Sejumlah Negara Sampaikan Belasungkawa atas Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182

Kompas.com - 11/01/2021, 18:19 WIB
 Pesawat Sriwijaya Air tinggal landas meninggalkan Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Minggu (26/5/2013). (TRIBUNNEWS/ DANY PERMANA) Pesawat Sriwijaya Air tinggal landas meninggalkan Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Minggu (26/5/2013).

KOMPAS.com - Sejumlah perwakilan negara sahabat menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pada Sabtu (9/1/2021).

Pernyataan disampaikan melalui pernyataan resmi pemerintah maupun secara pribadi melalui akun media sosial sejumlah pejabat pemerintahan.

Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 kehilangan kontak segera setelah lepas landas. Diketahui pesawat itu jatuh di sekitar perairan Pulau Seribu pada Sabtu (9/1/2021).

Menteri Perhubungan Indonesia Budi Karya Sumadi mengatakan ada 65 orang di dalam pesawat Sriwijaya Air yang jatuh itu. Dengan rincian 53 penumpang dan total 12 awak saat lepas landas dari Jakarta.

Pengawas bandara Jakarta kehilangan kontak dengan pesawat pada 14.40 WIB pada Sabtu (9/1/2021). Kejadian terjadi beberapa menit setelah lepas landas dari ibu kota Jakarta.

Sebelum dinyatakan hilang kontak, pilot sempat meminta naik ke ketinggian 29.000 kaki.

Berikut ungkapan belasungkawa yang disampaikan sejumlah pimpinan negara di dunia atas peristiwa tersebut.

Baca juga: Fakta dan Temuan Sementara Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 hingga Senin Petang

1. Singapura

Tiga tokoh pemerintahan Singapura menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya penerbangan Sriwijaya Air SJ 182 di Indonesia pada 9 Januari 2021, menurut Facebook Kedutaan Besar Singapura untuk Indonesia. 

Presiden Singapura Halimah Yacob dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong telah menyurati Presiden RI Joko Widodo.

“Saya sangat sedih mengetahui bahwa penerbangan Sriwijaya Air SJ 182 telah jatuh pada tanggal 9 Januari 2021. Atas nama masyarakat Singapura, saya menyampaikan simpati yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia di masa duka ini,” tulis Halimah Yacob.

Halaman:

Sumber Kompas.com
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kali Ini, AS-China Sepakat Perangi Perubahan Iklim

Kali Ini, AS-China Sepakat Perangi Perubahan Iklim

Global
Setelah Pemakaman Pangeran Philip, Harry dan William Terlihat sedang Mengobrol

Setelah Pemakaman Pangeran Philip, Harry dan William Terlihat sedang Mengobrol

Global
Diminta Foto untuk Bukti Terima Paket, Orang Filipina Berpose Aneh-aneh

Diminta Foto untuk Bukti Terima Paket, Orang Filipina Berpose Aneh-aneh

Global
Pria Ini Nikahi Istrinya 4 Kali dalam 37 Hari, demi Cuti Maksimal dari Kantor

Pria Ini Nikahi Istrinya 4 Kali dalam 37 Hari, demi Cuti Maksimal dari Kantor

Global
Tangkapan Terbesar, 200 Ton Cangkang Kerang Raksasa Langka Disita

Tangkapan Terbesar, 200 Ton Cangkang Kerang Raksasa Langka Disita

Global
Rakyat Inggris Berbondong-bondong Beri Pangeran Philip Penghormatan

Rakyat Inggris Berbondong-bondong Beri Pangeran Philip Penghormatan

Global
Kondisi Alexei Navalny Kritis di Penjara Rusia, Terancam Meninggal

Kondisi Alexei Navalny Kritis di Penjara Rusia, Terancam Meninggal

Global
Kisah Jess, Model yang Foto Telanjangnya Beredar di Internet, Mengusut Penyebarnya

Kisah Jess, Model yang Foto Telanjangnya Beredar di Internet, Mengusut Penyebarnya

Global
8 Tokoh Dunia Punya Cara Unik untuk Bekerja, Apa Sajakah Itu?

8 Tokoh Dunia Punya Cara Unik untuk Bekerja, Apa Sajakah Itu?

Internasional
Militer Myanmar Akan Bebaskan 23.000 Tahanan Jelang Tahun Baru Buddha

Militer Myanmar Akan Bebaskan 23.000 Tahanan Jelang Tahun Baru Buddha

Global
Ayah dari Remaja dengan AK-47 di Times Square, Tewas dalam Baku Tembak dengan Polisi Bulan Lalu

Ayah dari Remaja dengan AK-47 di Times Square, Tewas dalam Baku Tembak dengan Polisi Bulan Lalu

Global
Remaja 18 Tahun Ditangkap dengan AK-47 di Stasiun Kereta Bawah Times Square

Remaja 18 Tahun Ditangkap dengan AK-47 di Stasiun Kereta Bawah Times Square

Global
“Senang Dilihat,” Reuni William dan Harry Jadi Obat bagi Pendukung Monarki Inggris

“Senang Dilihat,” Reuni William dan Harry Jadi Obat bagi Pendukung Monarki Inggris

Global
[UNIK GLOBAL] Jam Berusia 1 Abad Berdetak Lagi Setelah Gempa | Budidaya Melon Jepang dengan Pinjat dan Musik

[UNIK GLOBAL] Jam Berusia 1 Abad Berdetak Lagi Setelah Gempa | Budidaya Melon Jepang dengan Pinjat dan Musik

Global
Para Junior Pangeran Philip di Sekolah Gordonstoun Beri Penghormatan di Tengah Laut

Para Junior Pangeran Philip di Sekolah Gordonstoun Beri Penghormatan di Tengah Laut

Global
komentar
Close Ads X