 Juta karena Bermain Bola Salju

Swiss dikuasai dua pertiga Pegunungan Alpen. Meskipun Lucerne dan Zurich berada di dataran rendah, bukan berarti permukaannya rata.

Banyak bukit, sehingga ruas jalanan terdapat tikungan dan naik turun. Jika salju tidak dibersihkan, atau terlambat dibersihkan, jalanan semacam itu adalah lahan subur sumber kecelakaan.

Pembersihan jalanan dari salju, melalui teknik pengerukan dan penaburan garam, tidak banyak berarti jika salju turun begitu banyak dan lama.

Pemerintah Lucerne dan Zurich biasanya hanya memprioritaskan jalan utama. Jalan tidak utama, biasanya tidak dibersihkan secara berkala.

Baca juga: Viral Video Pria Memakai Piyama Cairkan Salju dengan Alat Penyembur Api

Hingga berita ini ditulis, salju masih turun. Diperkirakan baru akan mereda Jumat (15/1/2020) malam waktu setempat.

Malam hari, ketika suhu melorot hingga minus 6 derajat Celcius, genangan air akibat salju yang mencair karena ditaburi garam, akan membeku. Lapisan es ini juga menjadi bahaya lain bagi pejalan kaki dan mobil.

Jika di dataran rendah semacam Zurich, Lucerne dan Aargau ketingginian salju mencapai 30 cm, di pegunungan salju ini bisa sampai 1 meter.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Derek Chauvin, Pelaku Pembunuhan George Floyd, Takkan Bersaksi di Pengadilan

Derek Chauvin, Pelaku Pembunuhan George Floyd, Takkan Bersaksi di Pengadilan

Global
PM Inggris Bantah Bantu Putra Mahkota Arab Saudi Ambil Alih Newcastle United

PM Inggris Bantah Bantu Putra Mahkota Arab Saudi Ambil Alih Newcastle United

Global
Covid-19 Makin Buruk di Brasil, Pasien Diikat dan Diintubasi Tanpa Ditenangkan

Covid-19 Makin Buruk di Brasil, Pasien Diikat dan Diintubasi Tanpa Ditenangkan

Global
Rusia Ancam Balas Sanksi yang 'Tak Bisa Dihindari' AS

Rusia Ancam Balas Sanksi yang "Tak Bisa Dihindari" AS

Global
Kim Jong Un Rayakan Ulang Tahun Pendiri Korea Utara

Kim Jong Un Rayakan Ulang Tahun Pendiri Korea Utara

Global
[POPULER GLOBAL] Ratusan Orang Positif Covid-19 Setelah Ikut Ritual | Ratu Elizabeth II Beri Pantangan di Makam Pangeran Philip

[POPULER GLOBAL] Ratusan Orang Positif Covid-19 Setelah Ikut Ritual | Ratu Elizabeth II Beri Pantangan di Makam Pangeran Philip

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Jack the Ripper, Sosok Pembunuh Misterius Abad ke-19

[Biografi Tokoh Dunia] Jack the Ripper, Sosok Pembunuh Misterius Abad ke-19

Internasional
Warga Heboh Ada Makhluk Aneh di Pohon sampai Telepon Polisi, Ternyata...

Warga Heboh Ada Makhluk Aneh di Pohon sampai Telepon Polisi, Ternyata...

Global
Warga Korea Utara Rayakan Ulang Tahun Kakek Kim Jong Un

Warga Korea Utara Rayakan Ulang Tahun Kakek Kim Jong Un

Global
Tegang dengan Ukraina, Rusia Tank Catnya dengan 'Garis Invasi'

Tegang dengan Ukraina, Rusia Tank Catnya dengan "Garis Invasi"

Global
1.000 Orang Mandi Massal di Sungai Gangga Positif Covid-19, Panitia: Kami Percaya 'Ibu' Akan Menyelamatkan

1.000 Orang Mandi Massal di Sungai Gangga Positif Covid-19, Panitia: Kami Percaya "Ibu" Akan Menyelamatkan

Global
Entesar Al-Hammadi Ditahan Houthi, Pemerintah Yaman Serukan PBB Turun Tangan

Entesar Al-Hammadi Ditahan Houthi, Pemerintah Yaman Serukan PBB Turun Tangan

Global
Olimpiade Tokyo Tanpa Ragu-ragu Harus Dibatalkan jika Covid-19 Jepang Semakin Parah

Olimpiade Tokyo Tanpa Ragu-ragu Harus Dibatalkan jika Covid-19 Jepang Semakin Parah

Global
Digigit Ular Beludak Afrika Tanpa Penawar, Ini Gejala yang Bisa Dialami Petugas San Diego Zoo

Digigit Ular Beludak Afrika Tanpa Penawar, Ini Gejala yang Bisa Dialami Petugas San Diego Zoo

Global
Entesar Al-Hammadi Diculik dan Dituduh Melakukan Tindakan Kriminal oleh Houthi

Entesar Al-Hammadi Diculik dan Dituduh Melakukan Tindakan Kriminal oleh Houthi

Global
komentar
Close Ads X