Pembunuh Berantai "Twitter Killer" Ingin Menikah Dulu Sebelum Dieksekusi

Kompas.com - 20/12/2020, 14:50 WIB
Takahiro Shiraishi (tengah) terdakwa pembunuhan 9 orang yang dijuluki Twitter Killer, menutupi wajahnya saat dibawa ke pengadilan dari kantor polisi Tokyo, Jepang, 1 November 2017. STR/JIJI PRESS/AFPTakahiro Shiraishi (tengah) terdakwa pembunuhan 9 orang yang dijuluki Twitter Killer, menutupi wajahnya saat dibawa ke pengadilan dari kantor polisi Tokyo, Jepang, 1 November 2017.

Dia mengaku tidak keberatan dengan putusan itu karena sudah jelas.

Seraya menyuarakan kesiapannya menerima hukuman tersebut, ia melayangkan permintaan terakhir untuk menikah sebelum eksekusinya.

Baca juga: Pesan Rahasia Berusia 50 Tahun dari Pelaku Pembunuhan Berantai Terpecahkan, Ini Isinya

"Sekarang, aku ingin bertemu gadis biasa," kata Shiraishi dikutip dari AFP.

"Aku ingin menikah. Aku ingin menemukan seorang istri saat dipenjara."

Menurut pengacaranya, "Twitter Killer" seharusnya dihukum penjara bukan hukuman mati, karena para korbannya yang berusia 15-26 tahun sudah berencana bunuh diri dan setuju untuk dibunuh.

Namun hakim menolak argumen itu dan menjatuhkan hukuman mati atas kasus-kasus yang dilakukan "Twitter Killer" pada 2017.

Hakim berkata, kasus itu memicu kecemasan besar di masyarakat karena banyak yang memakai jejaring sosial.

Baca juga: Peter Sutcliffe Pembunuh Berantai Terkenal di Inggris Meninggal, Positif Covid-19

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengantin Wanita Meninggal karena Covid-19 Beberapa Jam Setelah Menikah

Pengantin Wanita Meninggal karena Covid-19 Beberapa Jam Setelah Menikah

Global
15 Anak Tewas dalam Pengeboman di Israel dan Gaza

15 Anak Tewas dalam Pengeboman di Israel dan Gaza

Global
Rusia Berduka atas Korban Penembakan di Sekolah Kazan

Rusia Berduka atas Korban Penembakan di Sekolah Kazan

Global
Panel Ahli Internasional Ajukan Rekomendasi untuk Akhiri Pandemi Covid-19

Panel Ahli Internasional Ajukan Rekomendasi untuk Akhiri Pandemi Covid-19

Global
Panel Ahli Internasional: Besarnya Bencana Pandemi Covid-19 Seharusnya Dapat Dicegah

Panel Ahli Internasional: Besarnya Bencana Pandemi Covid-19 Seharusnya Dapat Dicegah

Global
Rentetan Serangan Israel di Gaza hingga Tewasnya Komandan Senior Hamas

Rentetan Serangan Israel di Gaza hingga Tewasnya Komandan Senior Hamas

Global
Komandan Senior Hamas Bassem Issa dan Militan Lainnya Tewas dalam Serangan Roket Israel

Komandan Senior Hamas Bassem Issa dan Militan Lainnya Tewas dalam Serangan Roket Israel

Global
Mantan Presiden Iran Ahmadinejad Kembali Mencalonkan Diri dalam Pemilihan Presiden

Mantan Presiden Iran Ahmadinejad Kembali Mencalonkan Diri dalam Pemilihan Presiden

Global
POPULER GLOBAL: Pria dengan 16 Istri dan 151 Anak, Mengaku Tak Pernah Bekerja | Sinovac Disebut Sangat Efektif di Indonesia

POPULER GLOBAL: Pria dengan 16 Istri dan 151 Anak, Mengaku Tak Pernah Bekerja | Sinovac Disebut Sangat Efektif di Indonesia

Global
Terungkap Tradisi Perpeloncoan Brutal Militer Perancis, Pilot Tempur Diikat dengan Penutup di Tiang Sasaran Tembak

Terungkap Tradisi Perpeloncoan Brutal Militer Perancis, Pilot Tempur Diikat dengan Penutup di Tiang Sasaran Tembak

Global
Perempuan Berdaya: Ambisi Ratu Isabella I di Balik Runtuhnya Kerajaan Muslim di Spanyol

Perempuan Berdaya: Ambisi Ratu Isabella I di Balik Runtuhnya Kerajaan Muslim di Spanyol

Internasional
Pertempuran Meningkat, 40 Orang Tewas di Gaza dan Israel

Pertempuran Meningkat, 40 Orang Tewas di Gaza dan Israel

Global
Penemuan Jenazah di Sungai Gangga Timbulkan Pertanyaan Jumlah Kematian Covid-19 India

Penemuan Jenazah di Sungai Gangga Timbulkan Pertanyaan Jumlah Kematian Covid-19 India

Global
Menengok Corippo, Penampakan Desa Terkecil di Swiss

Menengok Corippo, Penampakan Desa Terkecil di Swiss

Internasional
Malaysia Laporkan Rekor Kematian Harian Covid-19 Berjumlah 39 Orang

Malaysia Laporkan Rekor Kematian Harian Covid-19 Berjumlah 39 Orang

Global
komentar
Close Ads X