Presiden Putin: Alexei Navalny Akan Mati, Jika Rusia Dalang yang Meracuninya

Kompas.com - 17/12/2020, 20:34 WIB
Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny bersama istrinya, Yulia Navalnaya, dan tim medis berpose di Rumah Sakit Charite, Berlin, jerman. Navalny dilaporkan berniat kembali ke Rusia setelah pada 20 Agustus lalu, dia diduga diracun dengan racun saraf Novichok. Instagram/@Navalny via BBCPemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny bersama istrinya, Yulia Navalnaya, dan tim medis berpose di Rumah Sakit Charite, Berlin, jerman. Navalny dilaporkan berniat kembali ke Rusia setelah pada 20 Agustus lalu, dia diduga diracun dengan racun saraf Novichok.

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (17/12/2020) menolak laporan bahwa dinas keamanan Rusia pelaku di balik kejadian keracunan Alexei Navalny.

Putin membantah dengan mengatakan bahwa jika Rusia dengan sengaja meracun, maka pemimpin oposisi itu tidak akan selamat, seperti yang dilansir dari AFP pada Kamis (17/12/2020).

Navalny (44 tahun) jatuh sakit parah selama penerbangan dari Siberia ke Moskwa pada Agustus dan dirawat di rumah sakit di kota Omsk Rusia, sebelum diterbangkan ke Berlin dengan pesawat medis.

Baca juga: Facebook: Ada Kampanye Sesat Rusia Targetkan Afrika dan Timur Tengah

Para ahli dari beberapa negara Barat menyimpulkan bahwa kritikus Kremlin itu diracuni dengan agen saraf Novichok era Soviet, sebuah klaim yang berulang kali dibantah Moskwa.

Sebuah laporan media bersama pada pekan ini mengungkapkan nama dan foto ahli senjata kimia dari Dinas Keamanan Federal (FSB) Rusia yang telah membuntuti Navalny selama bertahun-tahun.

Baca juga: [VIDEO] Momen Terduga Agen Rahasia Rusia Ini Tutup Pintu Saat Didatangi Jurnalis CNN

Berbicara kepada wartawan pada konferensi pers akhir tahun rutinnya, Putin menggambarkan laporan itu sebagai "legalisasi materi dari layanan khusus Amerika" dan menambahkan bahwa kritikus Kremlin "mendapat dukungan mereka".

Pemimpin Rusia itu mengatakan bahwa jika Navalny didukung oleh layanan khusus AS, maka tentu saja Rusia harus membuntutinya.

"Tapi ini sama sekali tidak berarti bahwa dia (FSB) perlu meracuninya. Siapa yang membutuhkannya?" Kata Putin.

Baca juga: Begini Cara Tim Investigasi Lacak Keterlibatan FSB Rusia yang Lukai Alexey Navalny, Lawan Politik Putin

Jika dinas khusus Rusia ingin meracuni Navalny, "mereka akan menghabisinya sampai akhir," katanya.

Laporan bersama tentang Navalny yang dipimpin oleh situs investigasi, Bellingcat, mengatakan bahwa agen FSB telah membayangi pemimpin oposisi secara teratur sejak 2017.

Bellingcat mengatakan telah membuat kesimpulan berdasarkan volume data, termasuk log telepon dan catatan perjalanan.

Baca juga: Pemimpin Oposisi Rusia Yakin Putin Tahu Operasi Meracuninya

Laporan bersama dengan CNN, Der Spiegel dan outlet Rusia, The Insider, tidak terjalin kontak langsung antara pemimpin oposisi berusia 44 tahun itu dan agen yang disebutkan.

Sebagai tanggapan atas keracunan tersebut, Uni Eropa telah memberlakukan larangan masuk dan membekukan rekening bank 6 orang yang diduga bertanggung jawab, termasuk kepala FSB Alexander Bortnikov.

Navalny mengatakan dia akan kembali ke Rusia setelah dia pulih sepenuhnya di Jerman.

Baca juga: Mata-mata Rusia Sudah Lama Buntuti Pimpinan Oposisi Alexey Navalny Sebelum Diracun


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hormati Orang yang Puasa, Satpam Ini Balik Badan Saat Makan

Hormati Orang yang Puasa, Satpam Ini Balik Badan Saat Makan

Global
3 Negara Klub Pendiri ESL Kompak Lawan European Super League

3 Negara Klub Pendiri ESL Kompak Lawan European Super League

Global
Kasus Covid-19 Meningkat, Ibu Kota India Kembali Lockdown

Kasus Covid-19 Meningkat, Ibu Kota India Kembali Lockdown

Global
Rusia Akan Blokade Sebagian Laut Hitam, AS Kecam 'Eskalasi Tanpa Alasan'

Rusia Akan Blokade Sebagian Laut Hitam, AS Kecam "Eskalasi Tanpa Alasan"

Global
Balas Dendam, Ukraina Usir Diplomat Rusia dari Kiev

Balas Dendam, Ukraina Usir Diplomat Rusia dari Kiev

Global
Pangeran Harry Jalani Karantina Covid-19 dan Diperkirakan Segera Pulang ke California

Pangeran Harry Jalani Karantina Covid-19 dan Diperkirakan Segera Pulang ke California

Global
NASA Berhasil Terbangkan Drone dari Mars untuk Pertama Kalinya di Dunia

NASA Berhasil Terbangkan Drone dari Mars untuk Pertama Kalinya di Dunia

Global
PM Inggris Berjanji Bakal Gagalkan Peluncuran European Super League

PM Inggris Berjanji Bakal Gagalkan Peluncuran European Super League

Global
ISIS Eksekusi Penganut Kristen Koptik Mesir sebagai Peringatan agar Tak Dukung Militer

ISIS Eksekusi Penganut Kristen Koptik Mesir sebagai Peringatan agar Tak Dukung Militer

Global
Mobilisasi Pasukan Rusia di Perbatasan Ukraina Terbesar sejak 2014

Mobilisasi Pasukan Rusia di Perbatasan Ukraina Terbesar sejak 2014

Global
Hakim Kasus Kematian George Floyd Pastikan Hukuman untuk Derek Chauvin 'Benar-benar Adil'

Hakim Kasus Kematian George Floyd Pastikan Hukuman untuk Derek Chauvin "Benar-benar Adil"

Global
Publik Inggris Ingin Pangeran William Jadi Raja Setelah Ratu Elizabeth II

Publik Inggris Ingin Pangeran William Jadi Raja Setelah Ratu Elizabeth II

Global
[POPULER GLOBAL] Video Guru Dikejutkan di Kelas Virtual | Gelandangan 4 Tahun Makan Sekali Sehari

[POPULER GLOBAL] Video Guru Dikejutkan di Kelas Virtual | Gelandangan 4 Tahun Makan Sekali Sehari

Global
Beli Apel di Toko Online, Pria Ini Kaget yang Datang Apple iPhone

Beli Apel di Toko Online, Pria Ini Kaget yang Datang Apple iPhone

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Ernesto Che Guevara, Simbol Pemberontakan Tanpa Akhir dari Amerika Latin

[Biografi Tokoh Dunia] Ernesto Che Guevara, Simbol Pemberontakan Tanpa Akhir dari Amerika Latin

Global
komentar
Close Ads X