Perusuh “Bertanduk” di Gedung Capitol AS, Minta Makanan Khusus di Penjara

Kompas.com - 12/01/2021, 21:44 WIB
Pendukung Presiden Donald Trump dihadapkan oleh petugas Kepolisian Capitol di luar Kamar Senat di dalam Capitol, Rabu, 6 Januari 2021 di Washington. AP PHOTO/ MANUEL BALCE CENETAPendukung Presiden Donald Trump dihadapkan oleh petugas Kepolisian Capitol di luar Kamar Senat di dalam Capitol, Rabu, 6 Januari 2021 di Washington.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Pria bertelanjang dada dan bercat wajah yang menyerbu Gedung Capitol menolak untuk makan di tahanan federal Amerika Serikat (AS).

Pria yang mengenakan topi bulu bertanduk dan memegang tombak sepanjang 6 kaki dalam demo pro-Trump minggu lalu itu, hanya mau makan makanan organik. Hal itu disampaikan ibunya, melansir New York Post pada Senin (11/1/2021).

Jake Angeli, 33 tahun, menyerahkan diri kepada agen FBI di Arizona pada Sabtu (9/1/2021) sehubungan dengan peran viralnya dalam pemberontakan Capitol Hill, Rabu (6/1/2021).

Angeli menghadapi tuduhan hukum atas perilaku tidak tertib, pembobolan paksa dan secara ilegal berada di ruang terbatas di dalam lahan Capitol.

Menurut The Arizona Republic, dalam sidang pengadilan federal virtual pada Senin lalu, pengacaranya mengatakan kliennya belum makan sejak menyerahkan diri.

Martha Chansley, ibu dari pendukung QAnon itu, kemudian menjelaskan di luar gedung pengadilan bahwa putranya bersikeras hanya makan makanan organik.

“Dia menjadi sangat sakit jika dia tidak makan makanan organik,” katanya, menurut surat kabar tersebut. "Dia perlu makan."

Baca juga: Penyerbuan di Capitol Hill, Trump Salahkan Orang-orang Antifa

Selama persidangan virtual, Hakim Hakim Deborah Fine memberi tahu tim pembela umum dari pemilih makanan itu, untuk menyelesaikan masalah dengan US Marshals.

"Pak. Chansley perlu makan," katanya menggunakan nama resmi Angeli. Dia mengubahnya menjadi Jacob Anthony Angeli Chansley pada tahun 2005.

Hakim memerintahkan Angeli untuk ditahan di Phoenix sambil menunggu dakwaan di Washington DC. Proses itu setidaknya memakan waktu sampai 15 Januari.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembeli Beri Tip Pelayan Toko Rp 19 Juta, Tinggalkan Pesan Mengumpat Covid-19

Pembeli Beri Tip Pelayan Toko Rp 19 Juta, Tinggalkan Pesan Mengumpat Covid-19

Global
Ban Pesawat Hilang saat Mendarat, Rupanya Jatuh di Permukiman Warga

Ban Pesawat Hilang saat Mendarat, Rupanya Jatuh di Permukiman Warga

Global
Potong Antrean Vaksinasi Covid-19, Jenderal di Spanyol Ini Mengundurkan Diri

Potong Antrean Vaksinasi Covid-19, Jenderal di Spanyol Ini Mengundurkan Diri

Global
Promosikan Jamu Anti-corona Racikan Dukun, Menkes Sri Lanka Positif Covid-19

Promosikan Jamu Anti-corona Racikan Dukun, Menkes Sri Lanka Positif Covid-19

Global
Aparat Rusia Tangkap 3.000 Orang dalam Protes Pembebasan Alexei Navalny

Aparat Rusia Tangkap 3.000 Orang dalam Protes Pembebasan Alexei Navalny

Global
Salah Satu dari Kembar Identik Tertua Inggris Memaki Boris Johnson Setelah Saudaranya Meninggal karena Covid-19

Salah Satu dari Kembar Identik Tertua Inggris Memaki Boris Johnson Setelah Saudaranya Meninggal karena Covid-19

Global
Bernie Sanders Manfaatkan Meme Viral untuk Himpun Uang

Bernie Sanders Manfaatkan Meme Viral untuk Himpun Uang

Global
Kisah di Balik Kue-kue Italia yang Bentuknya Tak Senonoh

Kisah di Balik Kue-kue Italia yang Bentuknya Tak Senonoh

Global
33 Anak Hilang Ditemukan dalam Operasi Anti Perdagangan Manusia

33 Anak Hilang Ditemukan dalam Operasi Anti Perdagangan Manusia

Global
Selandia Baru Selidiki Kasus Covid-19 Komunitas Pertama Kali Setelah Sekian Bulan

Selandia Baru Selidiki Kasus Covid-19 Komunitas Pertama Kali Setelah Sekian Bulan

Global
PM Kanada Pakai Meme Bernie Sanders untuk Peringatkan Warga Tetap Tinggal di Rumah

PM Kanada Pakai Meme Bernie Sanders untuk Peringatkan Warga Tetap Tinggal di Rumah

Global
'El Chapo' Asia, Tse Chi Lop Ditangkap di Bandara Amsterdam

"El Chapo" Asia, Tse Chi Lop Ditangkap di Bandara Amsterdam

Global
Sopir Diduga 'Ngebut', Bus Wisata Terguling, 1 Orang Tewas, 2 Orang Kritis

Sopir Diduga 'Ngebut', Bus Wisata Terguling, 1 Orang Tewas, 2 Orang Kritis

Global
Jill Biden Sebut Dirinya 'Ibu Garda Nasional' Sambil Ucapkan Terima Kasih dan Bagikan Kue

Jill Biden Sebut Dirinya "Ibu Garda Nasional" Sambil Ucapkan Terima Kasih dan Bagikan Kue

Global
11 Pasukan Hashed al-Shaabi Tewas Diserang ISIS di Irak

11 Pasukan Hashed al-Shaabi Tewas Diserang ISIS di Irak

Global
komentar
Close Ads X