Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selama Karantina Covid-19 Banyak Penduduk Desa di Inggris Temukan Harta Karun Abad Pertengahan

Kompas.com - 13/12/2020, 15:06 WIB
Shintaloka Pradita Sicca

Penulis

Sumber CNN

LONDON, KOMPAS.com - Selama masa karantina Covid-19 penduduk desa di Inggris banyak yang tanpa sengaja menemukan harta karun abad pertengahan di halaman belakang rumahnya.

Melansir CNN pada Sabtu (12/12/2020), British Museum mengumumkan pada pekan ini bahwa terdapat lebih dari 47.000 objek yang ditemukan selama 2020 oleh warga.

Orang-orang biasa menemukan sebagian besar artefak bersejarah saat melintasi pedesaan menggunakan detektor logam, sebelum menambahkan atau memperbarui catatan melalui Skema Barang Antik Portabel museum.

British Museum mengatakan program Skema Barang Antik Portabel itu memperlihatkan adanya peningkatan temuan.

Baca juga: Warga Desa Miskin Panen Harta Karun di Pesisir Pantai Venezuela: Ini Agenda Tuhan

Jumlah temuan itu diperbarui oleh para warga yang menjadi penemu dengan mencatatkannya melalui catatan digital barang antik,

Sementara, itu terjadi saat Inggris berada dalam aturan lockdown penuh di tengah pandemi Covid-19 antara 22 Maret dan 13 Mei.

Berdasarkan database digital yang dikumpulkan terdapat catatan bahwa ada lebih dari 1,5 juta objek yang ditemukan sejak 1998 oleh masyarakat umum, bukan oleh arkeolog profesional.

"Sangat brilian melihat skema tumbuh semakin besar selama lockdown, berkat penemuan di taman dan pelaporan digital," kata Menteri Kebudayaan Inggris Caroline Dinenage, dalam rilis pers.

Baca juga: [UNIK GLOBAL] Israel Temukan Harta Karun 425 Koin Emas Peninggalan Dinasti Abbasiyah | Kisah 3 Rumah di Lokasi Tak Biasa

Kaya temuan

Daftar harta karun yang ditemukan di halaman belakang yang digali tahun ini, terdiri dari segel abad pertengahan ke-13, bertuliskan tulisan Latin, "David, utusan Tuhan, uskup St. Andrews."

Dan yang menonjol di antara penemuan-penemuan baru adalah 2 penimbunan koin.

Salah satu harta karun itu, ada yang berisi 50 koin emas murni Afrika Selatan, yang ditemukan di Milton Keynes, sebuah kota sekitar 50 mil (80,5 km) dari barat laut London.

Baca juga: Israel Temukan Harta Karun 425 Koin Emas di Bawah Tanah, Peninggalan Dinasti Abbasiyah

Masih menjadi misteri bagaimana koin-koin itu, yang dicetak pada 1970-an selama era apartheid Afrika Selatan, terkubur di halaman belakang di desa-desa di Inggris.

Penimbunan koin besar lainnya ditemukan berisi 63 koin emas dan satu koin perak yang menampilkan raja Edward IV dan Henry VIII, kemungkinan besar dikuburkan pada abad ke-16.

Itu termasuk koin dengan inisial beberapa istri Henry VIII, termasuk Catherine dari Aragon, Anne Boleyn dan Jane Seymour.

Baca juga: Temukan Harta Karun Rp 13 Miliar, Pria AS Akhiri Perburuan 10 Tahun

Hampir 500 tahun kemudian selama pandemi Covid-19, penduduk menemukan koin-koin itu kembali saat menyiangi kebun mereka.

Penemuan amatir lainnya selama pandemi Covid-19 adalah perlengkapan furnitur Romawi kuno yang terbuat dari tembaga, dan dengan jelas menampilkan wajah dewa Oceanus.

Artefak itu, ditemukan di Old Basing sekitar 50 mil (80,5 km) tenggara London, berasal dari abad ke-1.

Baca juga: Buku Harian Nazi Ungkap Lokasi Harta Karun Perang Dunia II, Terkubur di Bawah Istana

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber CNN
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Karena Biaya Tinggi, AS Hadapi Pilihan Sulit di Tengah Serangan Houthi

Karena Biaya Tinggi, AS Hadapi Pilihan Sulit di Tengah Serangan Houthi

Global
Rusia Jatuhkan 6 Drone Diduga Milik Ukraina, 4 di Antaranya Sasar Laut Hitam

Rusia Jatuhkan 6 Drone Diduga Milik Ukraina, 4 di Antaranya Sasar Laut Hitam

Global
Situs Arkeologi Afghanistan dari Tahun 1000 SM Dijarah di Bawah Pemerintahan Taliban

Situs Arkeologi Afghanistan dari Tahun 1000 SM Dijarah di Bawah Pemerintahan Taliban

Global
Sri Lanka Hapus Visa untuk Warga Rusia dan Ukraina, Ini Alasannya

Sri Lanka Hapus Visa untuk Warga Rusia dan Ukraina, Ini Alasannya

Global
Akankah Pendiri WikiLeaks Julian Assange Diekstradisi ke AS?

Akankah Pendiri WikiLeaks Julian Assange Diekstradisi ke AS?

Global
Kisah Hroza, Desa yang Dihuni Anak-anak Yatim Piatu Ukraina

Kisah Hroza, Desa yang Dihuni Anak-anak Yatim Piatu Ukraina

Global
Rangkuman Hari Ke-731 Serangan Rusia ke Ukraina: Demo Istri Tentara | Teka-teki Pembunuh Kuzminov

Rangkuman Hari Ke-731 Serangan Rusia ke Ukraina: Demo Istri Tentara | Teka-teki Pembunuh Kuzminov

Global
Jenazah Pemimpin Oposisi Rusia Alexei Navalny Diserahkan ke Ibunya

Jenazah Pemimpin Oposisi Rusia Alexei Navalny Diserahkan ke Ibunya

Global
[UNIK GLOBAL] Jutawan Makan dari Tempat Sampah | Ular Terbesar di Dunia

[UNIK GLOBAL] Jutawan Makan dari Tempat Sampah | Ular Terbesar di Dunia

Global
Berniat Gali Pondasi Rumah, Pria Ini Justru Temukan Bahan Peledak 500 Kg

Berniat Gali Pondasi Rumah, Pria Ini Justru Temukan Bahan Peledak 500 Kg

Global
Pertemuan Menhan Indonesia-Australia Bahas Pertahanan dan Sektor Lain

Pertemuan Menhan Indonesia-Australia Bahas Pertahanan dan Sektor Lain

Global
Presiden Ukraina Bersumpah Menang atas Rusia di Peringatan 2 Tahun Perang

Presiden Ukraina Bersumpah Menang atas Rusia di Peringatan 2 Tahun Perang

Global
Indonesia Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Pakci Utama kepada KSAD Italia

Indonesia Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Pakci Utama kepada KSAD Italia

Global
Polisi AS Tembak Mati Pria yang Pegang Garpu Plastik

Polisi AS Tembak Mati Pria yang Pegang Garpu Plastik

Global
Istri-istri Tentara Rusia Demo di Luar Kremlin, Polisi Tangkap 4 Orang

Istri-istri Tentara Rusia Demo di Luar Kremlin, Polisi Tangkap 4 Orang

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com