[Biografi Tokoh Dunia] Mario Molina, Penyelamat Atmosfer dan Peraih Hadia Nobel

Kompas.com - 01/01/2021, 23:56 WIB
Profesor Institut Emeritus Mario Molina, pemimpin lingkungan dan peraih Nobel, meninggal pada usia 77 tahun. AFP PHOTO/JUAN BARRETOProfesor Institut Emeritus Mario Molina, pemimpin lingkungan dan peraih Nobel, meninggal pada usia 77 tahun.

KOMPAS.com - Sepanjang tahun 2020 lalu, sebagian besar orang diminta menghabiskan waktu untuk tetap di rumah karena bahaya virus Covid-19 yang mewabah di seluruh dunia.

Tapi kondisi berbeda dirasakan oleh mereka yang berjuang di garis terdepan. Mereka harus bekerja ekstra untuk mengendalikan virus corona yang bisa mengancam nyawa.

Jika tenaga kesehatan yang berjuang langsung dilapangan. Sejak awal virus corona merebak, para ilmuwan dunia bahu membahu bekerja di belakang layar. Mereka mempelajari sifat virus baru ini, hingga berupaya mencari penawarnya.

Ironisnya, tidak sedikit orang yang meremehkan pengetahuan mereka, dan mengacuhkan anjuran kesehatan yang disarankan untuk bisa mengendalikan pandemi.

Dr Mario Molina adalah salah satu ilmuwan yang dengan gigih menyerukan penggunaan masker wajah ketika pandemi Covid-19 mulai menyebar luas.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Jalur Lain yang Digunakan Virus Covid-19 untuk Masuki Sel Manusia

Dia terkejut saat mengetahui Presiden Meksiko Lopez Obrador dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menolak untuk memakai masker.

Dengan keras dia mengatakan bahwa pemerintah harus “memaksa penggunaan masker wajah, karena hanya dengan cara ini kita tahu bahwa penyebaran virus bisa dikendalikan.”

Molina mempertahankan pentingnya sains dalam pembuatan kebijakan hingga akhir.

Belum habis perjuangan melawan wabah pandemi, pemenang Hadiah Nobel itu tutup usia pada 7 Oktober 2020. Pria kelahiran Meksiko itu wafat di usia 77 tahun akibat serangan jantung.

Meski demikian, sumbangsihnya sebagai ilmuwan patut terus diapresiasi dari generasi ke generasi. Udara bersih yang setidaknya masih bisa dihirup saat ini, merupakan salah satu keberhasilan dari penelitiannya.

Baca juga: Studi Ilmuwan AS: Obat Covid-19 Remdesivir Sukses Diuji Coba ke Monyet

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Berebut Loker Kabin Pesawat, Pria Ini Jambak Rambut dan Seret Seorang Wanita

Diduga Berebut Loker Kabin Pesawat, Pria Ini Jambak Rambut dan Seret Seorang Wanita

Global
Jerman Campur Penggunaan Vaksin Covid-19 AstraZeneca, Ganti Dosis Kedua dengan Jenis Lain

Jerman Campur Penggunaan Vaksin Covid-19 AstraZeneca, Ganti Dosis Kedua dengan Jenis Lain

Global
Pembunuh 51 Jemaah saat Shalat Jumat di Masjid Selandia Baru Minta Status Terorisnya Dikaji

Pembunuh 51 Jemaah saat Shalat Jumat di Masjid Selandia Baru Minta Status Terorisnya Dikaji

Global
Redakan Ketegangan di Ukraina, Biden Tawarkan Putin untuk Bertemu

Redakan Ketegangan di Ukraina, Biden Tawarkan Putin untuk Bertemu

Global
Khawatir Kontaminasi Radioaktif, Korsel Siap Lawan Keputusan Pembuangan Air dari Fukushima di Pengadilan Internasional

Khawatir Kontaminasi Radioaktif, Korsel Siap Lawan Keputusan Pembuangan Air dari Fukushima di Pengadilan Internasional

Global
Diduga Punya Efek Samping Serius, Vaksin AstraZeneca Dihentikan di Denmark

Diduga Punya Efek Samping Serius, Vaksin AstraZeneca Dihentikan di Denmark

Global
Penyandang Down Syndrome Diculik, Dimasukkan Peti Mati, dan Dikremasi Hidup-hidup

Penyandang Down Syndrome Diculik, Dimasukkan Peti Mati, dan Dikremasi Hidup-hidup

Global
Perempuan Berdaya: 5 Petarung Wanita dari Zaman Kuno yang Mengukir Sejarah

Perempuan Berdaya: 5 Petarung Wanita dari Zaman Kuno yang Mengukir Sejarah

Internasional
Setelah AS, Negara Sekutunya Bakal Meninggalkan Afghanistan

Setelah AS, Negara Sekutunya Bakal Meninggalkan Afghanistan

Global
Demi Kesejahteraan Hewan, Selandia Baru Larang Ekspor Hewan Ternak Hidup Lewat Laut

Demi Kesejahteraan Hewan, Selandia Baru Larang Ekspor Hewan Ternak Hidup Lewat Laut

Global
Berusia 88 Tahun, Dokter Ini Harus Terus Kerja karena 2 Anaknya Sudah Tua

Berusia 88 Tahun, Dokter Ini Harus Terus Kerja karena 2 Anaknya Sudah Tua

Global
Pemilik Kargo di Kapal Ever Given Akan Diminta Patungan Bayar Triliunan Ganti Rugi Terusan Suez

Pemilik Kargo di Kapal Ever Given Akan Diminta Patungan Bayar Triliunan Ganti Rugi Terusan Suez

Global
Bus di Mesir Terbalik dan Terbakar saat Berusaha Salib Truk, 20 Orang Tewas

Bus di Mesir Terbalik dan Terbakar saat Berusaha Salib Truk, 20 Orang Tewas

Global
Para Caleg India Gunakan Anjing Liar sebagai Papan Iklan Berjalan

Para Caleg India Gunakan Anjing Liar sebagai Papan Iklan Berjalan

Global
Spanyol Akan Membuka Kuburan Massal Berisi 33.000 Korban Perang Saudara

Spanyol Akan Membuka Kuburan Massal Berisi 33.000 Korban Perang Saudara

Global
komentar
Close Ads X