Sebelum Trump Lengser, Israel Ingin Beli F-35 Lagi

Kompas.com - 04/01/2021, 18:14 WIB
Deretan jet tempur F-35A buatan AS yang terparkir di pangkalan udara Hill Air, Utah. AFP / GEORGE FREY / GETTY IMAGES NORTH AMERICADeretan jet tempur F-35A buatan AS yang terparkir di pangkalan udara Hill Air, Utah.

KOMPAS.com – Kementerian Pertahanan Israel ingin membeli satu skuadron jet tempur F-35 lagi sebelum Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump turun dari jabatannya.

Pernyataan itu disampaikan Kementerian Pertahanan Israel pada Senin (4/1/2021) sebagaimana dilansir dari Reuters.

Jika berhasil teralisasi, pembelian satu skuadron jet tempur F-35 tersebut akan menjadi pembelian skuadron F-35 ketiga bagi Israel.

Baca juga: Jepang Kembangkan Jet Tempur Siluman Generasi Terbaru, Disebut Punya DNA F-35

Kementerian tersebut berharap agar kesepakatan pembelian dapat tercapai sebelum Trump muncur dari jabatannya pada 20 Januari.

Israel telah melakukan pembicaraan dengan Washington mengenai mempertahankan keuntungan militernya setelah pemerintahan Trump menyetujui kemungkinan penjualan F-35 ke Uni Emirat Arab (UEA).

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengatakan kepada Ynet TV bahwa Israel sangat perlu menambah armada jet tempur F-35.

Baca juga: Senat AS Gagal Hentikan Trump Jual Jet Tempur F-35 ke Uni Emirat Arab

“Saat ini kami memiliki dua skuadron (F-35). Saya rasa kami akan mengembangkannya. Itulah yang saya minta dari Amerika,” ujar Gantz.

Gantz juga berkukuh ingin menambah satu skuadron F-35 tersebut. Namun, Gantz tidak merinci berapa jumlah F-35 dalam skuadron baru yang diusulkan untuk dibeli itu.

Satu skuadron pesawat biasanya terdiri atas 12 hingga 25 unit pesawat. Pejabat pertahanan mengatakan dua skuadron yang sudah dipesan Israel terdiri dari 50 pesawat.

Baca juga: AS Bersedia Jual F-35 Canggih ke UEA, 50 Unit Disiapkan

Ditanya apakah Israel berkeingingan menyelesaikan kesepakatan pengadaan F-35 dengan AS sebelum Trump mundur, Gantz berharap demikian.

“Saya harap begitu. Saya kira anggaran pertahanan perlu ditangani dengan baik, untuk diamankan. Ini semacam polis asuransi aktif,” kata Gantz.

F-35 merupakan jet tempur siluman buatan perusahaan senjata Lockheed Martin Corp.

Baca juga: Embargo Senjata Iran Berakhir, Mampukah Teheran Menjatuhkan F-35?


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X