Putra Mahkota Abu Dhabi Kunjungi Presiden Mesir Bahas Kesepakatan dengan Israel

Kompas.com - 17/12/2020, 14:55 WIB
Presiden Mesir Abdel Fattah El Sisi bersama Putra Mahkota Abu Dhabi UEA, Mohammen bin Zayed, Rabu (16/12/2020) di Kairo, Mesir. Twitter @MohamedBinZayedPresiden Mesir Abdel Fattah El Sisi bersama Putra Mahkota Abu Dhabi UEA, Mohammen bin Zayed, Rabu (16/12/2020) di Kairo, Mesir.

KAIRO, KOMPAS.com - Presiden Mesir Abdel Fattah El Sisi pada Rabu (16/12/2020) dikabarkan melakukan pertemuan dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab ( UEA) Mohammed bin Zayed.

Melansir Arab News, pertemuan itu mendiskusikan kesepakatan negara mereka dengan Israel, keamanan di Timur Tengah, tentang energi dan bagaimana masing-masing negara mengatasi wabah virus corona.

Selama kunjungan Syekh Mohammed bin Zayed ke Kairo, dikatakan bahwa UEA akan bergabung dengan Forum Gas Mediterania Timur.

Baca juga: Perancis Berniat Selidiki Putra Mahkota Abu Dhabi atas Tuduhan Penyiksaan

Forum itu telah didirikan pada September lalu dan mencakup beberapa negara seperti Mesir, Israel, Yunani, Siprus, Italia dan Yordania.

Tujuan forum itu mempromosikan ekspor gas alam dan sekaligus kecaman luas terhadap upaya Turki yang mengeksplorasi sumber daya energi di wilayah tersebut.

Pertemuan itu memberikan status formal kepada kelompok yang berupaya mempromosikan ekspor gas alam dari Mediterania Timur.

Baca juga: UEA Kecam Pembunuhan terhadap Ilmuwan Nuklir Top Iran, Minta Semua Pihak Tahan Diri

Presiden Mesir El Sisi mengatakan bahwa peran UEA dalam forum tersebut akan "memberikan kepentingan strategis dan memperkuat kerja sama" antar-negara, seperti dikutip kantor berita negara UEA, WAM.

Sisi juga menekankan komitmen Mesir terhadap keamanan Teluk "sebagai perpanjangan dari keamanan nasional Mesir dan menolak tindakan apa pun yang berusaha mengganggu."

Baik Mesir dan UEA sama-sama membahas perjanjian mereka baru-baru ini dengan Israel dan sejumlah negara Arab termasuk Bahrain dan Sudan.

Baca juga: Dianggap Berbahaya, Senator AS Akan Hentikan Niat Trump Jual Senjata Senilai Miliaran Dollar ke UEA

Menurut kedua negara itu, perjanjian mereka dengan Israel dalam bingkai Abraham Accord membantu mereka mencapai "stabilitas dan keamanan regional dan global".

Perjanjian mereka dengan Israel juga mampu mengarah ke arah baru hubungan antara negara di kawasan, baik dalam pembangunan, konstruksi dan kemakmuran.


Sumber Arab News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Calon Direktur CIA Sebut Kunci Keamanan Nasional AS Adalah Perlawanan terhadap China

Calon Direktur CIA Sebut Kunci Keamanan Nasional AS Adalah Perlawanan terhadap China

Global
Ternyata Ini Motif Hacker Korea Utara Retas Data Vaksin Covid-19 Pfizer

Ternyata Ini Motif Hacker Korea Utara Retas Data Vaksin Covid-19 Pfizer

Global
2 Pilot dan Pejabat Maskapai Turki Terancam Penjara, Dituduh Mambantu Pelarian Mantan Bos Nissan

2 Pilot dan Pejabat Maskapai Turki Terancam Penjara, Dituduh Mambantu Pelarian Mantan Bos Nissan

Global
Biden Akan Bagi 25 Juta Masker Gratis untuk Populasi Rentan AS

Biden Akan Bagi 25 Juta Masker Gratis untuk Populasi Rentan AS

Global
PBB Tekan Negara Teluk Beri Bantuan Rp 50 Triliun Lebih untuk Kelaparan Skala Besar di Yaman

PBB Tekan Negara Teluk Beri Bantuan Rp 50 Triliun Lebih untuk Kelaparan Skala Besar di Yaman

Global
Dokumen 'Sangat Rahasia' Ungkap Detail Keterlibatan Putra Mahkota Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi

Dokumen "Sangat Rahasia" Ungkap Detail Keterlibatan Putra Mahkota Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi

Global
Joe Biden Akan Segera Berbicara dengan Raja Salman dan Rilis Laporan Intelijen Pembunuhan Khashoggi

Joe Biden Akan Segera Berbicara dengan Raja Salman dan Rilis Laporan Intelijen Pembunuhan Khashoggi

Global
Warga Singapura Mengaku Siksa dan Bunuh Asisten Rumah Tangganya

Warga Singapura Mengaku Siksa dan Bunuh Asisten Rumah Tangganya

Global
[POPULER GLOBAL] Media Asing Sorot Indonesia Sasaran Baru Amuk Massa Myanmar | Tak Peduli Sekitar Sepasang Sejoli Berhubungan Seks di Taman Kota

[POPULER GLOBAL] Media Asing Sorot Indonesia Sasaran Baru Amuk Massa Myanmar | Tak Peduli Sekitar Sepasang Sejoli Berhubungan Seks di Taman Kota

Global
Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Global
Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

Global
Pasangan Ini Berhubungan Seks di Taman Umum, Tak Peduli meski Ada Anak-anak

Pasangan Ini Berhubungan Seks di Taman Umum, Tak Peduli meski Ada Anak-anak

Global
Menlu dari Junta Militer Myanmar Berdiskusi dengan Thailand dan Indonesia

Menlu dari Junta Militer Myanmar Berdiskusi dengan Thailand dan Indonesia

Global
Tato Wajah Aung San Suu Kyi Jadi Tren Atribut Massa Anti-Kudeta Militer Myanmar

Tato Wajah Aung San Suu Kyi Jadi Tren Atribut Massa Anti-Kudeta Militer Myanmar

Global
Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang, Pukulan Telak bagi PM Muhyiddin Yassin

Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang, Pukulan Telak bagi PM Muhyiddin Yassin

Global
komentar
Close Ads X