Perawat Senior Singapura Jadi Penerima Pertama Vaksin Covid-19

Kompas.com - 30/12/2020, 13:01 WIB
Suster Sarah Lim yang sehari-hari bekerja di National Centre for Infectious Diseases (NCID) menjadi penerima pertama vaksin Covid-19 di Singapura, Rabu pagi (30/12/2020) Ministry of Communications and InformationSuster Sarah Lim yang sehari-hari bekerja di National Centre for Infectious Diseases (NCID) menjadi penerima pertama vaksin Covid-19 di Singapura, Rabu pagi (30/12/2020)

SINGAPURA, KOMPAS.com – Seorang perawat senior mendapatkan kehormatan menjadi penerima pertama vaksin Covid-19 di Singapura.

Perawat bernama Sarah Lim yang sehari-hari bekerja di National Centre for Infectious Diseases (NCID), tempat mayoritas penderita virus corona dirawat, menerima suntikan vaksin buatan Pfizer-BioNTech pada Rabu pagi (30/12/2020).

Perawat berusia 46 tahun itu adalah salah satu yang berrtugas menyaring pasien yang diduga terjangkit Covid-19.

Baca juga: Nakes Singapura Akan Terima Vaksinasi Pertama Covid-19 pada 30 Desember

“Saya bersyukur dan berterimakasih menjadi yang pertama divaksinasi. Saya menganjurkan saudara-saudara juga agar ikut divaksin.” ucap Sarah kepada The Straits Times.

Dia melanjutkan suntikan vaksin tidaklah begitu sakit.

Sarah juga menambahkan dia memilih divaksin untuk melindungi orang-orang yang dicintainya, pasien, dan tentunya juga khalayak ramai.

Tercatat total hari ini ada 30 dokter, perawat, dan pegawai NCID yang disuntik vaksin yang tiba di Singapura, Senin pekan lalu (21/12/2020).

Baca juga: New Normal Singapura, Rumah Ibadah Siap Terima Maksimal 250 Jemaat

Petugas kesehatan tidak mengalami gangguan apapun dan diminta beristirahat 30 menit setelah menerima vaksin.

Sesuai dengan ketentuan, 30 orang ini akan menerima dosis kedua vaksin selang 21 hari kemudian yaitu pada 20 Januari.

Vaksin Covid-19 akan diberikan minggu depan awal Januari kepada nakes dan pegawai lainnya yang tersebar bekerja di puluhan rumah sakit pemerintah dan swasta di Singapura.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 88 Tahun, Dokter Ini Harus Terus Kerja karena 2 Anaknya Sudah Tua

Berusia 88 Tahun, Dokter Ini Harus Terus Kerja karena 2 Anaknya Sudah Tua

Global
Pemilik Kargo di Kapal Ever Given Akan Diminta Patungan Bayar Triliunan Ganti Rugi Terusan Suez

Pemilik Kargo di Kapal Ever Given Akan Diminta Patungan Bayar Triliunan Ganti Rugi Terusan Suez

Global
Bus di Mesir Terbalik dan Terbakar saat Berusaha Salib Truk, 20 Orang Tewas

Bus di Mesir Terbalik dan Terbakar saat Berusaha Salib Truk, 20 Orang Tewas

Global
Para Caleg India Gunakan Anjing Liar sebagai Papan Iklan Berjalan

Para Caleg India Gunakan Anjing Liar sebagai Papan Iklan Berjalan

Global
Spanyol Akan Membuka Kuburan Massal Berisi 33.000 Korban Perang Saudara

Spanyol Akan Membuka Kuburan Massal Berisi 33.000 Korban Perang Saudara

Global
Ever Given Masih Ditahan, Pemilik Kapal Berusaha Nego Harga Pembebasan dari Terusan Suez

Ever Given Masih Ditahan, Pemilik Kapal Berusaha Nego Harga Pembebasan dari Terusan Suez

Global
Identitas Polisi Penembak Daunte Wright Terungkap Bernama Kimberly Potter

Identitas Polisi Penembak Daunte Wright Terungkap Bernama Kimberly Potter

Global
Jepang: Penolakan Pembuangan Air Limbah PLTN Fukushima ke Laut Tidak Ilmiah

Jepang: Penolakan Pembuangan Air Limbah PLTN Fukushima ke Laut Tidak Ilmiah

Global
Pangeran Philip Meninggal, Meghan Markle Siap 'Maafkan' Kerajaan Inggris

Pangeran Philip Meninggal, Meghan Markle Siap "Maafkan" Kerajaan Inggris

Global
Wanita India Mengaku Bakal Dinikahi Pangeran Harry, Ingin Si Bangsawan Ditahan

Wanita India Mengaku Bakal Dinikahi Pangeran Harry, Ingin Si Bangsawan Ditahan

Global
Dilarang Akses Alquran, Alexei Navalny Bersumpah Tuntut Petugas Penjara

Dilarang Akses Alquran, Alexei Navalny Bersumpah Tuntut Petugas Penjara

Global
Gara-gara Curi 2 Kemeja, Pria Kulit Hitam Dipenjara 20 Tahun

Gara-gara Curi 2 Kemeja, Pria Kulit Hitam Dipenjara 20 Tahun

Global
NATO Minta Rusia Hentikan Eskalasi Militer di Ukraina untuk Cegah Konflik Meluas

NATO Minta Rusia Hentikan Eskalasi Militer di Ukraina untuk Cegah Konflik Meluas

Global
Dukungan Nyata untuk Taiwan, AS Kirim Delegasi Tak Resmi ke Taipei

Dukungan Nyata untuk Taiwan, AS Kirim Delegasi Tak Resmi ke Taipei

Global
China Beri Peringatan AS: Jangan Main Api soal Taiwan

China Beri Peringatan AS: Jangan Main Api soal Taiwan

Global
komentar
Close Ads X