Mulai Ada Harapan, Beberapa Negara Bagian AS Alami Penurunan Kasus Infeksi Baru Covid-19

Kompas.com - 17/12/2020, 10:25 WIB
Seorang perawat terdaftar bernama Shelly Girardin, kiri, diterangi oleh cahaya monitor komputer saat Dr. Shane Wilson memeriksa pasien Covid-19 Neva Azinger di dalam Scotland County Hospital di Memphis, AS. AP/Jeff RobersonSeorang perawat terdaftar bernama Shelly Girardin, kiri, diterangi oleh cahaya monitor komputer saat Dr. Shane Wilson memeriksa pasien Covid-19 Neva Azinger di dalam Scotland County Hospital di Memphis, AS.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Setelah beberapa rumah sakit sempat kolaps karena kewalahan dalam mengurus jumlah pasien infeksi dan meninggal akibat Covid-19, beberapa negara bagian di wilayah Midwest, AS mulai menunjukkan harapan.

Melansir Associated Press (AP), Rabu (16/12/2020) meski demikian, tanda-tanda perbaikan diimbangi oleh peningkatan penyebaran virus di tempat lainnya.

Di California, para pejabat bergegas mendistribusikan kantong jenazah karena infeksi meningkat dengan sangat mengkhawatirkan.

Baca juga: Kematian karena Covid-19 Melonjak, California Siapkan 5.000 Kantong Jenazah

Negara-negara bagian termasuk Iowa, Michigan, Minnesota dan Nebraska juga telah mengalami penurunan angka infeksi penularan Covid-19 dalam 2 pekan terakhir.

Semua itu, bagaimanapun tetap dalam tingkat kewaspadaan karena angka kematian yang disebabkan oleh Covid-19 sebelumnya sangat tinggi.

Dengan musim salju yang memaksa orang-orang untuk tetap berada di dalam rumah, di mana virus dapat menular dengan sangat cepat, tetap tidak bisa dijadikan jaminan menurut keterangan petugas kesehatan publik dan dokter.

Baca juga: Vaksin Corona Pfizer Besok Disuntik di AS, Begini Proses Distribusinya...

"Kami memang punya vaksin yang sedang didistribusikan tapi bukan berarti langsung mengubah semuanya seketika," ujar Dr James Lawler dari University of Nebraska Medical Center.

Namun, Dr Lawler tetap optimis terhadap angka-angka yang ada. Di Iowa misalnya, angka kasus infeksi virus baru harian dilaporkan menurun dalam 2 pekan terakhir.

Dari hampir 1.800 menjadi sekitar 1.250 kasus infeksi. Di Nebraska, dari sekitar 1.800-an per hari turun sedikit menjadi 1.300 kasus infeksi.

Baca juga: Muncul Rumor Trump Paksa Kepala BPOM-nya AS Setujui Vaksin Pfizer

"Sekarang saya sangat berharap," ujar Dr Stacey Marlow, seorang dokter unit gawat darurat di Rumah Sakit UnityPoint Allen di Waterloo, Iowa.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ever Given Masih Ditahan, Pemilik Kapal Berusaha Nego Harga Pembebasan dari Terusan Suez

Ever Given Masih Ditahan, Pemilik Kapal Berusaha Nego Harga Pembebasan dari Terusan Suez

Global
Identitas Polisi Penembak Daunte Wright Terungkap Bernama Kimberly Potter

Identitas Polisi Penembak Daunte Wright Terungkap Bernama Kimberly Potter

Global
Jepang: Penolakan Pembuangan Air Limbah PLTN Fukushima ke Laut Tidak Ilmiah

Jepang: Penolakan Pembuangan Air Limbah PLTN Fukushima ke Laut Tidak Ilmiah

Global
Pangeran Philip Meninggal, Meghan Markle Siap 'Maafkan' Kerajaan Inggris

Pangeran Philip Meninggal, Meghan Markle Siap "Maafkan" Kerajaan Inggris

Global
Wanita India Mengaku Bakal Dinikahi Pangeran Harry, Ingin Si Bangsawan Ditahan

Wanita India Mengaku Bakal Dinikahi Pangeran Harry, Ingin Si Bangsawan Ditahan

Global
Dilarang Akses Alquran, Alexei Navalny Bersumpah Tuntut Petugas Penjara

Dilarang Akses Alquran, Alexei Navalny Bersumpah Tuntut Petugas Penjara

Global
Gara-gara Curi 2 Kemeja, Pria Kulit Hitam Dipenjara 20 Tahun

Gara-gara Curi 2 Kemeja, Pria Kulit Hitam Dipenjara 20 Tahun

Global
NATO Minta Rusia Hentikan Eskalasi Militer di Ukraina untuk Cegah Konflik Meluas

NATO Minta Rusia Hentikan Eskalasi Militer di Ukraina untuk Cegah Konflik Meluas

Global
Dukungan Nyata untuk Taiwan, AS Kirim Delegasi Tak Resmi ke Taipei

Dukungan Nyata untuk Taiwan, AS Kirim Delegasi Tak Resmi ke Taipei

Global
China Beri Peringatan AS: Jangan Main Api soal Taiwan

China Beri Peringatan AS: Jangan Main Api soal Taiwan

Global
6 Bukti Netizen Indonesia Tidak Sopan se-Asia Tenggara, Akun Luar pun Diserang

6 Bukti Netizen Indonesia Tidak Sopan se-Asia Tenggara, Akun Luar pun Diserang

Global
Lebih dari 500 Tentara AS Akan Ditempatkan secara Permanen di Jerman

Lebih dari 500 Tentara AS Akan Ditempatkan secara Permanen di Jerman

Global
Mengaku Sebagai Anak, Pria dan Wanita Rampok Pengemis Tua, Bawa Kabur Rp 17 Juta

Mengaku Sebagai Anak, Pria dan Wanita Rampok Pengemis Tua, Bawa Kabur Rp 17 Juta

Global
Demi Tekan Polusi Udara, Perancis Berencana Larang Penerbangan Jarak Pendek

Demi Tekan Polusi Udara, Perancis Berencana Larang Penerbangan Jarak Pendek

Global
Rusia Tuduh AS dan NATO Jadikan Ukraina 'Tong Mesiu'

Rusia Tuduh AS dan NATO Jadikan Ukraina "Tong Mesiu"

Global
komentar
Close Ads X