Penembakan di Gereja Texas, 1 Pendeta Tewas, 2 Orang Lainnya Terluka

Kompas.com - 04/01/2021, 16:01 WIB
Kantor Sheriff Smith County menyelidiki insiden penembakan yang fatal di Gereja Metodis Starville di Winona, Texas, pada Minggu pagi, 3 Januari 2021. Seorang tersangka yang melarikan diri telah ditangkap, kata kantor sheriff. AP/Zak WellermanKantor Sheriff Smith County menyelidiki insiden penembakan yang fatal di Gereja Metodis Starville di Winona, Texas, pada Minggu pagi, 3 Januari 2021. Seorang tersangka yang melarikan diri telah ditangkap, kata kantor sheriff.

WINONA, KOMPAS.com -  Seorang pria berusia 21 tahun yang buron dari polisi berhasil ditangkap setelah bersembunyi dan membunuh seorang pendeta serta melukai 2 orang lainnya di Texas, Amerika Serikat (AS).

Melansir Associated Press (AP), buronan itu bernama Mytrez deunte Woolen dari Marshall, Texas dan masih berumur 21 tahun.

Polisi menggunakan anjing pelacak dan drone untuk menemukannya pada Sabtu malam namun buronan itu bersembunyi di sebuah gereja dekat Winona.

Menurut keterangan Kepala Polisi Daerah Smith County, Larry Smith, seorang pendeta menemui Woolen di kamar mandi gereja pada Minggu pagi (3/1/2021).

Baca juga: Penembakan di Arena Bowling Illinois AS, 3 Orang Tewas dan 3 Luka-luka

Woolen lalu menembak dan membunuh pendeta itu, melukai 2 orang lainnya dan mencoba melarikan diri dengan kendaraan pendeta yang dibunuhnya namun dia berhasil ditangkap.

Woolen didakwa dengan tuduhan pembunuhan tingkat pertama dan serangan kejahatan. Dia ditangkap oleh wakil kepala polisi di distrik terdekat.

Pembunuh itu lalu dilarikan ke rumah sakit karena luka tembak di tangannya namun tidak dijelaskan kapan dia ditembak.

Woolen kini telah mendekam di penjara Smith County dan uang jaminannya mencapai 3,5 juta dollar AS.

Baca juga: Teror Penembakan di Berlin, 4 Orang Terluka, Pelaku Masih Dicari

Diketahui bahwa Woolen berlindung di gereja karena merasa aman di sana dan penembakannya terhadap pendeta tidak didasari oleh motif permusuhan atau terkait agama.

Gubernur Texas, Greg Abbott menyampaikan belasungkawa. "Kami berduka terhadap korban dan keluarga korban baik yang tewas maupun yang terluka dari tragedi mengerikan ini."

Masih belum diketahui kapan tepatnya Woolen memasuki gereja di Starrville, dekat Winona itu. Penembakan yang dilakukan Woolen terjadi lebih dari setahun setelah seorang pria bersenjata menembak ke arah gereja dekat Fort Worth, menewaskan 2 orang.

Penembak itu tewas oleh tembakan fatal yang dilancarkan seorang jemaat setelah serangan yang dia lakukan.

Baca juga: Afghanistan Diguncang Bom dan Insiden Penembakan, 3 Orang Tewas


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X