Korea Utara Dikabarkan Beli Vaksin Covid-19 Sputnik V dari Rusia

Kompas.com - 15/12/2020, 11:38 WIB
Seorang peneliti bekerja di dalam laboratorium di Institut Penelitian Gamaleya selama proses pengetesan dan produksi vaksin virus corona di Moskwa, Rusia, pada 6 Agustus 2020. Rusia mengklaim menjadi negara pertama yang menciptakan vaksin virus corona, dan diberi nama Sputnik V. THE RUSSIAN DIRECT INVESTMENT FUND/Handout via REUTERSSeorang peneliti bekerja di dalam laboratorium di Institut Penelitian Gamaleya selama proses pengetesan dan produksi vaksin virus corona di Moskwa, Rusia, pada 6 Agustus 2020. Rusia mengklaim menjadi negara pertama yang menciptakan vaksin virus corona, dan diberi nama Sputnik V.

KOMPAS.com – Korea Utara dikabarkan membeli vaksin Covid-19 dari Rusia, Sputnik V, dan peralatan diagnosis dari China termasuk termograf.

Kabar tersebut dilaporkan oleh media asal Jepang, Asahi, mengutip sumber dari intelijen Korea Selatan dan lingkaran pebisnis China pada Selasa (14/12/12020).

Kendati demikian, laporan tersebut tidak merinci berapa banyak dosis Sputnik V yang dibeli oleh Korea Utara sebagaimana dilansir dari TASS.

Baca juga: Vaksin Corona Sputnik V Mulai Disuntikkan di Rusia, Ribuan Orang Mendaftar

Sejumlah petinggi partai penguasa Korea Utara, Partai Buruh, akan langsung divaksinasi dengan vaksin virus corona dari Rusia tersebut.

Laporan tersebut juga tidak memerinci apakan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, akan diberi suntikan Sputnik V.

Seorang sumber mengatakan kepada Asahi bahwa Kim Jong Un akan divaksinasi dengan Sputnik V jika keamanannya benar-benar teruji.

Baca juga: Setelah Pfizer, Vaksin Covid-19 Sputnik V Milik Rusia Diklaim Efektif 95 Persen

Sementara itu, termograf yang dikabarkan juga dibeli Korea Utara akan dipasang di perbatasan antara negara tersebut dengan China.

Termograf tersebut merupakan persiapan yang dilakukan Korea Utara untuk melanjutkan aktivitas perdagangan dengan China.

Pasalnya, Korea Utara telah menutup perbatasannya dengan “Negeri Panda” semenjak Covid-19 merebak.

Baca juga: Usai Disuntik Vaksin Sputnik V, 3 Petugas Medis Rusia Baru Ketahuan Terinfeksi Covid-19

Hingga saat ini, Korea Utara mengeklaim bahwa tidak ada satu pun kasus Covid-19 di negara tersebut.

Sejak akhir Januari, otoritas Korea Utara telah menerapkan langkah-langkah ketat untuk mencegah penyebaran virus corona.

Langkah-langkah tersebut seperti menutup perbatasan, menutup sekolah, dan memberlakukan lockdown secara nasional.

Baca juga: Vaksin Corona Sputnik V Akan Diproduksi di Korea Selatan

Baca tentang

Sumber TASS
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X