Pengadilan Austria Batalkan Larangan Memakai Hijab di Sekolah Dasar

Kompas.com - 12/12/2020, 13:29 WIB
ilustrasi larangan penggunaan jilbab untuk siswi Muslim ABBAS MOMANIilustrasi larangan penggunaan jilbab untuk siswi Muslim

WINA, KOMPAS.com - Pengadilan konstitusional Austria membatalkan undang-undang yang melarang anak-anak sekolah dasar mengenakan penutup kepala agama tertentu.

Melansir BBC pada Sabtu (12/12/2020), undang-undang itu dinilai hanya menyasar hijab Islam dan melanggar hak kebebasan beragama.

Undang-undang tersebut disahkan pada pemerintahan koalisi sebelumnya saat Partai Rakyat konservatif bersekutu dengan Partai Kebebasan sayap kanan.

Pengadilan mengatakan undang-undang tersebut dapat memarjinalkan gadis Muslim.

Pengadilan menolak argumen pemerintah, larangan tersebut dapat melindungi anak perempuan dari tekanan sosial dari teman sekelas. Alasan pemerintah dinilai dapat menghukum orang yang salah.

Baca juga: Jalan-jalan Tak Pakai Jilbab, Wanita Iran Diludahi dan Dimaki Bapak-bapak

Dikatakan, jika perlu, negara perlu menyusun undang-undang untuk mencegah intimidasi dengan lebih baik atas dasar gender atau agama.

Undang-undang, yang mulai berlaku tahun lalu, melarang pemakaian pakaian keagamaan dengan penutup kepala untuk anak-anak hingga usia 10 tahun.

Meski tidak menyebutkan bahwa jilbab dilarang, tetapi pemerintah sendiri mengatakan bahwa penutup kepala yang dikenakan oleh anak laki-laki Sikh atau kopiah Yahudi tidak akan terpengaruh.

Pengadilan memutuskan bahwa larangan tersebut sebenarnya ditujukan untuk jilbab Muslim.

"Larangan selektif, berlaku secara eksklusif untuk siswi Muslim dan dengan demikian memisahkan mereka secara diskriminatif dari siswa lain," kata pemimpin pengadilan Christoph Grabenwarter.

Halaman:

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X