Selama 20 Tahun Ilmuwan Nuklir Top Iran Dibunuh dalam Operasi Rahasia, Siapa Pelaku dan Apa Motifnya?

Kompas.com - 03/01/2021, 21:50 WIB
Pejabat militer mengatakan Mohsen Fakhrizadeh tewas terkena tembakan senapan mesin yang dioperasikan dari jarak jauh. EPA via BBC INDONESIAPejabat militer mengatakan Mohsen Fakhrizadeh tewas terkena tembakan senapan mesin yang dioperasikan dari jarak jauh.

TEHERAN, KOMPAS.com - Ilmuwan Iran, Mohsen Fakhrizadeh, tewas dibunuh di satu lokasi di dekat ibu kota Teheran pada 27 November.

Sejak 2010, setidaknya lima ilmuwan Iran, termasuk Fakhrizadeh, tewas.

Ada yang terkena ledakan bom, ada pula yang ditembak seperti Fakhrizadeh.

Hingga pada hari ia dibunuh, sebagian besar warga di Iran tak banyak yang mengenal nama Fakhrizadeh.

Baca juga: Iran Identifikasi Pembunuh Ilmuwan Nuklir Mohsen Fakhrizadeh

Namun negara-negara Barat dan sejumlah pihak yang mengikuti dari dekat program nuklir Iran, tahu persis siapa Fakhrizadeh.

Ia dianggap sebagai figur kunci di program nuklir Iran, kata peneliti di LSE dan SOAS, Inggris, Massoumeh Torfeh.

Juga, fakta bahwa ia dikawal oleh beberapa orang saat dibunuh, mengisyaratkan Fakhrizadeh bukan "orang sembarangan".

Bermakna pula, sebenarnya pemerintah Iran khawatir dengan keselamatannya sehingga perlu menugaskan beberapa pengawal pribadi.

Namun, di atas kertas, pemerintah Iran - seperti tercermin di media - "berusaha mengecilkan peran" Fakhrizadeh.

Fakhrizadeh adalah ilmuwan Iran kelima yang terbunuh dalam kurun 10 tahun terakhir.REUTERS via BBC INDONESIA Fakhrizadeh adalah ilmuwan Iran kelima yang terbunuh dalam kurun 10 tahun terakhir.
Ia hanya digambarkan sebagai ilmuwan dan peneliti yang terlibat dalam proyek pemerintah "untuk menemukan alat tes Covid-19".

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Ribuan Orang Ikut Ritual di Sungai Gangga, Ratusan Positif Covid-19 Setelahnya

Video Ribuan Orang Ikut Ritual di Sungai Gangga, Ratusan Positif Covid-19 Setelahnya

Global
Pengunduran Diri Belum Disetujui, Polisi Pelaku Penembakan Daunte Wright Dipertimbangkan Dipecat

Pengunduran Diri Belum Disetujui, Polisi Pelaku Penembakan Daunte Wright Dipertimbangkan Dipecat

Global
10 Tahun Berhenti, Jam Berusia 1 Abad Berdetak Lagi Setelah Diguncang Gempa

10 Tahun Berhenti, Jam Berusia 1 Abad Berdetak Lagi Setelah Diguncang Gempa

Global
Terungkap, Rusia Sebenarnya Enggan Berkonflik Langsung dengan AS

Terungkap, Rusia Sebenarnya Enggan Berkonflik Langsung dengan AS

Global
Joe Biden Bakal Tarik Pasukan AS dari Afghanistan: Perang Terlama akan Berakhir

Joe Biden Bakal Tarik Pasukan AS dari Afghanistan: Perang Terlama akan Berakhir

Global
[POPULER GLOBAL] 6 Bukti Netizen Indonesia Tidak Sopan se-Asia Tenggara | Pemilik Kargo Kapal Ever Given Patungan Bayar Ganti Rugi di Terusan Suez

[POPULER GLOBAL] 6 Bukti Netizen Indonesia Tidak Sopan se-Asia Tenggara | Pemilik Kargo Kapal Ever Given Patungan Bayar Ganti Rugi di Terusan Suez

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Bapak Bahasa Italia, Dante Alighieri, yang Berpuisi Tentang Neraka, Api Penyucian, dan Surga

[Biografi Tokoh Dunia] Bapak Bahasa Italia, Dante Alighieri, yang Berpuisi Tentang Neraka, Api Penyucian, dan Surga

Internasional
Diduga Berebut Loker Kabin Pesawat, Pria Ini Jambak Rambut dan Seret Seorang Wanita

Diduga Berebut Loker Kabin Pesawat, Pria Ini Jambak Rambut dan Seret Seorang Wanita

Global
Jerman Campur Penggunaan Vaksin Covid-19 AstraZeneca, Ganti Dosis Kedua dengan Jenis Lain

Jerman Campur Penggunaan Vaksin Covid-19 AstraZeneca, Ganti Dosis Kedua dengan Jenis Lain

Global
Pembunuh 51 Jemaah saat Shalat Jumat di Masjid Selandia Baru Minta Status Terorisnya Dikaji

Pembunuh 51 Jemaah saat Shalat Jumat di Masjid Selandia Baru Minta Status Terorisnya Dikaji

Global
Redakan Ketegangan di Ukraina, Biden Tawarkan Putin untuk Bertemu

Redakan Ketegangan di Ukraina, Biden Tawarkan Putin untuk Bertemu

Global
Khawatir Kontaminasi Radioaktif, Korsel Siap Lawan Keputusan Pembuangan Air dari Fukushima di Pengadilan Internasional

Khawatir Kontaminasi Radioaktif, Korsel Siap Lawan Keputusan Pembuangan Air dari Fukushima di Pengadilan Internasional

Global
Diduga Punya Efek Samping Serius, Vaksin AstraZeneca Dihentikan di Denmark

Diduga Punya Efek Samping Serius, Vaksin AstraZeneca Dihentikan di Denmark

Global
Penyandang Down Syndrome Diculik, Dimasukkan Peti Mati, dan Dikremasi Hidup-hidup

Penyandang Down Syndrome Diculik, Dimasukkan Peti Mati, dan Dikremasi Hidup-hidup

Global
Perempuan Berdaya: 5 Petarung Wanita dari Zaman Kuno yang Mengukir Sejarah

Perempuan Berdaya: 5 Petarung Wanita dari Zaman Kuno yang Mengukir Sejarah

Internasional
komentar
Close Ads X