Diblokir Media Sosial? Tidak Masalah, Trump Sebut Akan Bikin Platform Sendiri...

Kompas.com - 10/01/2021, 10:03 WIB
Dalam foto file Kamis 18 Juni 2020 ini, Presiden Donald Trump melihat ponselnya selama pertemuan meja bundar dengan para gubernur tentang pembukaan kembali bisnis kecil Amerika, di Ruang Makan Negara Gedung Putih di Washington. AP/Alex BrandonDalam foto file Kamis 18 Juni 2020 ini, Presiden Donald Trump melihat ponselnya selama pertemuan meja bundar dengan para gubernur tentang pembukaan kembali bisnis kecil Amerika, di Ruang Makan Negara Gedung Putih di Washington.

BOSTON, KOMPAS.com - Salah satu netizen Twitter bergurau dengan mengatakan bahwa lampu ruang kerja Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Gedung Putih yang berkedip-kedip adalah sandi Morse kepada para pendukungnya setelah Twitter dan Facebook memblokir akunnya.

Melansir Associated Press (AP), akun Trump di Twitter dan Facebook telah diblokir, namun meski kehilangan corong daringnya yang besar, Trump punya alternatif lain, walau jangkauannya lebih kecil, Parler.

Trump mungkin akan meluncurkan platformnya sendiri. Namun, hal itu tak akan terjadi dalam semalam.

Twitter memblokir akun Trump untuk selama-lamanya setelah berdiri selama hampir 12 tahun pada Jumat (8/1/2021) sementara Facebook dan Instagram menangguhkan akun presiden AS itu sampai setidaknya sampai Hari Pelantikan Joe Biden.

Baca juga: Staf Trump Diblokir dari Twitter karena Tawarkan Akunnya ke Presiden

Twit terakhir Trump kepada 89 juta pengikutnya adalah dia tidak akan menghadiri pelantikan presiden terpilih Joe Biden pada 20 Januari mendatang dan memberi izin kepada pendukung anarkisnya untuk berkumpul di Washington sekali lagi.

Twitch dan Snapchat juga menon-aktifkan akun Trump, Shopify menghapus toko online yang berafiliasi dengan Trump dan Reddit menghapus sub-kelompok pendukung Trump.

Twitter tak hanya memblokir akun Trump namun juga melarang para loyalis Trump seperti mantan penasihat keamanan nasional Michael Flynn yang mempromosikan teori konspirasi QAnon dan menghasut pemberontakan di Capitol.

Baca juga: Selamat Jalan, Akun Twitter Donald Trump...

Trump mungkin akan muncul di Parler atau buat platform sendiri

Dalam sebuah pernyataan pada Jumat, Trump mengatakan, "Kami telah bernegosiasi dengan berbagai situs lain, dan akan segera mengumumkan secara besar-besaran, sementara kami juga melihat kemungkinan membangun platform kami sendiri dalam waktu dekat."

Para pakar bertaruh bahwa Trump akan muncul di Parler, platform yang sudah dipakai 2 tahun terakhir ini oleh pendukung anarkisnya, Proud Boys. 

Dua putra Trump juga memakai platform tersebut, Eric dan Donald Jr. Namun, Parler sendiri menghadapi hambatan ketika Jumat lalu Google menarik aplikasi itu dari playstore karena Parler mengizinkan unggahan yang meghasut kekerasan yang tengah berlangsung di AS.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dewan Tetua Muslim: Kunjungan Paus Fransiskus ke Irak Promosikan Perdamaian

Dewan Tetua Muslim: Kunjungan Paus Fransiskus ke Irak Promosikan Perdamaian

Global
Mantan Menlu AS Muncul Lagi, Kali Ini Serukan Boikot Olimpiade Beijing

Mantan Menlu AS Muncul Lagi, Kali Ini Serukan Boikot Olimpiade Beijing

Global
Kekerasan Myanmar Makin Tinggi, AS Desak China Ikut Turun Tangan

Kekerasan Myanmar Makin Tinggi, AS Desak China Ikut Turun Tangan

Global
[POPULER GLOBAL] Video Kebrutalan Aparat Myanmar Beredar | Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin

[POPULER GLOBAL] Video Kebrutalan Aparat Myanmar Beredar | Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Min Aung Hlaing, Pewaris Junta di Balik Kudeta Berdarah Myanmar

[Biografi Tokoh Dunia] Min Aung Hlaing, Pewaris Junta di Balik Kudeta Berdarah Myanmar

Internasional
Paus Fransiskus ke Irak, Ini Agendanya Selama 4 Hari

Paus Fransiskus ke Irak, Ini Agendanya Selama 4 Hari

Global
Kekerasan Junta Militer Meningkat, KBRI Yangon Siaga II

Kekerasan Junta Militer Meningkat, KBRI Yangon Siaga II

Global
Paus Fransiskus Tiba di Irak, Begini Sambutan Untuknya...

Paus Fransiskus Tiba di Irak, Begini Sambutan Untuknya...

Global
Merasa Masih Ada Ancaman, Garda Nasional Diminta Menjaga Gedung Capitol 2 Bulan Lagi

Merasa Masih Ada Ancaman, Garda Nasional Diminta Menjaga Gedung Capitol 2 Bulan Lagi

Global
Bocah 4 Tahun Cidera Kepala Serius Setelah Jatuh dari Eskalator Mal Rusia

Bocah 4 Tahun Cidera Kepala Serius Setelah Jatuh dari Eskalator Mal Rusia

Internasional
Pria Ini Temukan 2 Bongkahan Besar Muntahan Paus, Diyakini Berharga Rp 4,7 Miliar

Pria Ini Temukan 2 Bongkahan Besar Muntahan Paus, Diyakini Berharga Rp 4,7 Miliar

Global
Berusaha Menangkap Ponsel, Remaja Ini Jatuh dari Lantai 12 dan Tewas

Berusaha Menangkap Ponsel, Remaja Ini Jatuh dari Lantai 12 dan Tewas

Internasional
Lewat TikTok, Tentara Myanmar Ancam Tembak Muka Para Demonstran

Lewat TikTok, Tentara Myanmar Ancam Tembak Muka Para Demonstran

Global
PBB: Belum Ada Bukti Putri Latifa Masih Hidup

PBB: Belum Ada Bukti Putri Latifa Masih Hidup

Global
300.000 Orang Berlomba untuk Temani Miliarder Jepang ke Bulan

300.000 Orang Berlomba untuk Temani Miliarder Jepang ke Bulan

Global
komentar
Close Ads X