AS Jual Senjata Rp 14 Triliun kepada Maroko Sehari Setelah Normalisasi dengan Israel

Kompas.com - 13/12/2020, 07:58 WIB
Inilah RQ-4A Global Hawk. Drone pengintai militer Amerika Serikat yang dikabarkan dijatuhkan oleh Iran pada Rabu (19/6/2019). US Air Force via NewsweekInilah RQ-4A Global Hawk. Drone pengintai militer Amerika Serikat yang dikabarkan dijatuhkan oleh Iran pada Rabu (19/6/2019).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Administrasi pemerintahan Presiden Trump lakukan penjualan senjata 1 miliar dollar AS (Rp 14,1 triliun) kepada Maroko pada Jumat (11/12/2020), sehari setelah melakukan normalisasi diplomatik dengan Israel.

Mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya yang mengetahui kesepakatan itu, Reuters menyebutkan bahwa pemerintahan Trump telah mengirim pemberitahuan kepada Kongres tentang penjualan senjata yang diusulkan.

Proposal yang bernilai Rp 14,1 triliun tersebut mencakup 4 drone buatan Amerika Serikat, serta amunisi berpemandu presisi, kata sumber itu, seperti yang dilansir dari Al Jazeera pada Sabtu (12/12/2020). 

Baca juga: Iran Sebut Normalisasi Maroko-Israel sebagai Pengkhianatan terhadap Islam

Pemberitahuan Departemen Luar Negeri kepada Kongres tentang kesepakatan senjata yang diusulkan memulai pemrosesan formal penjualan, menurut laporan Bloomberg pada Jumat, mengutip dua sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Bloomberg juga melaporkan bahwa kesepakatan itu mencakup 4 drone dan amunisi berpemandu laser.

Baca juga: Maroko Sepakati Normalisasi dengan Israel, Trump: Sebuah Terobosan Besar

Kongres diberi tahu tentang kesepakatan senjata internasional utama dan diberi kesempatan untuk meninjaunya sebelum disetujui.

Di bawah undang-undang ekspor senjata Amerika Serikat, anggota Kongres dapat mencoba memblokir penjualan semacam itu dengan menawarkan resolusi ketidaksetujuan, tetapi sumber mengatakan penjualan senjata itu diharapkan terjadi.

Baca juga: Arab Saudi: Asalkan Kedaulatan Palestina Diberikan, Normalisasi dengan Israel dapat Terjadi

Kesepakatan senjata AS bernilai miliaran dolar baru-baru ini dengan UEA, yang terjadi setelah negara Teluk itu menandatangani kesepakatan normalisasi dengan Israel, secara luas dikecam oleh beberapa legislator AS yang mencoba memblokir penjualan tersebut.

Upaya itu gagal awal pekan ini di Senat AS.

Reuters pertama kali melaporkan kesepakatan penjualan senjata pada Kamis setelah Presiden AS Donald Trump memuji perjanjian normalisasi antara Maroko dan Israel.

Baca juga: Hubungan Kurdi Irak dengan Israel yang Bercerai setelah Kesepakatan Normalisasi

Normalisasi yang dikutuk oleh para pemimpin Palestina, dicapai setelah Washington mengakui klaim Maroko atas wilayah sengketa Sahara Barat.

Maroko adalah negara Arab keempat yang setuju untuk menormalisasi hubungan dengan Israel atas perintah pemerintahan Trump setelah Uni Emirat Arab, Bahrain dan Sudan.

Baca juga: Normalisasi Hubungan, Penerbangan Langsung Abu Dhabi-Tel Aviv Akan Dimulai 2021


Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X