10 Orang Tewas dan Lainnya Hilang Diterjang Badai Salju di Pegunungan Alborz Iran

Kompas.com - 27/12/2020, 16:50 WIB
Mahasiswa Iran dari sekolah pendakian menggunakan kapak es dan sepatu dengan tapak bergerigi (crampon), mendaki air terjun beku di Desa Meygoon, 60 kilometer timur laut dari Ibu Kota Tehran di Pegunungan Alborz, 22 Januari 2016. AFP / ATTA KENAREMahasiswa Iran dari sekolah pendakian menggunakan kapak es dan sepatu dengan tapak bergerigi (crampon), mendaki air terjun beku di Desa Meygoon, 60 kilometer timur laut dari Ibu Kota Tehran di Pegunungan Alborz, 22 Januari 2016.

TEHERAN, KOMPAS.com - Sedikitnya 10 pendaki tewas dan beberapa lainnya hilang setelah badai memicu longsoran salju di pegunungan Alborz, di utara ibu kota Iran, Teheran.

Menurut laporan media pemerintah pada Sabtu (26/12/2020), beberapa pendaki masih belum ditemukan sejak Jumat (25/12/2020).

Jumlah orang yang dilaporkan hilang dalam pendakian di Alborz, meningkat ketika keluarga yang bersangkutan menghubungi pihak berwenang, kata televisi pemerintah.

Melansir dari The Guardian pada Minggu (27/12/2020), 9 orang tewas di gunung dan 1 meninggal di rumah sakit setelah diselamatkan, Mehdi Valipour, kepala operasi darurat di Bulan Sabit Merah Iran, seperti dikutip oleh penyiar pemerintah IRIB.

Baca juga: Seorang Pendaki Ditemukan Tewas Terjatuh Usai Unggah Foto di Tebing

Di antara mereka yang tewas adalah seorang aktivis politik, akademisi, dokter, dan instruktur pendaki gunung, seperti yang dikutip dari BBC pada Minggu (27/12/2020).

Bulan Sabit Merah telah mengerahkan 20 tim yang menyelamatkan 14 orang pendaki, kata BBC, dengan 7 pendaki masih belum ditemukan di 3 jalur populer, kata Valipour sebelumnya.

Pencarian pada Sabtu (26/12/2020) ditahan ketika malam telah tiba, tetapi akan dilanjutkan pada Minggu pagi (27/12/2020).

Baca juga: Kisah Misteri: Kematian Ganjil 9 Pendaki Dyatlov Pass

Seorang anggota tim Bulan Sabit Merah mengatakan misi penyelamatan memiliki tantangan besar karena cuaca buruk dan salju.

Televisi pemerintah menyiarkan rekaman operasi penyelamatan helikopter di puncak Tochal dan Kolakchal dari rantai pegunungan Alborz yang membentang di Teheran.

Saat itu, personel Bulan Sabit Merah membawa mayat di atas tandu di sepanjang lereng gunung bersalju.

Baca juga: Pendaki Temukan Tank Israel yang Kosong dan Penuh Amunisi di Dataran Tinggi Golan

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X