Joe Biden Tak Jadi Tunjuk Bernie Sanders sebagai Menaker, Ini Sebabnya...

Kompas.com - 09/01/2021, 15:18 WIB
Kandidat presiden dari Partai Demokrat, Bernie Sanders (kiri) dan Joe Biden (kanan) dalam debat ke-10 di Gaillard Center, Charleston, South Carolina, Amerika Serikat (25/2/2020). JIM LO SCALZO/EPA-EFEKandidat presiden dari Partai Demokrat, Bernie Sanders (kiri) dan Joe Biden (kanan) dalam debat ke-10 di Gaillard Center, Charleston, South Carolina, Amerika Serikat (25/2/2020).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Jumat (8/1/2021), mengungkap alasannya tak jadi menunjuk Bernie Sanders sebagai Menteri Tenaga Kerja ( Menaker).

Menurut Biden, pengangkatan Senator Vermont itu dapat membahayakan kedudukan mayoritas Demokrat di Senat yang masih rapuh.

"Saya sempat mempertimbangkan dengan serius mencalonkan teman saya Bernie Sanders untuk posisi ini," kata Biden kepada wartawan di Wilmington, Delaware, saat mengumumkan kandidat untuk tim ekonominya.

Baca juga: Biden Tak Mau Ikut Campur soal Pemakzulan Trump, Serahkan Putusan ke Kongres

"Saya yakin dia bisa melakukan pekerjaan yang fantastis," lanjut Biden tentang Sanders, yang sempat jadi lawannya untuk maju jadi capres AS dari Demokrat.

Biden menyampaikan, dia dan Sanders sepakat tidak mewujudkan pencalonan setela Demokrat memenangi dua kursi Senat di Georgia, yang memberi partai itu mayoritas tipis.

Demokrat dan Republik sekarang masing-masing menduduki 50 kursi di Senat, tetapi Demokrat berhak menjadi mayoritas karena Wapres Kamala Harris otomatis jadi Presiden Senat dan memiliki tie-breaking vote.

Baca juga: Biden Salahkan Trump atas Kerusuhan di Capitol Hill, Sebut Para Anarkis Teroris Domestik

"Bernie dan saya sepakat - sesuai perkataan Bernie - kami tidak membahayakan kendali Senat pada hasil pemilihan khusus di Vermont," ungkap Biden.

Eks wapres Barack Obama itu juga mengungkap dia dan Sanders sudah sepakat akan bekerja sama, dan bertemu dengan para pekerja pria serta wanita yang merasa dilupakan dalam perekonomian AS.

"Kami sempat sepakat akan bekerja sama dalam agenda bersama kami," ujarnya.

Joe Biden akhirnya menominasikan Wali Kota Boston, Marty Walsh, untuk menjadi Menteri Tenaga Kerja yang mulai menjabat pada 20 Januari.

Baca juga: Akhirnya, Trump Akui Kalah dari Biden, Kecam Kerusuhan di Capitol


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Calon Direktur CIA Sebut Kunci Keamanan Nasional AS Adalah Perlawanan terhadap China

Calon Direktur CIA Sebut Kunci Keamanan Nasional AS Adalah Perlawanan terhadap China

Global
Ternyata Ini Motif Hacker Korea Utara Retas Data Vaksin Covid-19 Pfizer

Ternyata Ini Motif Hacker Korea Utara Retas Data Vaksin Covid-19 Pfizer

Global
2 Pilot dan Pejabat Maskapai Turki Terancam Penjara, Dituduh Mambantu Pelarian Mantan Bos Nissan

2 Pilot dan Pejabat Maskapai Turki Terancam Penjara, Dituduh Mambantu Pelarian Mantan Bos Nissan

Global
Biden Akan Bagi 25 Juta Masker Gratis untuk Populasi Rentan AS

Biden Akan Bagi 25 Juta Masker Gratis untuk Populasi Rentan AS

Global
PBB Tekan Negara Teluk Beri Bantuan Rp 50 Triliun Lebih untuk Kelaparan Skala Besar di Yaman

PBB Tekan Negara Teluk Beri Bantuan Rp 50 Triliun Lebih untuk Kelaparan Skala Besar di Yaman

Global
Dokumen 'Sangat Rahasia' Ungkap Detail Keterlibatan Putra Mahkota Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi

Dokumen "Sangat Rahasia" Ungkap Detail Keterlibatan Putra Mahkota Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi

Global
Joe Biden Akan Segera Berbicara dengan Raja Salman dan Rilis Laporan Intelijen Pembunuhan Khashoggi

Joe Biden Akan Segera Berbicara dengan Raja Salman dan Rilis Laporan Intelijen Pembunuhan Khashoggi

Global
Warga Singapura Mengaku Siksa dan Bunuh Asisten Rumah Tangganya

Warga Singapura Mengaku Siksa dan Bunuh Asisten Rumah Tangganya

Global
[POPULER GLOBAL] Media Asing Sorot Indonesia Sasaran Baru Amuk Massa Myanmar | Tak Peduli Sekitar Sepasang Sejoli Berhubungan Seks di Taman Kota

[POPULER GLOBAL] Media Asing Sorot Indonesia Sasaran Baru Amuk Massa Myanmar | Tak Peduli Sekitar Sepasang Sejoli Berhubungan Seks di Taman Kota

Global
Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Global
Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

Global
Pasangan Ini Berhubungan Seks di Taman Umum, Tak Peduli meski Ada Anak-anak

Pasangan Ini Berhubungan Seks di Taman Umum, Tak Peduli meski Ada Anak-anak

Global
Menlu dari Junta Militer Myanmar Berdiskusi dengan Thailand dan Indonesia

Menlu dari Junta Militer Myanmar Berdiskusi dengan Thailand dan Indonesia

Global
Tato Wajah Aung San Suu Kyi Jadi Tren Atribut Massa Anti-Kudeta Militer Myanmar

Tato Wajah Aung San Suu Kyi Jadi Tren Atribut Massa Anti-Kudeta Militer Myanmar

Global
Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang, Pukulan Telak bagi PM Muhyiddin Yassin

Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang, Pukulan Telak bagi PM Muhyiddin Yassin

Global
komentar
Close Ads X