[VIDEO] Trump Tunjukkan Dirinya dengan Hadiah Nobel Perdamaian Meski Tak Pernah Memenangkannya

Kompas.com - 30/12/2020, 10:50 WIB
Kampanye Trump dalam video yang diunggah presiden AS itu menunjukkan kiprah Trump dalam bidang perdamaian dengan gambar nobel perdamaian di sana. Screengrab Twitter @realDonaldTrumpKampanye Trump dalam video yang diunggah presiden AS itu menunjukkan kiprah Trump dalam bidang perdamaian dengan gambar nobel perdamaian di sana.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump merilis sebuah video di akun Twitter-nya yang menunjukkan dia dengan gambar Hadiah Nobel Perdamaian, padahal dia tidak pernah memenangkannya.

Melansir Stuff, video yang dirilis pada Selasa (29/12/2020) itu merupakan kampanye palsu yang diunggah akun resmi Donald Trump @realdonaldtrump.

Video itu menunjukkan Trump dengan berbagai momen kenegaraan baik di dalam maupun di luar Amerika, dipuja karena banyak 'kiprah' di berbagai bidang.

Hadiah Nobel Perdamaian muncul di bagia klip video yang menunjukkan Trump menjadi perantara dalam Abraham Accords antara Israel, Bahrain dan Uni Emirat Arab.

Baca juga: Presiden Trump Merasa Layak Mendapatkan Nobel Perdamaian

Selama video itu tidak ada percakapan, hanya berbagai 'kiprah' Trump di berbagai bidang seperti membantu para pekerja di Amerika, berkiprah dalam kebebasan, hukum dan ketertiban, keadilan, kekuatan militer dan perdamaian.

Sejauh ini, Trump terus-menerus membahas Hadiah Nobel Perdamaian. Dia bahkan secara keliru telah menyiratkan bahwa dia telah memenangkan penghargaan itu di berbagai kesempatan.

Mungkin, Trump memang pernah dinominasikan. Mengingat, anggota parlemen sayap kanan Norwegia dan Swedia mengatakan bahwa mereka mengajukan nama Trump dan pemerintah Jepang tahun lalu diminta oleh administrasi Trump untuk mencalonkan presiden AS itu.

Baca juga: Trump Sebut Vaksin Covid-19 Sebagai Keajaiban Natal

Selama kampanye pemilihan umum 2020, Trump sering merujuk pada Nobel, dan ketika berada di acara New Hampshire, dia bahkan mengatakan bahwa dia telah memenangkan hadiah itu dua kali.

 

Pada kesempatan ini, Trump mengklarifikasi pernyataannya tidak lama setelah itu, dengan mengatakan bahwa yang dia maksud adalah dirinya telah dinominasikan dan bukan memenangkan penghargaan.

Yayasan Nobel sendiri mengatakan sebanyak 318 orang dinominasikan untuk penghargaan itu pada tahun 2020.

Program Pangan PBB keluar sebagai pemenang, dan dianugerahi hadiah Nobel Perdamaian dengan nominal 1,7 juta dollar AS.

Baca juga: Bantu Jutaan Orang Kelaparan di Dunia, Program Pangan Dunia Raih Hadiah Nobel Perdamaian 2020


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Balas Dendam, Ukraina Usir Diplomat Rusia dari Kiev

Balas Dendam, Ukraina Usir Diplomat Rusia dari Kiev

Global
Pangeran Harry Jalani Karantina Covid-19 dan Diperkirakan Segera Pulang ke California

Pangeran Harry Jalani Karantina Covid-19 dan Diperkirakan Segera Pulang ke California

Global
NASA Berhasil Terbangkan Drone dari Mars untuk Pertama Kalinya di Dunia

NASA Berhasil Terbangkan Drone dari Mars untuk Pertama Kalinya di Dunia

Global
PM Inggris Berjanji Bakal Gagalkan Peluncuran European Super League

PM Inggris Berjanji Bakal Gagalkan Peluncuran European Super League

Global
ISIS Eksekusi Penganut Kristen Koptik Mesir sebagai Peringatan agar Tak Dukung Militer

ISIS Eksekusi Penganut Kristen Koptik Mesir sebagai Peringatan agar Tak Dukung Militer

Global
Mobilisasi Pasukan Rusia di Perbatasan Ukraina Terbesar sejak 2014

Mobilisasi Pasukan Rusia di Perbatasan Ukraina Terbesar sejak 2014

Global
Hakim Kasus Kematian George Floyd Pastikan Hukuman untuk Derek Chauvin 'Benar-benar Adil'

Hakim Kasus Kematian George Floyd Pastikan Hukuman untuk Derek Chauvin "Benar-benar Adil"

Global
Publik Inggris Ingin Pangeran William Jadi Raja setelah Ratu Elizabeth II

Publik Inggris Ingin Pangeran William Jadi Raja setelah Ratu Elizabeth II

Global
[POPULER GLOBAL] Video Guru Dikejutkan di Kelas Virtual | Gelandangan 4 Tahun Makan Sekali Sehari

[POPULER GLOBAL] Video Guru Dikejutkan di Kelas Virtual | Gelandangan 4 Tahun Makan Sekali Sehari

Global
Beli Apel di Toko Online, Pria Ini Kaget yang Datang Apple iPhone

Beli Apel di Toko Online, Pria Ini Kaget yang Datang Apple iPhone

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Ernesto Che Guevara, Simbol Pemberontakan Tanpa Akhir dari Amerika Latin

[Biografi Tokoh Dunia] Ernesto Che Guevara, Simbol Pemberontakan Tanpa Akhir dari Amerika Latin

Global
China Akan Umumkan Nama Wahana Penjelajah Mars Pertamanya

China Akan Umumkan Nama Wahana Penjelajah Mars Pertamanya

Global
Australia Akan Bangun Teleskop Radio Terbesar di Dunia

Australia Akan Bangun Teleskop Radio Terbesar di Dunia

Global
Kebun Ganja Terbesar Segera Dibuka di Australia, Bermodal Rp 4,5 Triliun

Kebun Ganja Terbesar Segera Dibuka di Australia, Bermodal Rp 4,5 Triliun

Global
Pakistan Rusuh, Partai Islam Bentrok dengan Kepolisian dan Lumpuhkan Negara

Pakistan Rusuh, Partai Islam Bentrok dengan Kepolisian dan Lumpuhkan Negara

Global
komentar
Close Ads X