Panda Bernama Xin Xing Mati sebagai Pahlawan Setelah Melahirkan 36 Anak ke Dunia

Kompas.com - 27/12/2020, 16:05 WIB
Xin Xing, seekor panda raksasa ketika merayakan ulang tahun ke-48 di Kebun Binatang Chongqing, China. Dia mati di usia 38 tahun, atau 130 tahun umur manusia. New York Post and Geo TV via World of BuzzXin Xing, seekor panda raksasa ketika merayakan ulang tahun ke-48 di Kebun Binatang Chongqing, China. Dia mati di usia 38 tahun, atau 130 tahun umur manusia.

BEIJING, KOMPAS.com - Seekor panda bernama Xin Xing mati dalam usia 38 tahun, setara dengan 130 tahun umur manusia, dan diumumkan panda tertua di dunia.

Xin dilaporkan dianggap mati sebagai pahlawan di Kebun Binatang Chongqing, China, setelah melahirkan 36 ekor anak ke dunia.

Berdasarkan laman WeChat kebun binatang, Xin Xing disebut ibu pahlawan karena membantu melestarikan spesiesnya yang terancam punah.

Baca juga: [VIDEO] Panda Raksasa Berlatih Kung Fu dengan Manusia Salju di Kebun Binatang Moskwa

Kondisi si panda tertua di dunia mulai menurun pada Oktober, ketika para staf memerhatikannya mengalami penurunan nafsu makan.

Xin semakin mengkhawatirkan karena mengalami sesak napas, ketidakseimbangan, dan pembengkakan perut. Meski sudah mendapat perawatan, dia mati pada 8 Desember.

Dilansir World of Buzz Jumat (25/12/2020), dalam pemeriksaan post-mortem, terkuak bahwa Xin Xing meninggal karena kegagalan organ dalam.

Pada awal tahun ini, hewan itu mendapatkan "kado" berupa kue yang berisi makanan favoritnya, termasuk bambu dan buah, dalam perayaan ulang tahun ke-38.

Si pawang, Zhang Naicheng yang berumur 56 tahun mengatakan, dia sudah menganggap Xin sebagai keluarganya di mana mereka berdua menghabiskan waktu bersama.

"Saya ingin terus mengawasinya dan membantunya untuk hidup setidaknya hingga 40 tahun," kata Zhang saat perayaan ulang tahun Xin.

Saat itu, Zhang menuturkan bahwa impiannya adalah ingin memastikan Xin menyandang status sebagai panda tertua dunia dan menua bersamanya.

Sayangnya, mimpinya itu tak terwujud. Kebun binatang menyatakan kepergian Xin Xing membuat mereka semua sedih dan terpukul,

Kebun binatang menuturkan, sebanyak 36 ekor anak yang dilahirkan Xin membantu populasi panda yang kini dilaporkan tinggal 1.864 ekor di seluruh dunia.

Baca juga: Jarang Terjadi, 2 Panda Raksasa Terekam Kamera Berduaan di Siang Hari


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X