Uni Eropa Ingatkan Tenggat Waktu Brexit, Inggris: Terserah

Kompas.com - 20/12/2020, 10:11 WIB
Kerugian ekonomi membayangi Inggris jika kesepakatan perdagangan bREXIT dengan Uni Eropa tidak tercapai sampai batas waktu yang ditentukan. 
DANIEL LEAL-OLIVASKerugian ekonomi membayangi Inggris jika kesepakatan perdagangan bREXIT dengan Uni Eropa tidak tercapai sampai batas waktu yang ditentukan.

LONDON, KOMPAS.com - Uni Eropa mengingatkan soal tenggat waktu kepada Inggris soal kesepakatan pasca-Brexit, Inggris memilih angkat bahu, "terserah".

Inggris menegaskan bahwa mereka lebih memilih meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan dagang daripada mengkompromikan kemerdekaan mereka di saat Brussel tidak memberi kabar kemajuan apa pun.

Melansir The New Daily, Minggu (20/12/2020) dalam waktu kurang dari 2 minggu, sebelum Inggris meninggalkan "orbitnya" di Uni Eropa (UE), kedua belah pihak menuntut satu sama lain untuk bergerak mencapai terobosan dan melindungi perdagangan senilai hampir 1 triliun dollar Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Nelayan Perancis Ancam Blokir Kapal Inggris jika Kesepakatan Brexit Buntu

"Kami perlu mendapatkan kesepakatan apa pun dengan benar dan berdasarkan persyaratan yang menghormati apa yang dipilih oleh orang Inggris," ungkap keterangan pemerintah Inggris.

“Sayangnya, UE masih berjuang untuk mendapatkan fleksibilitas yang dibutuhkan dari negara anggota dan terus mengajukan tuntutan yang tidak sesuai dengan kemerdekaan kami.”

Sejak Inggris meninggalkan UE pada Januari lalu, diskusi menjadi alot dan menemui kebuntuan pada 2 isu; pertama, soal hak penangkapan ikan di perairan Inggris yang menciptakan isu kedua yakni aturan main persaingan yang adil antara kedua belah pihak.

Baca juga: Brexit Terancam No Deal, Bagaimana Nasib ASEAN?

Hanya sedikit waktu yang tersisa. Baik Inggris maupun UE harus mendapatkan persetujuan apa pun dari parlemen mereka dengan kesimpulan yang diharapkan sudah ada sebelum Natal.

Negosiator dari Uni Eropa, Michel Barnier mengatakan pada Jumat bahwa "hanya beberapa jam" tersisa untuk mencapai kesepakatan perdagangan pasca-Brexit.

Barnier mengakui bahwa akan sulit bagi pihaknya untuk membalas jika Inggris menaikkan standar produksi demi memenangkan keunggulan kompetitif produknya. 

Baca juga: Siapa yang Rugi dari No Deal Brexit, Uni Eropa atau Inggris?

Atau, jika tiba-tiba Inggris memotong akses nelayan Eropa di perairannya di masa mendatang.

Untuk itu, Parlemen Eropa pada hari Sabtu mengulangi seruannya agar kesepakatan dicapai paling lambat akhir pekan ini, supaya ada waktu untuk meratifikasi kesepakatan dengan benar.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petani Kecil Lebanon Ramai-ramai Beralih Tanam Ganja di Tengah Krisis Ekonomi

Petani Kecil Lebanon Ramai-ramai Beralih Tanam Ganja di Tengah Krisis Ekonomi

Global
Pekerja Medis Jalankan Prosedur Suntik Pantat Sambil Sidang Virtual, Pasiennya Terekspos

Pekerja Medis Jalankan Prosedur Suntik Pantat Sambil Sidang Virtual, Pasiennya Terekspos

Global
Predator Seksual Dorong Istri ke Tebing Saat Bulan Madu di Bali

Predator Seksual Dorong Istri ke Tebing Saat Bulan Madu di Bali

Global
[Sejarah Islam] Perjalanan Unta dari Andalan Transportasi hingga Jadi Ikon Bangsa

[Sejarah Islam] Perjalanan Unta dari Andalan Transportasi hingga Jadi Ikon Bangsa

Global
139 Petugas Medis di Myanmar Hadapi Ancaman Penjara Junta Militer

139 Petugas Medis di Myanmar Hadapi Ancaman Penjara Junta Militer

Global
Nelayan Inggris Temukan Lobster Biru Langka, 1 dari 2 Juta Kemungkinan

Nelayan Inggris Temukan Lobster Biru Langka, 1 dari 2 Juta Kemungkinan

Global
Derek Chauvin Dijebloskan ke Sel Keamanan Maksimum, 23 Jam Diisolasi

Derek Chauvin Dijebloskan ke Sel Keamanan Maksimum, 23 Jam Diisolasi

Global
Kisah Gado-gado yang Jadi 'Raja Salad' di Ibu Kota Finlandia...

Kisah Gado-gado yang Jadi "Raja Salad" di Ibu Kota Finlandia...

Global
Masjid-masjid di Gaza Tutup untuk Shalat Tarawih, Ikuti Aturan Malam Covid-19

Masjid-masjid di Gaza Tutup untuk Shalat Tarawih, Ikuti Aturan Malam Covid-19

Global
Perbaiki Hubungan dengan AS, NATO Bakal Gelar Pertemuan Tingkat Tinggi

Perbaiki Hubungan dengan AS, NATO Bakal Gelar Pertemuan Tingkat Tinggi

Global
Ada Patung Wanita Menyusui Ibu Mertua, Taman di China Banjir Kritikan

Ada Patung Wanita Menyusui Ibu Mertua, Taman di China Banjir Kritikan

Global
Video Viral Pengemudi Tesla Marah-marah karena Rem Blong dan Hampir Tewas

Video Viral Pengemudi Tesla Marah-marah karena Rem Blong dan Hampir Tewas

Global
Penampakan 'Bayi Dinosaurus' Berlari di Halaman Rumah Tertangkap Kamera

Penampakan "Bayi Dinosaurus" Berlari di Halaman Rumah Tertangkap Kamera

Global
Ukur Kesehatan Tanah, Ilmuwan Akan Kubur Celana Dalam

Ukur Kesehatan Tanah, Ilmuwan Akan Kubur Celana Dalam

Global
Kisah Terlupakan 6 Orang China Saksi Hidup Titanic Dibuatkan Film Dokumenter

Kisah Terlupakan 6 Orang China Saksi Hidup Titanic Dibuatkan Film Dokumenter

Global
komentar
Close Ads X