Para Pemimpin Uni Eropa Cepat-cepat Tes Covid-19 Setelah Macron Positif Terinfeksi

Kompas.com - 18/12/2020, 14:45 WIB
Presiden Perancis Emmanuel Macron berbicara di depan duta besar negara sahabat di Istana Kepresidenan Elysee, Selasa (29/8/2017) AFP PHOTOPresiden Perancis Emmanuel Macron berbicara di depan duta besar negara sahabat di Istana Kepresidenan Elysee, Selasa (29/8/2017)

PARIS, KOMPAS.com - Para pemimpin negara Eropa berbondong-bondong tes Covid-19 setelah Presiden Perancis Emmanuel Macron dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona pada Kamis (17/12/2020).

“Diagnosis ini (positif Covid-19) dibuat setelah tes PCR yang dilakukan pada permulaan gejala pertama,” kata kantor Macron yang menolak memberikan rincian lebih lanjut tentang kondisinya atau gejala yang dia alami.

Seorang pejabat presiden hanya menggambarkan Macron lelah dan batuk.

Berbagai pertemuan antara pemimpin Perancis dan kepala pemerintahan Uni Eropa telah dilakukan dalam beberapa hari terakhir, salah satunya KTT Uni Eropa di Brussel pada yang dihadiri 27 pemimpin negara lainnya.

Baca juga: Setahun Setelah Kasus Covid-19 Pertama Muncul, Warga Wuhan Masih Dibayangi Stigma Negatif

Macron mengingatkan rekan-rekannya untuk melakukan tes Covid-19 serupa.

Pejabat kepresidenan mengatakan hampir pasti Macron terinfeksi Covid-19 di KTT mengingat waktu gejalanya tidak lama setelah menghadiri acara tersebut, seperti yang dilansir dari Reuters pada Jumat (18/12/2020).

Juru bicara pemerintah Gabriel Attal mengatakan Macron mendeteksi gejala pertama Covid-19 pada Rabu malam (16/12/2020), beberapa jam setelah memimpin rapat kabinet.

Dalam sebuah rekaman film saat KTT terlihat Macron menggunakan masker dan memberi salam kepada rekan-rekannya dengan kepalan tangan sesuai dengan protokol kesehatan virus corona.

Baca juga: Kisah Mantan Mafia Maniak Pembunuh yang Hidupnya Berakhir karena Covid-19

Kanselir Jerman Angela Merkel yang saat itu turut hadir dalam ruang pertemuan melakukan tes Covid-19 setelah KTT Uni Eropa dan hasilnya negatif.

Baru-baru ini, Macron makan siang dengan Presiden Dewan Eropa Charles Michel, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, dan kepala OECD Angel Gurria pada hari Senin.

Halaman:

Sumber REUTERS
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Wanita dengan Luka Bakar Parah akibat Zat Asam, Temukan Pasangan Hidup 13 Tahun Kemudian

Kisah Wanita dengan Luka Bakar Parah akibat Zat Asam, Temukan Pasangan Hidup 13 Tahun Kemudian

Global
'Ini Tidak Adil' Teriak Terdakwa Kerusuhan Gedung Capitol di Pengadilan

"Ini Tidak Adil" Teriak Terdakwa Kerusuhan Gedung Capitol di Pengadilan

Global
Muncul Virus Corona Jenis Rusia, Apa yang Bisa Diketahui soal Varian Itu?

Muncul Virus Corona Jenis Rusia, Apa yang Bisa Diketahui soal Varian Itu?

Global
WHO: Laporan Penyelidikan di Wuhan Siap Dirilis Pertengahan Maret

WHO: Laporan Penyelidikan di Wuhan Siap Dirilis Pertengahan Maret

Global
Myanmar Minta India Kembalikan 8 Polisi yang Mengungsi

Myanmar Minta India Kembalikan 8 Polisi yang Mengungsi

Global
Dalam Pertemuan dengan Paus Fransiskus, Ulama Terkemuka Syiah Irak Dukung Kristen dan Muslim Hidup Damai

Dalam Pertemuan dengan Paus Fransiskus, Ulama Terkemuka Syiah Irak Dukung Kristen dan Muslim Hidup Damai

Global
Sudah Berusia 100 Tahun, Pegawai McDonald's Ini Ogah untuk Pensiun

Sudah Berusia 100 Tahun, Pegawai McDonald's Ini Ogah untuk Pensiun

Global
Thailand dan Vietnam Bersiap Evakuasi Warga Negaranya dari Myanmar

Thailand dan Vietnam Bersiap Evakuasi Warga Negaranya dari Myanmar

Global
Ayah Ini Rekam Ucapan Selamat Tinggal ke Keluarga sebelum Meninggal karena Covid-19

Ayah Ini Rekam Ucapan Selamat Tinggal ke Keluarga sebelum Meninggal karena Covid-19

Global
Kandang Serigala Ternyata Isinya Anjing, Kebun Binatang China Ini Jadi Sorotan

Kandang Serigala Ternyata Isinya Anjing, Kebun Binatang China Ini Jadi Sorotan

Global
Puluhan Polisi Myanmar Kabur ke India Menentang Perintah Tembaki Masyarakat Sipil

Puluhan Polisi Myanmar Kabur ke India Menentang Perintah Tembaki Masyarakat Sipil

Global
Paus Fransiskus Bertemu Ulama Syiah Irak Ayatollah Ali Sistani

Paus Fransiskus Bertemu Ulama Syiah Irak Ayatollah Ali Sistani

Global
WHO Dorong Pembebasan Sementara Hak Paten Vaksin Covid-19 di Masa Krisis

WHO Dorong Pembebasan Sementara Hak Paten Vaksin Covid-19 di Masa Krisis

Global
Beredar Video Aparat Myanmar Paksa Paramedis Berlutut sebelum Dipukuli

Beredar Video Aparat Myanmar Paksa Paramedis Berlutut sebelum Dipukuli

Global
Pesawat Penumpang Iran Dibajak, Coba Alihkan Penerbangan ke Pantai Selatan Teluk Persia

Pesawat Penumpang Iran Dibajak, Coba Alihkan Penerbangan ke Pantai Selatan Teluk Persia

Global
komentar
Close Ads X