Bom Era Perang Seberat 250 Kg Ditemukan Terkubur di Proyek Bandara Bangladesh

Kompas.com - 13/12/2020, 16:14 WIB
Anggota unit penjinak bom memeriksa sebuah bom era perang berbentuk silinder yang ditemukan terkubur di lokasi pembangunan Bandara Internasional Hazrat Shahjalal di Dhaka, ibu kota Bangladesh, pada 9 Desember 2020. Bom silinder itu berbobot sekitar 250 kg, menurut Inter Service Public Relations (ISPR). XINHUA/ISPRAnggota unit penjinak bom memeriksa sebuah bom era perang berbentuk silinder yang ditemukan terkubur di lokasi pembangunan Bandara Internasional Hazrat Shahjalal di Dhaka, ibu kota Bangladesh, pada 9 Desember 2020. Bom silinder itu berbobot sekitar 250 kg, menurut Inter Service Public Relations (ISPR).

DHAKA, KOMPAS.com - Sebuah bom era perang berbentuk silinder dengan bobot sekitar 250 kilogram ditemukan terkubur pada Rabu (9/12/2020), di lokasi pembangunan salah satu terminal Bandara Internasional Hazrat Shahjalal di Dhaka, ibu kota Bangladesh, menurut Inter Service Public Relations (ISPR).

ISPR, departemen di bawah Kementerian Pertahanan Bangladesh, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa para pekerja pertama kali menemukan bom general purpose berbentuk silinder itu pada kedalaman sekitar tiga meter di bawah tanah.

Dikutip Kompas.com dari Xinhua, para pekerja menemukannya saat melakukan penggalian di lokasi pembangunan terminal ketiga bandara utama Bangladesh sekitar pukul 09.00 waktu setempat.

Baca juga: Bom Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Jerman, 13.000 Warga Dievakuasi

Setelah menerima informasi temuan itu, sejumlah anggota unit penjinak bom dari Pangkalan Bangabandhu Angkatan Udara Bangladesh bergegas ke lokasi kejadian, dan menjinakkan bom tersebut lalu menghancurkannya.

ISPR mengatakan, para ahli mengidentifikasi bom itu sebagai bom udara.

Mereka berasumsi bom itu dijatuhkan sekitar tahun 1971, imbuh ISPR.

Baca juga: Bom Bunuh Diri di Dekat Kantor Badan Kontra-intelijen Rusia, 6 Orang Luka-luka


Sumber Xinhua
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksin Pfizer Kini Bisa Disimpan dalam Suhu Kulkas Biasa Saat Pengiriman

Vaksin Pfizer Kini Bisa Disimpan dalam Suhu Kulkas Biasa Saat Pengiriman

Global
Membedah Gurita Bisnis Anak Istri Petinggi Militer di Myanmar yang Menggiurkan

Membedah Gurita Bisnis Anak Istri Petinggi Militer di Myanmar yang Menggiurkan

Global
Kisah Durga Timsina Dipenjara 41 Tahun Tanpa Sidang, Dijebak Orang dan Namanya Salah Catat

Kisah Durga Timsina Dipenjara 41 Tahun Tanpa Sidang, Dijebak Orang dan Namanya Salah Catat

Global
Rilis Deklarasi Bersama soal Myanmar, FPCI Desak ASEAN dan DK PBB Bertindak

Rilis Deklarasi Bersama soal Myanmar, FPCI Desak ASEAN dan DK PBB Bertindak

Global
Militer Myanmar Minta Keluarga Bayar Rp 1,2 Juta jika Ingin Ambil Jenazah Kerabat yang Tewas

Militer Myanmar Minta Keluarga Bayar Rp 1,2 Juta jika Ingin Ambil Jenazah Kerabat yang Tewas

Global
Penembakan di Luar RS Paris, 1 Tewas 1 Luka Berat, Pelaku Kabur Naik Motor

Penembakan di Luar RS Paris, 1 Tewas 1 Luka Berat, Pelaku Kabur Naik Motor

Global
Takut Menyetir, Maling Ini Bayar Sopir untuk Bawa Mobil Curiannya

Takut Menyetir, Maling Ini Bayar Sopir untuk Bawa Mobil Curiannya

Global
Ratusan Ribu Ikut Festival Mandi di Sungai Gangga Meski Infeksi Covid-19 India Lampaui Brasil

Ratusan Ribu Ikut Festival Mandi di Sungai Gangga Meski Infeksi Covid-19 India Lampaui Brasil

Global
Masih Cinta, Gadis 29 Tahun Masukkan Nama Mantan ke Daftar Ahli Waris

Masih Cinta, Gadis 29 Tahun Masukkan Nama Mantan ke Daftar Ahli Waris

Global
Pekerja Asing di Singapura Masih Tertular Covid-19 Setelah Divaksin

Pekerja Asing di Singapura Masih Tertular Covid-19 Setelah Divaksin

Global
Ilmuwan Pentagon Klaim Punya Mikrochip dan Filter Darah untuk Atasi Covid-19

Ilmuwan Pentagon Klaim Punya Mikrochip dan Filter Darah untuk Atasi Covid-19

Global
Pasien ICU Covid-19 di Brasil Kini Didominasi Usia 40 ke Bawah

Pasien ICU Covid-19 di Brasil Kini Didominasi Usia 40 ke Bawah

Global
Jual Air Es di Atas Rp 3.500, 84 Warung dan Restoran Disidak Polisi

Jual Air Es di Atas Rp 3.500, 84 Warung dan Restoran Disidak Polisi

Global
Polisi Minneapolis Tembak Mati Pria Kulit Hitam, Picu Demo Rusuh Lagi

Polisi Minneapolis Tembak Mati Pria Kulit Hitam, Picu Demo Rusuh Lagi

Global
Tak Punya Gelar, Pangeran Harry Bakal Beda “Kostum” dengan Anggota Kerajaan Lainnya di Pemakaman Pangeran Philip

Tak Punya Gelar, Pangeran Harry Bakal Beda “Kostum” dengan Anggota Kerajaan Lainnya di Pemakaman Pangeran Philip

Global
komentar
Close Ads X