Joe Biden Resmi Menang Pilpres AS, Semua Gugatan Trump Patah

Kompas.com - 15/12/2020, 06:52 WIB
Presiden terpilih Joe Biden berbicara pada hari Rabu, 25 November 2020, di Wilmington, Delaware, AS. AP/Carolyn KasterPresiden terpilih Joe Biden berbicara pada hari Rabu, 25 November 2020, di Wilmington, Delaware, AS.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Politisi Partai Demokrat Joe Biden pada Senin (14/12/2020) waktu Amerika Serikat, resmi ditunjuk sebagai presiden ke-46 AS oleh Dewan Elektoral atau Electoral College.

Dipastikannya Joe Biden resmi menang pilpres AS ini sekaligus mengakhiri upaya Trump untuk membalikkan hasil pemilu Amerika yang digelar pada 3 November lalu.

Joe Biden resmi menjadi presiden AS terjadi setelah California, negara bagian terpadat, menyerahkan 55 suara elektoral untuk Biden pada Senin sore.

Baca juga: Jelang Kemenangan Biden Disertifikasi, Trump Masih Ngotot Dia Menang

Dengan begitu, mantan wakil presiden Barack Obama tersebut melampaui minimal 270 suara elektoral untuk memenangi pemilu Amerika Serikat dan melenggang ke Gedung Putih.

Secara total pria berusia 78 tahun itu menggamit 306 suara elektoral, berbanding 232 suara yang diraup Trump.

Sebelumnya di hari itu juga negara-negara bagian kunci pilpres Amerika Serikat yang hendak dibatalkan hasilnya oleh Trump seperti Arizona, Georgia, Michigan, Nevada, Pennsylvania, dan Wisconsin, resmi menyerahkan suaranya untuk Biden.

Baca juga: Trump Tetap Bertekad Batalkan Kemenangan Biden di Pilpres AS

Setelah peresmian ini Joe Biden akan dilantik pada 20 Januari bersama wakilnya, Kamala Harris.

Dilansir dari Reuters, peresmian Dewan Elektoral biasanya hanya formalitas, tetapi di pilpres Amerika Serikat 2020 menjadi lebih krusial untuk mematahkan klaim tak berdasar Trump yang menuding adanya kecurangan.

Saat mulai menjabat sebagai presiden baru AS, Biden akan langsung menghadapi tugas-tugas berat seperti memerangi pandemi virus corona, menghidupkan kembali perekonomian AS, dan membangun lagi relasi yang rusak dengan para sekutu akibat kebijakan "America First" Trump.

Baca juga: Joe Biden dan Kamala Harris Jadi Person of the Year 2020 Majalah Time


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Joe Biden Tekankan ke Raja Salman Kerja Sama Bilateral Kuat dan Transparan

Joe Biden Tekankan ke Raja Salman Kerja Sama Bilateral Kuat dan Transparan

Global
Dipindah dari Penjara Moskwa, Dibawa ke Mana Alexei Navalny?

Dipindah dari Penjara Moskwa, Dibawa ke Mana Alexei Navalny?

Global
Gedung Capitol Kembali Terancam Pendukung Trump Ingin Ledakkan dan Bunuh Anggota Kongres

Gedung Capitol Kembali Terancam Pendukung Trump Ingin Ledakkan dan Bunuh Anggota Kongres

Global
Raja Yordania: Selama Covid 19, Terorisme dan Ekstremisme Kian Subur

Raja Yordania: Selama Covid 19, Terorisme dan Ekstremisme Kian Subur

Global
[POPULER GLOBAL] Dokumen 'Sangat Rahasia' Peran Putra Mahkota Arab Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi | Seorang Wanita Singapura Siksa dan Bunuh PRT

[POPULER GLOBAL] Dokumen "Sangat Rahasia" Peran Putra Mahkota Arab Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi | Seorang Wanita Singapura Siksa dan Bunuh PRT

Global
Survei Ketakutan Warga Amerika terhadap Risiko Kematian Covid-19 Menurun

Survei Ketakutan Warga Amerika terhadap Risiko Kematian Covid-19 Menurun

Global
5 Destinasi Wisata Thailand Masuk Kelompok Pertama Peneriman Program Vaksin Covid-19

5 Destinasi Wisata Thailand Masuk Kelompok Pertama Peneriman Program Vaksin Covid-19

Global
China Setujui Pemakaian Vaksin Sinopharm dan CanSino

China Setujui Pemakaian Vaksin Sinopharm dan CanSino

Global
China dan India Berebut Pengaruh Politik Lewat Diplomasi Vaksin Covid-19

China dan India Berebut Pengaruh Politik Lewat Diplomasi Vaksin Covid-19

Global
Media Asing Ramai Beritakan Hiu Berwajah Mirip Manusia di NTT

Media Asing Ramai Beritakan Hiu Berwajah Mirip Manusia di NTT

Global
Kisah Desa yang Dihuni 3.000 Janda, Para Suami Tewas Diterkam Harimau

Kisah Desa yang Dihuni 3.000 Janda, Para Suami Tewas Diterkam Harimau

Global
Duterte Sedih atas Baku Tembak Antar-anggota Aparat Penegak Hukum Filipina

Duterte Sedih atas Baku Tembak Antar-anggota Aparat Penegak Hukum Filipina

Global
Kisah Misteri: 8 Pendaki Dilaporkan Hilang, 'Dyatlov Pass' Semakin Misterius

Kisah Misteri: 8 Pendaki Dilaporkan Hilang, "Dyatlov Pass" Semakin Misterius

Global
Diisukan Meninggal, Menteri Ini Tiba-tiba Muncul dengan Napas Terengah-engah

Diisukan Meninggal, Menteri Ini Tiba-tiba Muncul dengan Napas Terengah-engah

Global
14 Jam Mengapung di Samudera Pasifik, Pelaut Setengah Baya Berhasil Selamat

14 Jam Mengapung di Samudera Pasifik, Pelaut Setengah Baya Berhasil Selamat

Global
komentar
Close Ads X