Kompas.com - 15/12/2020, 06:23 WIB
Ilustrasi hacker ShutterstockIlustrasi hacker

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (AS) menjadi lembaga pemerintah ketiga yang menjadi target peretasan setelah Kementerian Keuangan dan NTIA.

Administrasi Informasi dan Telekomunikasi Nasional (NTIA) yang dibawahkan Kementerian Perdagangan termasuk kelompok lembaga yang terlibat dalam upaya Presiden Donald Trump memblokir aplikasi TikTok dan WeChat.

Laporan diretasnya Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) diungkap oleh The Washington Post, mengutip keterangan seorang pejabat yang enggan disebut namanya.

Baca juga: E-mail Kemenkeu AS dan NTIA Dijebol Hacker lewat Microsoft Office

DHS adalah lembaga pemerintahan "Negeri Paman Sam" yang bertugas melindungi negara dari serangan offline ataupun online.

Dilansir dari pemberitaan AFP, pernyataan DHS pada Senin (14/12/2020) tidak mengonfirmasi laporan tersebut.

Mereka hanya berkata tahu adanya peretasan di pemerintah federal AS dan bekerja sama dengan para mitranya di sektor publik dan swasta untuk menanganinya.

Baca juga: Hacker Rusia Diduga Jadi Dalang Peretasan E-mail Kemenkeu AS dan NTIA

Badan Keamanan Infrastruktur dan Siber (CISA) yang berada dalam naungan DHS pada Minggu (13/12/2020) memerintahkan badan-badan pemerintahan untuk berhenti memakai produk IT SolarWinds.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X