Pelabuhan Beirut Lebanon Masih Simpan 52 Kontainer Zat Asam Berbahaya

Kompas.com - 04/01/2021, 17:49 WIB
Asap tampak mengepul pasca ledakan besar di pelabuhan Beirut, Lebanon, Rabu, 5 Agustus 2020. AP/Hussein MallaAsap tampak mengepul pasca ledakan besar di pelabuhan Beirut, Lebanon, Rabu, 5 Agustus 2020.

BEIRUT, KOMPAS.com - Direktur baru Pelabuhan Beirut mengatakan, masih ada 52 kontainer berisi zat asam berbahaya di pelabuhan itu, dan sebuah perusahaan Jerman sedang berupaya untuk memindahkannya dari sana, demikian dilaporkan harian pan-Arab Asharq Al Awsat pada Minggu (3/1/2021).

Perusahaan Jerman, Combi Lift, mengemas delapan jenis asam yang berbeda itu dengan baik dan akan memastikan pengirimannya sesuai dengan standar Eropa, menurut Asharq Al Awsat mengutip direktur baru pelabuhan tersebut, Bassem Al Kaissi.

Langkah itu dilakukan menyusul laporan yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Lebanon dan Jerman, mengenai keberadaan zat asam di pelabuhan tersebut.

Baca juga: Ledakan Lagi di Lebanon, Gudang Tabung Gas Meledak Lukai 10 Orang

Kaissi mengaitkan keberadaan asam di Pelabuhan Beirut dengan kelalaian dan panjangnya prosedur administrasi yang diperlukan, untuk menghancurkan atau mengekspor kembali zat berbahaya itu.

Dia mengatakan, tentara Lebanon telah memeriksa 725 dari 10.000 kontainer yang ada di pelabuhan tersebut dalam waktu sekitar sepekan, demikian dilaporkan Xinhua.

Dua ledakan besar mengguncang Pelabuhan Beirut pada 4 Agustus 2020, menewaskan sekitar 200 orang, melukai sedikitnya 6.000 lainnya dan menyebabkan 300.000 orang kehilangan tempat tinggal.

Bencana itu cukup luas menghancurkan wilayah ibu kota Lebanon.

Investigasi menunjukkan sekitar 500 ton amonium nitrat yang tersisa di pelabuhan tersebut sebagai penyebab ledakan itu, seperti yang dinyatakan oleh Pelaksana Tugas Perdana Menteri Hassan Diab bulan lalu.

Baca juga: Takut Meledak, 92,62 Ton Amonium Nitrat Dimusnahkan di Bali


Sumber Xinhua
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Pangeran Philip Meninggal Dunia | Penganggur Dapat Rp 13 Juta Sebulan di Finlandia

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Pangeran Philip Meninggal Dunia | Penganggur Dapat Rp 13 Juta Sebulan di Finlandia

Global
21 Pekerja Terjebak di Tambang Banjir di Xinjiang China

21 Pekerja Terjebak di Tambang Banjir di Xinjiang China

Global
St Vincent Bersiap Hadapi Letusan Gunung La Soufriere Lagi

St Vincent Bersiap Hadapi Letusan Gunung La Soufriere Lagi

Global
Ada Efek Samping Vaksin AstraZeneca, Australia Atur Ulang Vaksinasi Covid-19

Ada Efek Samping Vaksin AstraZeneca, Australia Atur Ulang Vaksinasi Covid-19

Global
Kisah Peter Whitford, Musisi Australia yang Cinta Indonesia dan Mengidolai The Rollies

Kisah Peter Whitford, Musisi Australia yang Cinta Indonesia dan Mengidolai The Rollies

Global
Dua Tahun Tak Bertemu, Pangeran William dan Harry Akan Ambil Bagian dalam Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Dua Tahun Tak Bertemu, Pangeran William dan Harry Akan Ambil Bagian dalam Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Global
Video Viral Kucing BAB Saat Majikannya Lamaran lalu Kabur dan Hilang

Video Viral Kucing BAB Saat Majikannya Lamaran lalu Kabur dan Hilang

Global
Kecelakaan Kereta Mesir, KA Ternyata Melaju Tanpa Masinis dan Asisten

Kecelakaan Kereta Mesir, KA Ternyata Melaju Tanpa Masinis dan Asisten

Global
Pasukan Garuda di Bangui Afrika Obati Kerinduan pada Tanah Air dengan Siraman Rohani

Pasukan Garuda di Bangui Afrika Obati Kerinduan pada Tanah Air dengan Siraman Rohani

Global
Intip Kisah Cinta Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II yang Bersemi dari Remaja

Intip Kisah Cinta Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II yang Bersemi dari Remaja

Internasional
Rusia Tegaskan Tak Akan Perang dengan Ukraina, tapi...

Rusia Tegaskan Tak Akan Perang dengan Ukraina, tapi...

Global
[TRIVIA] Ramadhan 2021, Ini Negara-negara dengan Waktu Puasa Tercepat dan Terlama di Dunia

[TRIVIA] Ramadhan 2021, Ini Negara-negara dengan Waktu Puasa Tercepat dan Terlama di Dunia

Internasional
Diaspora Indonesia Luncurkan Program Mengajar dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Diaspora Indonesia Luncurkan Program Mengajar dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Global
Pemuda Myanmar Sebar “Molotov” Lawan Pemutusan Internet Junta

Pemuda Myanmar Sebar “Molotov” Lawan Pemutusan Internet Junta

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Narciso Ramos, Sang Diplomat Pendiri ASEAN

[Biografi Tokoh Dunia] Narciso Ramos, Sang Diplomat Pendiri ASEAN

Internasional
komentar
Close Ads X