Menlu Wang Yi Sebut China dan Indonesia Telah Capai 5 Poin Mufakat

Kompas.com - 15/01/2021, 09:01 WIB
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi berbicara dalam konferensi pers di Beijing pada 26 Februari 2020.
AFP/ROMAN PILIPEYMenteri Luar Negeri China, Wang Yi berbicara dalam konferensi pers di Beijing pada 26 Februari 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Dewan Negara sekaligus Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan pada Rabu (13/1/2021) bahwa China dan Indonesia telah mencapai 5 poin mufakat selama kunjungannya ke Indonesia.

Dalam konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi, Wang mengatakan bahwa pertama, kedua negara harus bergandengan tangan untuk memenangkan perjuangan panjang melawan pandemi Covid-19.

China bersedia bergandengan tangan dengan Indonesia untuk mempromosikan kerja sama dalam bidang penelitian dan pengembangan, pengadaan dan produksi, atas dasar keberhasilan peluncuran uji klinis fase ketiga dari vaksin Covid-19.

Baca juga: Wang Yi: Hubungan China dan AS di Persimpangan Jalan

 

China akan membantu Indonesia membangun pusat produksi vaksin regional, dan mendorong masyarakat sehat dengan masa depan bersama bagi umat manusia.

Kedua, China dan Indonesia harus bekerja sama mencatat bab pengembangan baru. China bersedia untuk memperluas ekspor Indonesia ke China, meningkatkan investasi di Indonesia, dan mempromosikan perdagangan bilateral secara sehat dan seimbang.

Kedua negara dapat menggabungkan Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra yang diusulkan China dan visi Indonesia mengenai Poros Maritim Global, serta secara aktif mendorong proyek-proyek utama seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung, koridor ekonomi komprehensif regional, dan kawasan industri.

Baca juga: [VIDEO] Mengintip Fasilitas Pembuatan Vaksin Covid-19 di China

Ketiga, China dan Indonesia harus bergandengan tangan dalam kerja sama dan pembangunan kawasan.

Kawasan Asia Timur telah menjadi contoh perjuangan global melawan pandemi Covid-19 dan menjadi penunjuk arah bagi pemulihan ekonomi dunia.

Kedua negara harus bersama-sama mengimplementasikan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) secepat mungkin dan menghasilkan keuntungan dari blok perdagangan bebas terbesar di dunia.

Keempat, sebagai dua negara pantai utama di sekitar Laut China Selatan, China dan Indonesia harus bekerja sama dengan negara-negara ASEAN lainnya untuk secara penuh dan efektif melaksanakan Deklarasi Perilaku Para Pihak (Declaration of the Conduct of Parties/DOC) di Laut China Selatan.

Baca juga: Kunjungi Indonesia, Menlu China Jumpa Luhut Bahas Kerja Sama dari Ekonomi sampai Vaksin Covid-19

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dari Ed Sheeran sampai Sting, Waswas Soal Masa Depan Musik Inggris, Kenapa?

Dari Ed Sheeran sampai Sting, Waswas Soal Masa Depan Musik Inggris, Kenapa?

Global
Mike Pompeo Vokal Lagi Kritik Pemerintahan Biden dan Agungkan Trump

Mike Pompeo Vokal Lagi Kritik Pemerintahan Biden dan Agungkan Trump

Global
Warga Afghanistan Ramai-ramai Jual Ginjal demi Bayar Utang, Ini Kisahnya...

Warga Afghanistan Ramai-ramai Jual Ginjal demi Bayar Utang, Ini Kisahnya...

Global
Mantan Kepala CIA Desak Biden Tak 'Tutup Mata' dan Hukum Keras Putra Mahkota Arab Saudi

Mantan Kepala CIA Desak Biden Tak "Tutup Mata" dan Hukum Keras Putra Mahkota Arab Saudi

Global
Gubernur New York Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual oleh Mantan Pegawainya

Gubernur New York Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual oleh Mantan Pegawainya

Global
Selingkuh dengan Istri Tetangga, Kuli Bangunan Bikin Terowongan Bawah Tanah

Selingkuh dengan Istri Tetangga, Kuli Bangunan Bikin Terowongan Bawah Tanah

Global
DNA dari Kaleng Minuman Soda Ungkap Misteri Pembunuhan 40 Tahun Lalu

DNA dari Kaleng Minuman Soda Ungkap Misteri Pembunuhan 40 Tahun Lalu

Global
Suami Istri Pilih Karantina di Ruang Bawah Tanah, Ditemukan Meninggal oleh Anaknya

Suami Istri Pilih Karantina di Ruang Bawah Tanah, Ditemukan Meninggal oleh Anaknya

Global
Master Kung Fu Ungkap Rahasia Jurus Selangkangan Besi, Begini Rasanya...

Master Kung Fu Ungkap Rahasia Jurus Selangkangan Besi, Begini Rasanya...

Global
Israel Tuduh Iran Pelaku Ledakan Kapal Tenggelam di Teluk Oman

Israel Tuduh Iran Pelaku Ledakan Kapal Tenggelam di Teluk Oman

Global
Dianggap Pengkhianat dan Dipecat Junta, Duta Besar Myanmar untuk PBB Bersumpah Terus Perangi Kudeta

Dianggap Pengkhianat dan Dipecat Junta, Duta Besar Myanmar untuk PBB Bersumpah Terus Perangi Kudeta

Global
Rudal Balistik Meledak di Langit Ibu Kota Arab Saudi

Rudal Balistik Meledak di Langit Ibu Kota Arab Saudi

Global
10 Kata dalam Bahasa Inggris yang Berasal dari Bahasa Nordik Kuno, Apa Sajakah?

10 Kata dalam Bahasa Inggris yang Berasal dari Bahasa Nordik Kuno, Apa Sajakah?

Global
Kursus Bahasa Indonesia dari KBRI Roma di Italia Ramai Peserta

Kursus Bahasa Indonesia dari KBRI Roma di Italia Ramai Peserta

Global
Korban Kudeta Myanmar Bertambah, Dua Orang Tewas Salah Satunya Ditembak di Dada

Korban Kudeta Myanmar Bertambah, Dua Orang Tewas Salah Satunya Ditembak di Dada

Global
komentar
Close Ads X