Para Peneliti Vaksin Covid-19 Jadi Sasaran Serangan Siber

Kompas.com - 15/12/2020, 18:10 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19 (SHUTTERSTOCK/solarseven) Ilustrasi vaksin Covid-19

Serangan terus berlangsung

Kelompok APT dan peretas lainnya terus melancarkan serangan, ibaratnya terus menggedor "pintu" sistem TI perusahaan dan fasilitas penelitian. Tujuannya untuk menguji pertahanan sasaran.

Ini terjadi jauh sebelum Covid-19. Meski jarang diberitakan, serangan berlangsung terus melalui malware, virus, dan upaya lain untuk menembus pertahanan untuk melihat apa yang ada di dalamnya.

Apakah peneliti vaksin Covid-19 benar-benar menjadi sasaran, atau ini hanya salah tafsir tentang serangan oportunistik dan acak?

Pusat Keamanan Siber Australia (ACSC) menyatakan, fasilitas penelitian dan organisasi sektor kesehatan telah menjadi sasaran sebelum pandemi.

"ACSC memberikan nasihat teknis keamanan siber dan bimbingan kepada organisasi yang terlibat dalam penelitian vaksin COVID-19, distribusi manufaktur, dan manajemen rantai pasokan," kata ACSC.

Baca juga: Mulai Besok Warga Amerika Akan Disuntik Vaksin Covid-19 Pfizer

Sergei Shevchenko, kepala teknologi di perusahaan keamanan siber Australia Prevasio, mengatakan sulit untuk menentukan mana serangan yang ditargetkan dan mana serangan acak.

Banyak serangan yang terjadi secara otomatis. Artinya, begitu server sasaran nyala secara online, maka server itu langsung dibombardir.

"Ada sistem yang disiapkan secara otomatis memindai alamat server dan mengeksploitasinya," jelas Sergei.

Dia menambahkan, kelompok APT biasanya menggunakan bendera palsu untuk membingkai kelompok mereka dari kaitan dengan negara tertentu.

Kelompok Lazarus, misalnya, terkadang berpura-pura menjadi orang Rusia.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Bersedia Berbagi Vaksin Covid-19 dengan Korea Utara

AS Bersedia Berbagi Vaksin Covid-19 dengan Korea Utara

Global
Kecaman Indonesia terhadap Konflik Israel dan Palestina yang Memanas

Kecaman Indonesia terhadap Konflik Israel dan Palestina yang Memanas

Global
Lagi, Jenazah Diduga Korban Covid-19 Terdampar di Sungai Gangga India

Lagi, Jenazah Diduga Korban Covid-19 Terdampar di Sungai Gangga India

Global
Derita Warga Sipil Saat Bentrokan antara Israel dan Palestina Memanas

Derita Warga Sipil Saat Bentrokan antara Israel dan Palestina Memanas

Global
Israel Kerahkan 5.000 Tentara Cadangan di Tengah Konflik dengan Militan Gaza

Israel Kerahkan 5.000 Tentara Cadangan di Tengah Konflik dengan Militan Gaza

Global
35 Tewas dalam Serangan Udara Israel, Gaza Terancam Dilanda Perang

35 Tewas dalam Serangan Udara Israel, Gaza Terancam Dilanda Perang

Global
Menlu Negara-negara Arab Kutuk Keras Tindakan Israel terhadap Warga Palestina

Menlu Negara-negara Arab Kutuk Keras Tindakan Israel terhadap Warga Palestina

Global
Mesir Akhirnya Setuju Melebarkan Terusan Suez setelah Insiden Kapal Ever Given

Mesir Akhirnya Setuju Melebarkan Terusan Suez setelah Insiden Kapal Ever Given

Global
Sejak Senin, Milisi Jalur Gaza Tembakkan 1.000 Roket ke Israel

Sejak Senin, Milisi Jalur Gaza Tembakkan 1.000 Roket ke Israel

Global
Serangan Balasan, Hamas Luncurkan 130 Rudal ke Tel Aviv

Serangan Balasan, Hamas Luncurkan 130 Rudal ke Tel Aviv

Global
Perusahaan Global yang Sewa Kantor di Tanah Milik Militer Myanmar Berniat Pindah

Perusahaan Global yang Sewa Kantor di Tanah Milik Militer Myanmar Berniat Pindah

Global
Vaksin Covid-19 Sinovac Disebut Sangat Efektif di Indonesia, Bagaimana di Negara Lain?

Vaksin Covid-19 Sinovac Disebut Sangat Efektif di Indonesia, Bagaimana di Negara Lain?

Global
Jenderal Perancis Serukan Para Tentara Mengundurkan Diri atas Surat Perang Saudara

Jenderal Perancis Serukan Para Tentara Mengundurkan Diri atas Surat Perang Saudara

Global
Punya 16 Istri dan 151 Anak, Pria Ini Mengaku Tak Pernah Bekerja dan Diberi Uang Anak-anaknya

Punya 16 Istri dan 151 Anak, Pria Ini Mengaku Tak Pernah Bekerja dan Diberi Uang Anak-anaknya

Global
Jelang Idul Fitri, Jalur Gaza Dibombardir Israel, 26 Orang Tewas

Jelang Idul Fitri, Jalur Gaza Dibombardir Israel, 26 Orang Tewas

Global
komentar
Close Ads X