[POPULER GLOBAL] Trump Akhirnya Dimakzulkan | Jurnalis VOA Asal Indonesia Dibebastugaskan dari Gedung Putih

Kompas.com - 15/01/2021, 05:20 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berkampanye mendukung calon Senator dari Partai Republik, Kelly Loeffler dan David Perdue, di Dalton, Georgia, Senin (4/1/2021). AP PHOTO/BRYNN ANDERSONPresiden Amerika Serikat Donald Trump saat berkampanye mendukung calon Senator dari Partai Republik, Kelly Loeffler dan David Perdue, di Dalton, Georgia, Senin (4/1/2021).

KOMPAS.com - Berita terpopuler dari kanal global sejak Kamis (14/1/2021) sampai Jumat (15/1/2021) ditempati oleh berita tentang pemakzulan Donald Trump yang terjadi untuk kedua kalinya.

Sementara itu, Kantor berita Voice of America (VOA) menarik penempatan reporter asal Indonesia dari Gedung Putih karena mencecar pertanyaan kepada Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo.

Selengkapnya kami sajikan berita-berita terpopuler dari kanal global sebagai berikut:

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Kemenlu AS Umumkan Trump Mundur pada 11 Januari | Harun Yahya Dihukum Penjara 1.075 Tahun

1. Trump Akhirnya Dimakzulkan dengan Dukungan 10 Politisi Partai Republik

Parlemen Amerika Serikat (AS) mencatat sejarah dengan memakzulkan seorang presiden untuk kedua kalinya pada Rabu (13/1/2021).

DPR AS mendakwa Presiden Trump seminggu sebelum dia meninggalkan jabatannya, karena menghasut kerusuhan dengan klaim palsu tentang pemilihan yang dicuri, serta menyebabkan penyerbuan Capitol dan lima kematian.

Bagaimana keputusan pemakzulan Trump dibuat? Simak berita selengkapnya [di sini].

Baca juga: Trump Akhirnya Dimakzulkan dengan Dukungan 10 Politisi Partai Republik

2. Gara-gara Cecar Pertanyaan ke Menlu AS, Jurnalis VOA Asal Indonesia Dibebastugaskan dari Gedung Putih

Kantor berita Voice of America (VOA) menarik penempatan reporter asal Indonesia dari Gedung Putih, pada Senin (11/1/2021).

Reporter Patsy Widakuswara dibebastugaskan dari penempatannya di Gedung Putih AS, hanya beberapa jam setelah mencecar pertanyaan kepada Menteri Luar Negeri AS (Menlu AS), Mike Pompeo.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X