Uni Eropa Gelontorkan Rp 653 Miliar untuk Indonesia Lewat PT SMI

Kompas.com - 13/01/2021, 13:09 WIB
Ilustrasi investasi emas untuk pemula. (DOK. SHUTTERSTOCK) Ilustrasi investasi emas untuk pemula. (DOK. SHUTTERSTOCK)

KOMPAS.com – Uni Eropa bakal menggelontorkan dana 31 juta euro (Rp 653 miliar) ke Indonesia lewat PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI.

Hal itu disampaikan oleh Duta Besar (Dubes) Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket dalam acara virtual bertajuk EU and Indonesia: A Look Back at 2020 & Look Ahead to 2021, pada Rabu (13/1/2021).

Dana tersebut bakal digunakan sebagai alat investasi di berbagai bidang, utamanya di sektor pengembangan infrastruktur.

Baca juga: Uni Eropa Berbelasungkawa atas Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dan Longsor di Sumedang

Piket menambahkan, tujuan dari penggelontoran dana tersebut adalah untuk mendorong tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals ( SDGs).

SDGs merupakan program yang ditentukan oleh PBB sebagai agenda dunia pembangunan untuk keselamatan manusia dan planet bumi.

Piket menambahkan bahwa tidak menutup kemungkinan jika jumlah dana yang digelontorkan bisa bertambah lagi ke depannya.

Baca juga: Uni Eropa Kecam AS Label Teroris Houthi Dapat Ancam Krisis Yaman Makin Buruk

"Kami berharap kerja sama ini akan menjadi kerja sama yang luar biasa dan ini bisa menumbuhkan potensi-potensi investasi di Indonesia," tutur Piket.

Selain itu, Piket juga berharap agar Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU- CEPA) segera disepakati.

Pasalnya, kesepakatan tersebut dinilai bakal menguntungkan kedua belah pihak dalam hal perdagangan.

Baca juga: Kesepakatan Dagang Pasca-Brexit, Ini 7 Poin yang Disepakati Inggris dan Uni Eropa

“Ini mekanisme yang bisa membantu mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” imbuh Piket.

Di sisi lain, IEU-CEPA juga akan mendorong investasi negara-negara anggota Uni Eropa ke Indonesia ke depannya.

Selain itu, Piket berpendapat jika IEU-CEPA juga akan mempermudah ekspor produk agrikultur dari Indonesia ke Eropa.

Baca juga: Intelijen Uni Eropa: Brexit Bisa Buka Celah Ancaman Terorisme


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luka Bakar 80 Persen, Pacar Pengemudi Kecelakaan BMW Singapura Keluar dari ICU

Luka Bakar 80 Persen, Pacar Pengemudi Kecelakaan BMW Singapura Keluar dari ICU

Global
Langgar Prokes Covid-19, Singapura Deportasi 4 Warga Inggris

Langgar Prokes Covid-19, Singapura Deportasi 4 Warga Inggris

Global
Gadis Remaja Tewas Usai Selamatkan Adik Laki-lakinya di Danau yang Membeku

Gadis Remaja Tewas Usai Selamatkan Adik Laki-lakinya di Danau yang Membeku

Global
Biden Perintahkan Serangan Udara ke Suriah, 17 Orang Tewas

Biden Perintahkan Serangan Udara ke Suriah, 17 Orang Tewas

Global
Aksi Militer Pertama Biden: Serangan Udara ke Suriah

Aksi Militer Pertama Biden: Serangan Udara ke Suriah

Global
Presiden Biden dan Raja Salman Membahas Diakhirinya Perang Yaman

Presiden Biden dan Raja Salman Membahas Diakhirinya Perang Yaman

Global
Joe Biden Tekankan ke Raja Salman Kerja Sama Bilateral Kuat dan Transparan

Joe Biden Tekankan ke Raja Salman Kerja Sama Bilateral Kuat dan Transparan

Global
Dipindah dari Penjara Moskwa, Dibawa ke Mana Alexei Navalny?

Dipindah dari Penjara Moskwa, Dibawa ke Mana Alexei Navalny?

Global
Gedung Capitol Kembali Terancam Pendukung Trump Ingin Ledakkan dan Bunuh Anggota Kongres

Gedung Capitol Kembali Terancam Pendukung Trump Ingin Ledakkan dan Bunuh Anggota Kongres

Global
Raja Yordania: Selama Covid 19, Terorisme dan Ekstremisme Kian Subur

Raja Yordania: Selama Covid 19, Terorisme dan Ekstremisme Kian Subur

Global
[POPULER GLOBAL] Dokumen 'Sangat Rahasia' Peran Putra Mahkota Arab Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi | Seorang Wanita Singapura Siksa dan Bunuh PRT

[POPULER GLOBAL] Dokumen "Sangat Rahasia" Peran Putra Mahkota Arab Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi | Seorang Wanita Singapura Siksa dan Bunuh PRT

Global
Survei Ketakutan Warga Amerika terhadap Risiko Kematian Covid-19 Menurun

Survei Ketakutan Warga Amerika terhadap Risiko Kematian Covid-19 Menurun

Global
5 Destinasi Wisata Thailand Masuk Kelompok Pertama Peneriman Program Vaksin Covid-19

5 Destinasi Wisata Thailand Masuk Kelompok Pertama Peneriman Program Vaksin Covid-19

Global
China Setujui Pemakaian Vaksin Sinopharm dan CanSino

China Setujui Pemakaian Vaksin Sinopharm dan CanSino

Global
China dan India Berebut Pengaruh Politik Lewat Diplomasi Vaksin Covid-19

China dan India Berebut Pengaruh Politik Lewat Diplomasi Vaksin Covid-19

Global
komentar
Close Ads X