Kompas.com - 22/12/2020, 11:51 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump dilaporkan mengeluarkan perintah agar gedung pemerintah di masa depan dibangun "secara cantik".

Dia juga ingin pembangunannya menggunakan gaya klasik Greco-Roman. Kabar ini muncul jelang satu bulan sebelum dirinya lengser dari Gedung Putih.

Perintah eksekutif itu menghentikan rancangan awal yang sempat menuai kemarahan para arsitek, yang melarang konstruksi neo-klasik.

Baca juga: Dituduh Meretas Kantor Pemerintahan AS, China: Cuma Lelucon Trump

Sebaliknya, perintah itu menekankan agar pembangunan gedung pemerintahan harus mengedepankan "kecantikan" di setiap arsitekturnya.

Selain itu, Trump menyatakan bahwa pembangunan yang menggunakan gaya tradisional lain haruslah didukung, bukan malah ditenggelamkan.

Perintah presiden 74 tahun itu ditujukan kepada bangunan pemerintah yang dibangun setelah 1950-an, seperti dikutip AFP Selasa (22/12/2020).

Dalam keputusan eksekutifnya, dia menekankan ibu kota Washington DC kini bangunanya "sumbang", dan mengritik pemerintah sudah berhenti membuat gedung indah.

Keputusan itu di satu sisi disambut gembira para tradisionalis, yang menyukai bangunan bentuk kolom ikonik di seantero ibu kota.

Namun di sisi lain, Institut Arsitek Amerika dengan tegas menentang upaya presiden dari Partai Republik tersebut untuk mendirikan bangunan klasik.

"Setiap komunitas seharusnya mempunyai hak dan tanggung jawab untuk memutuskan desain arsitektur seperti apa yang pas di tempat mereka," kata CEO Robert Ivy.

Dia melanjutkan meski terkejut dengan keputusan yang dibuat Trump, Ivy lega karena mandat itu tak speerti yang dipikirkannya.

Sebelum menjadi presiden, Trump lebih dikenal sebagai taipan real estat, dengan bangunan miliknya berkonstruksi modern menggunakan kaca, baja, dan berlapis emas.

Baca juga: Trump Ingin Namanya Diabadikan Jadi Nama Bandara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.