Di-PHK karena Pandemi, Guru PAUD Menang Lotere Rp 3,5 Miliar

Kompas.com - 30/12/2020, 10:26 WIB
Ilustrasi Pemenang Lotere ThinkstockIlustrasi Pemenang Lotere

CHARLOTTE, KOMPAS.com – Seorang asal Amerika Serikat (AS) memenangi lotere senilai 250.000 dollar AS (Rp 3,5 miliar) setelah dipecat dari tempat kerjanya beberapa bulan lalu.

Pria bernama Joe Camp tersebut awalnya di-PHK sebagai guru pendidikan anak usia dini (PAUD) pada September karena pandemi virus corona.

Padahal, dia sudah mengabdi dan bekerja sebagai guru di PAUD tersebut selama sekitar 20 tahun.

Baca juga: Tiket Lotere Hilang dalam Pengiriman, Pria Ini Hampir Tak Dapat Hadiah

Tak berhenti di situ, duka kembali menyelimutinya karena sebulan kemudian, ayahnya meninggal dunia.

"Kejadian itu menempatkan saya di tempat yang gelap," kata Camp dalam rilis berita dari NC Lottery sebagaimana dilansir dari CNN, Sabtu (26/12/2020).

"Tapi aku punya banyak teman dan keluarga yang menyuruhku untuk tetap bertahan, tetap percaya pada diriku sendiri,” imbuhnya.

Baca juga: Super Beruntung, Habis Menang Lotere Rp 35 Miliar, Pria Ini Menang Lagi Rp 194 Miliar

Ketika dia merasa berada pada titik paling rendah dalam hidupnya, tiba-tiba saja Camp memenangi lotere Gold Rush.

Awalnya, dia membeli dua tiket lotere gosok pada Kamis (24/12/2020) di toko dalam stasiun pengisian bahan bakar dekat rumahnya di Charlotte, North Carolina, AS.

Saat menggosok tiket pertama, Camp tidak berhasil memenagi lotere tersebut. Namun, semua berubah ketika dia menggosok tiket lotere kedua yang dibelinya.

Baca juga: Kunjungi 40 Toko dalam 4 Jam, Pria Ini Akhirnya Menang Lotere Rp 73 Miliar

“Saya tidak menang pada (tiket lotere) yang pertama, jadi saya mencoba yang kedua. Saya menggaruknya, dan saya langsung berlutut,” tutur Camp.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ever Given Masih Ditahan, Pemilik Kapal Berusaha Nego Harga Pembebasan dari Terusan Suez

Ever Given Masih Ditahan, Pemilik Kapal Berusaha Nego Harga Pembebasan dari Terusan Suez

Global
Identitas Polisi Penembak Daunte Wright Terungkap Bernama Kimberly Potter

Identitas Polisi Penembak Daunte Wright Terungkap Bernama Kimberly Potter

Global
Jepang: Penolakan Pembuangan Air Limbah PLTN Fukushima ke Laut Tidak Ilmiah

Jepang: Penolakan Pembuangan Air Limbah PLTN Fukushima ke Laut Tidak Ilmiah

Global
Pangeran Philip Meninggal, Meghan Markle Siap 'Maafkan' Kerajaan Inggris

Pangeran Philip Meninggal, Meghan Markle Siap "Maafkan" Kerajaan Inggris

Global
Wanita India Mengaku Bakal Dinikahi Pangeran Harry, Ingin Si Bangsawan Ditahan

Wanita India Mengaku Bakal Dinikahi Pangeran Harry, Ingin Si Bangsawan Ditahan

Global
Dilarang Akses Alquran, Alexei Navalny Bersumpah Tuntut Petugas Penjara

Dilarang Akses Alquran, Alexei Navalny Bersumpah Tuntut Petugas Penjara

Global
Gara-gara Curi 2 Kemeja, Pria Kulit Hitam Dipenjara 20 Tahun

Gara-gara Curi 2 Kemeja, Pria Kulit Hitam Dipenjara 20 Tahun

Global
NATO Minta Rusia Hentikan Eskalasi Militer di Ukraina untuk Cegah Konflik Meluas

NATO Minta Rusia Hentikan Eskalasi Militer di Ukraina untuk Cegah Konflik Meluas

Global
Dukungan Nyata untuk Taiwan, AS Kirim Delegasi Tak Resmi ke Taipei

Dukungan Nyata untuk Taiwan, AS Kirim Delegasi Tak Resmi ke Taipei

Global
China Beri Peringatan AS: Jangan Main Api soal Taiwan

China Beri Peringatan AS: Jangan Main Api soal Taiwan

Global
6 Bukti Netizen Indonesia Tidak Sopan se-Asia Tenggara, Akun Luar pun Diserang

6 Bukti Netizen Indonesia Tidak Sopan se-Asia Tenggara, Akun Luar pun Diserang

Global
Lebih dari 500 Tentara AS Akan Ditempatkan secara Permanen di Jerman

Lebih dari 500 Tentara AS Akan Ditempatkan secara Permanen di Jerman

Global
Mengaku Sebagai Anak, Pria dan Wanita Rampok Pengemis Tua, Bawa Kabur Rp 17 Juta

Mengaku Sebagai Anak, Pria dan Wanita Rampok Pengemis Tua, Bawa Kabur Rp 17 Juta

Global
Demi Tekan Polusi Udara, Perancis Berencana Larang Penerbangan Jarak Pendek

Demi Tekan Polusi Udara, Perancis Berencana Larang Penerbangan Jarak Pendek

Global
Rusia Tuduh AS dan NATO Jadikan Ukraina 'Tong Mesiu'

Rusia Tuduh AS dan NATO Jadikan Ukraina "Tong Mesiu"

Global
komentar
Close Ads X