Putri Pendiri Huawei Meng Wanzhou Dapat Ancaman Mati, Termasuk Dikirimi Peluru

Kompas.com - 14/01/2021, 18:13 WIB
Chief Financial Officer (CFO) Huawei Meng Wanzhou setelah sidang jaminan di Pengadilan Tinggi British Columbia di Vancouver, British Columbia, Kanada, pada 11 Desember 2018. (AFP/CTV) Chief Financial Officer (CFO) Huawei Meng Wanzhou setelah sidang jaminan di Pengadilan Tinggi British Columbia di Vancouver, British Columbia, Kanada, pada 11 Desember 2018. (AFP/CTV)

OTTAWA, KOMPAS.com - Putri pendiri Huawei Meng Wanzhou dilaporkan mendapat ancaman mati, termasuk dikirimi peluru, saat menjadi tahanan rumah.

Ancaman itu terungkap melalui testimoni Doug Maynard, COO Lions Gate Risk Management, selaku penyedia keamanan Meng.

Maynard menerangkan, sepanjang Juni sampai Juli 2020, perempuan 48 tahun itu menerima lima sampai enam ancaman pembunuhan di kediamannya.

Baca juga: PM Kanada Tak Akan Tunduk pada Tekanan China untuk Bebaskan Anak Pendiri Huawei

Dalam keterangan di Pengadilan Tinggi British Columbia, Maynard menuturkan Kepolisian Vancouver dipanggil untuk melakukan penyelidikan.

Maynard mengemukakan, ancaman mati itu dikirimkan lewat pos di mana mereka dengan gampang diidentifikasi dari luar.

Maynard menjelaskan, Lions Gate berusaha agar bukti yang ada dalam ancaman pembunuhan tersebut tidak dirusak dan memastikan isinya ancaman.

"Kadang kami temukan ada peluru di dalam amplopnya," tutur Maynard. Identitas si pengirim maupun motifnya tak dirilis oleh sidang.

Kesaksian itu muncul setelah Meng Wanzhou dan pengacaranya berencana untuk datang ke pengadilan lagi pekan ini.

Mereka bermaksud meminta agar Meng bebas dengan jaminan, termasuk memohon agar keamanan yang selalu mengikutinya dilonggarkan.

Dilansir Reuters via The Guardian Rabu (13/1/2021), Meng ditangkap di bandara Vancouver pada Desember 2018 atas permintaan AS.

Chief Financial Officer Huawei itu didakwa melakukan penipuan bank, di mana Meng dituding bertransaksi dengan Iran.

Meng menegaskan dia tak bersalah dan berusaha melawan ekstradisi. Saat ini, dia berstatus tahanan rumah setelah jaminan agar dia tak dikurung dikabulkan.

Sidang dengar pendapat soal jaminan Meng dilaporkan rampung pada Rabu sore, dengan keputusan mengenai ekstradisinya bakal digelar Mei.

Baca juga: AS Blokir TikTok, WeChat, dan Huawei, Ini Daftar Balasan China

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Guardian
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berlian Hitam Terbesar Dipamerkan di Dubai, Ini Wujudnya

Berlian Hitam Terbesar Dipamerkan di Dubai, Ini Wujudnya

Global
Viral Video Polisi Tanya Pengendara Mobil Manual: Kakimu Tidak Kram?

Viral Video Polisi Tanya Pengendara Mobil Manual: Kakimu Tidak Kram?

Global
'Monster Laut' Ditemukan seperti Hiu Dimutilasi, Apakah Ikan Terbesar di Dunia?

"Monster Laut" Ditemukan seperti Hiu Dimutilasi, Apakah Ikan Terbesar di Dunia?

Global
Kisah Rohana, Wanita di Malaysia yang Sejak Kecil Ditinggal Ibunya Kembali ke Indonesia, Kini Kesulitan Dapat Kewarganegaraan

Kisah Rohana, Wanita di Malaysia yang Sejak Kecil Ditinggal Ibunya Kembali ke Indonesia, Kini Kesulitan Dapat Kewarganegaraan

Global
Ada Jalur Pemakaman Penuh dengan Kuburan Kuno Ditemukan di Arab Saudi

Ada Jalur Pemakaman Penuh dengan Kuburan Kuno Ditemukan di Arab Saudi

Global
Seorang Pria Tiba-tiba Dorong Wanita ke Arah Kereta Bawah Tanah yang Melaju hingga Tewas

Seorang Pria Tiba-tiba Dorong Wanita ke Arah Kereta Bawah Tanah yang Melaju hingga Tewas

Global
China Batalkan Rencana untuk Jual Tiket Olimpiade Beijing ke Publik

China Batalkan Rencana untuk Jual Tiket Olimpiade Beijing ke Publik

Global
Bintang Porno Tanding Lawan Model Wanita di MMA, Dipisahkan Penonton yang Masuk Ring

Bintang Porno Tanding Lawan Model Wanita di MMA, Dipisahkan Penonton yang Masuk Ring

Global
Warga China Diminta Hati-hati Beli Barang Impor, Waspadai Penularan Covid-19 Lewat Benda

Warga China Diminta Hati-hati Beli Barang Impor, Waspadai Penularan Covid-19 Lewat Benda

Global
China Laporkan Dua Orang Meninggal karena Flu Burung, Tiga Lainnya Masih Dirawat Intensif

China Laporkan Dua Orang Meninggal karena Flu Burung, Tiga Lainnya Masih Dirawat Intensif

Global
Jadi Penumpang Sendirian di Pesawat, Pria Ini Bebas Rebahan dan Gratis Makan Semua

Jadi Penumpang Sendirian di Pesawat, Pria Ini Bebas Rebahan dan Gratis Makan Semua

Global
China Tingkatkan Kewaspadaan Covid-19 Saat Liburan Imlek Dimulai

China Tingkatkan Kewaspadaan Covid-19 Saat Liburan Imlek Dimulai

Global
Internet di Tonga Putus Usai Tsunami, Perbaikan Bisa sampai 2 Minggu

Internet di Tonga Putus Usai Tsunami, Perbaikan Bisa sampai 2 Minggu

Global
Tsunami Tonga: Internet dan Telepon Mati, 105.000 Warga Tak Bisa Dihubungi

Tsunami Tonga: Internet dan Telepon Mati, 105.000 Warga Tak Bisa Dihubungi

Global
Jepang Majukan Waktu Pemberian Vaksin Booster Covid-19 hingga 2 Bulan

Jepang Majukan Waktu Pemberian Vaksin Booster Covid-19 hingga 2 Bulan

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.