Sertifikasi Joe Biden Terhambat, Ada Keberatan untuk Suara Pennsylvania

Kompas.com - 07/01/2021, 14:45 WIB
Joe Biden saat berpidato tentang demo rusuh di Washington. Ia menyampaikannya di bioskop The Queen, Wilmington, Delaware, pada Rabu (6/1/2021). AP PHOTO/SUSAN WALSHJoe Biden saat berpidato tentang demo rusuh di Washington. Ia menyampaikannya di bioskop The Queen, Wilmington, Delaware, pada Rabu (6/1/2021).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Sertifikasi kemenangan Joe Biden di pilpres AS oleh Kongres terhambat, lantaran ada keberatan dari anggota parlemen Partai Republik saat menghitung suara elektoral di Pennsylvania, Kamis pagi (7/1/2021) waktu setempat.

Sertifikasi ini biasanya berupa seremonial biasa, tetapi adanya kerusuhan di Gedung Capitol oleh pedemo pro-Trump menghambat prosesnya.

Senator Josh Hawley termasuk salah satu dalam puluhan anggota DPR dari Partai Republik, yang keberatan dengan suara elektoral di Pennsylvania.

Baca juga: Demo AS Rusuh, Seruan agar Trump Dimakzulkan Kembali Muncul

Hal tersebut membuat partai kedua kubu saling gugat, dilansir dari pemberitaan AFP.

Namun di Senat, pemimpin dari partai Republik Mitch Connel langsung menyudahi debat dan dewan memilih 92:7 untuk menolak keberatan.

Perdebatan tersebut lalu berlanjut di tingkat DPR, di mana Scott Perry dari Pennsylvania berpendapat, keberatannya ditujukan untuk melindungi Konstitusi AS.

Joe Neguse dari Demokrat kemudian membantahnya dengan berkata, "Di bawah undang-undang kita, Kongres tidak memilih presiden, rakyat Amerika yang memilih, dan mereka sudah memilih dalam jumlah yang luar biasa."

Baca juga: Trump Makin Terpojok, Partai Demokrat Kuasai Kursi Senat AS

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kekerasan Myanmar Makin Tinggi, AS Desak China Ikut Turun Tangan

Kekerasan Myanmar Makin Tinggi, AS Desak China Ikut Turun Tangan

Global
[POPULER GLOBAL] Video Kebrutalan Aparat Myanmar Beredar | Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin

[POPULER GLOBAL] Video Kebrutalan Aparat Myanmar Beredar | Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Min Aung Hlaing, Pewaris Junta di Balik Kudeta Berdarah Myanmar

[Biografi Tokoh Dunia] Min Aung Hlaing, Pewaris Junta di Balik Kudeta Berdarah Myanmar

Internasional
Paus Fransiskus ke Irak, Ini Agendanya Selama 4 Hari

Paus Fransiskus ke Irak, Ini Agendanya Selama 4 Hari

Global
Kekerasan Junta Militer Meningkat, KBRI Yangon Siaga II

Kekerasan Junta Militer Meningkat, KBRI Yangon Siaga II

Global
Paus Fransiskus Tiba di Irak, Begini Sambutan Untuknya...

Paus Fransiskus Tiba di Irak, Begini Sambutan Untuknya...

Global
Merasa Masih Ada Ancaman, Garda Nasional Diminta Menjaga Gedung Capitol 2 Bulan Lagi

Merasa Masih Ada Ancaman, Garda Nasional Diminta Menjaga Gedung Capitol 2 Bulan Lagi

Global
Bocah 4 Tahun Cidera Kepala Serius Setelah Jatuh dari Eskalator Mal Rusia

Bocah 4 Tahun Cidera Kepala Serius Setelah Jatuh dari Eskalator Mal Rusia

Internasional
Pria Ini Temukan 2 Bongkahan Besar Muntahan Paus, Diyakini Berharga Rp 4,7 Miliar

Pria Ini Temukan 2 Bongkahan Besar Muntahan Paus, Diyakini Berharga Rp 4,7 Miliar

Global
Berusaha Menangkap Ponsel, Remaja Ini Jatuh dari Lantai 12 dan Tewas

Berusaha Menangkap Ponsel, Remaja Ini Jatuh dari Lantai 12 dan Tewas

Internasional
Lewat TikTok, Tentara Myanmar Ancam Tembak Muka Para Demonstran

Lewat TikTok, Tentara Myanmar Ancam Tembak Muka Para Demonstran

Global
PBB: Belum Ada Bukti Putri Latifa Masih Hidup

PBB: Belum Ada Bukti Putri Latifa Masih Hidup

Global
300.000 Orang Berlomba untuk Temani Miliarder Jepang ke Bulan

300.000 Orang Berlomba untuk Temani Miliarder Jepang ke Bulan

Global
Islandia Diguncang 18.000 Gempa dalam Sepekan, Ahli Cari Tahu Penyebabnya

Islandia Diguncang 18.000 Gempa dalam Sepekan, Ahli Cari Tahu Penyebabnya

Global
Takut Sendirian, Pria Ini Tinggal bersama Jenazah Adik yang Membusuk

Takut Sendirian, Pria Ini Tinggal bersama Jenazah Adik yang Membusuk

Internasional
komentar
Close Ads X