Irak Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Trump atas Pembunuhan Komandannya

Kompas.com - 07/01/2021, 20:10 WIB
Pendukung Pasukan Mobilisasi Rakyat (PMF) memegang poster Abu Mahdi al-Muhandis dan Jenderal Qassem Soleimani di Tahrir Square, Irak, Minggu (3/1/2021). Ribuan rakyat Irak berkumpul di tempat itu untuk memperingati 1 tahun pembunuhan Soleimanil dan al-Muhandis dalam serangan pesawat tak berawak AS. AP PHOTO/KHALID MOHAMMEDPendukung Pasukan Mobilisasi Rakyat (PMF) memegang poster Abu Mahdi al-Muhandis dan Jenderal Qassem Soleimani di Tahrir Square, Irak, Minggu (3/1/2021). Ribuan rakyat Irak berkumpul di tempat itu untuk memperingati 1 tahun pembunuhan Soleimanil dan al-Muhandis dalam serangan pesawat tak berawak AS.

BAGHDAD, KOMPAS.com - Pengadilan Baghdad mengeluarkan surat perintah penangkapan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, atas pembunuhan seorang komandan paramiliter Irak.

Abu Mahdi Al-Muhandis wakil kepala jaringan paramiliter Hashed Al Shaabi Irak yang mayoritas pro-Iran, tewas dalam serangan drone AS bersama Jenderal Iran Qasem Soleimani.

Serangan mematikan itu terjadi di bandara Baghdad pada 3 Januari 2020.

Baca juga: AS Tangkap Pesan Ancaman Serangan Iran di Gedung Capitol sebagai Balasan Kematian Qasem Soleimani

Serangan yang menyasar iring-iringan mobil mereka itu diperintahkan oleh Trump, yang bersikeras dia hanya ingin membunuh satu tapi malah menewaskan dua.

Agnes Callamard pelapor khusus PBB untuk eksekusi di luar hukum atau sewenang-wenang, menggambarkan pembunuhan dobel itu dilakukan semaunya sendiri dan ilegal.

Iran sebelumnya juga mengeluarkan surat perintah penangkapan Trump pada Juni, dan meminta Interpol untuk menyampaikannya sebagai peringatan tinggi.

Baca juga: Iran Incar Trump dan 47 Pejabat AS yang Berperan Bunuh Qasem Soleimani

Namun sampai sekarang permintaan itu belum dipenuhi.

Diwartakan AFP pada Kamis (7/1/2021), pengadilan di Baghdad timur mengeluarkan surat perintah penangkapan Trump berdasarkan Pasal 406 KUHP, yang mengatur hukuman mati dan semua kasus pembunuhan berencana.

Pengadilan mengatakan, penyelidikan awal sudah selesai tetapi masih terus dilanjutkan untuk mengungkap pelaku kejahatan lainnya, apakah mereka orang Irak atau asing.

Baca juga: [CERITA DUNIA] Dari Foto sampai Game, Sosok Jenderal Qasem Soleimani Kian Bersinar Usai Kematiannya


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketegangan Meningkat, Duta Besar AS untuk Rusia Tinggalkan Moskwa

Ketegangan Meningkat, Duta Besar AS untuk Rusia Tinggalkan Moskwa

Global
Ulang Tahun Ratu Elizabeth II Hari Ini Akan Berlalu Tanpa Kemeriahan

Ulang Tahun Ratu Elizabeth II Hari Ini Akan Berlalu Tanpa Kemeriahan

Global
Ustaz Malaysia Kini Banjir Dukungan Usai Jelaskan Pandangannya atas Kontroversi Foto Bareng Selebgram Seksi

Ustaz Malaysia Kini Banjir Dukungan Usai Jelaskan Pandangannya atas Kontroversi Foto Bareng Selebgram Seksi

Global
Penindasan Kelompok Agama Minoritas di China dan Myanmar Terparah di Dunia

Penindasan Kelompok Agama Minoritas di China dan Myanmar Terparah di Dunia

Global
Mahathir Mohamad Desak Raja Malaysia Cabut Darurat Nasional

Mahathir Mohamad Desak Raja Malaysia Cabut Darurat Nasional

Global
Dinyatakan Bunuh George Floyd, Derek Chauvin Terancam Dipenjara 75 Tahun

Dinyatakan Bunuh George Floyd, Derek Chauvin Terancam Dipenjara 75 Tahun

Global
Joe Biden Lega Derek Chauvin Dinyatakan Bersalah dalam Kematian George Floyd

Joe Biden Lega Derek Chauvin Dinyatakan Bersalah dalam Kematian George Floyd

Global
Tangis Kebahagiaan Setelah Sidang Pembunuhan George Floyd Berakhir Manis

Tangis Kebahagiaan Setelah Sidang Pembunuhan George Floyd Berakhir Manis

Global
Ustaz Malaysia Dikecam karena Foto Bareng Selebgram Seksi, Ini Pembelaannya

Ustaz Malaysia Dikecam karena Foto Bareng Selebgram Seksi, Ini Pembelaannya

Global
Derek Chauvin Diputus Bersalah atas Pembunuhan George Floyd

Derek Chauvin Diputus Bersalah atas Pembunuhan George Floyd

Global
Presiden Ukraina Ajak Putin Bertemu di Garis Depan Perang

Presiden Ukraina Ajak Putin Bertemu di Garis Depan Perang

Global
[POPULER GLOBAL] Ustaz Foto Bareng Selebgram Seksi | Pangeran Willian Diinginkan Publik Gantikan Ratu Elizabeth II

[POPULER GLOBAL] Ustaz Foto Bareng Selebgram Seksi | Pangeran Willian Diinginkan Publik Gantikan Ratu Elizabeth II

Global
Otoritas Terusan Suez Bantah Klaim Operator Ekskavator yang Bebaskan Ever Given Belum Dapat Uang Lembur dan Bonus

Otoritas Terusan Suez Bantah Klaim Operator Ekskavator yang Bebaskan Ever Given Belum Dapat Uang Lembur dan Bonus

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Osama bin Laden, Ekstremis Pendiri Al-Qaeda

[Biografi Tokoh Dunia] Osama bin Laden, Ekstremis Pendiri Al-Qaeda

Internasional
Disangka Kerja sebagai Mata-mata Putin untuk Menyebar Covid-19, Penulis Ini Tewas Mengenaskan

Disangka Kerja sebagai Mata-mata Putin untuk Menyebar Covid-19, Penulis Ini Tewas Mengenaskan

Global
komentar
Close Ads X