Kompas.com - 11/12/2020, 06:57 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Panel penasihat luar untuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat (AS) pada Kamis (10/12/2020) mendukung penggunaan darurat vaksin virus corona Pfizer.

FDA diharapkan mampu mengesahkan vaksin yang dikembangkan dengan mitra Jerman, BioNTech SE untuk penggunaan darurat di AS dalam beberapa hari.

Melansir France 24, Jumat (11/12/2020) panel memilih vaksin tersebut karena menilai manfaat yang diketahui lebih besar daripada risikonya bagi individu yang berusia 16 tahun ke atas.

Penyuntikan vaksin dapat dimulai dalam beberapa hari, tergantung pada seberapa cepat pihak FDA menyetujui.

Baca juga: Pemberian Dosis Kedua Vaksin Covid-19 Harus Tepat Waktu, Kenapa?

Pfizer meminta agar vaksin corona 2 dosis disetujui untuk disuntikkan pada individu yang berusia antara 16-85 tahun meski panel tersebut membahas apakah perlu anak usia 16 dan 17 diperlakukan serupa karena risiko terhadap individu tersebut terbilang rendah.

Pada akhirnya anak usia 16 dan 17 tahun pun akan diberi dosis serupa. FDA biasanya akan mengikuti saran dari panel ahli namun tidak terikat dalam implementasinya.

Adanya laporan reaksi alergi serius pada penerima vaksin Pfizer di Inggris juga memunculkan keprihatinan dan diskusi. 

Baca juga: China Beri Bantuan Vaksin Covid-19 tapi dengan Imbalan, Apakah Itu?

Karena peristiwa itu, Pfizer berencana memberikan sukarelawan yang menerima plasebo dalam ujii cobanya, sebuah pilihan untuk mendapatkan vaksin ketika memenuhi syarat di bawah rekomendasi yang ditetapkan oleh pejabat kesehatan negara bagian dan lokal.

Pada dokumen yang disiapkan FDA sebelumnya, tidak menunjukkan adanya masalah keamanan, membuat AS optimistis mengikuti otorisasi Inggris dan Kanada.

Pihak regulator kesehatan Inggris pada Rabu kemarin menyarankan beberapa orang dengan riwayat anafilaksis, reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh yang terkait dengan obat atau makanan, untuk menghindari penyuntikan vaksin corona.

Baca juga: Vaksin Pfizer Kemungkinan Akan Diberi Peringatan Alergi oleh AS

Komisari FDA Steven Hahn jelang pertemuan pada Kamis kemarin mengatakan bahwa badan pengawas itu telah meninjau secara cermat semua data tentang vaksin Pfizer termasuk kemungkinan reaksi alergi setelah peringatan Inggris.

Label vaksin akan mencakup informasi detail tentang siapa saja yang direkomendasikan dan tidak direkomendasikan untuk mendapatkan vaksin tersebut, jika disahkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Sumber France24
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa yang Dimaksud dengan Negara Federasi?

Apa yang Dimaksud dengan Negara Federasi?

Internasional
Amerika Serikat, Negara Paling Maju di Dunia

Amerika Serikat, Negara Paling Maju di Dunia

Internasional
Batas Negara Brunei Darussalam

Batas Negara Brunei Darussalam

Global
Tumpukan Senjata Api, Peluru, dan Amunisi Ditemukan di Dasar Sungai London

Tumpukan Senjata Api, Peluru, dan Amunisi Ditemukan di Dasar Sungai London

Global
Kisah Tragis “Hulk Brasil”, Bintang Tik Tok yang Suntik Tubuh dengan Minyak agar Punya Biseps

Kisah Tragis “Hulk Brasil”, Bintang Tik Tok yang Suntik Tubuh dengan Minyak agar Punya Biseps

Global
Komandan Senior Brigade Martir Al-Aqsa Palestina Tewas dalam Serangan Pasukan Israel di Tepi Barat

Komandan Senior Brigade Martir Al-Aqsa Palestina Tewas dalam Serangan Pasukan Israel di Tepi Barat

Global
Bangladesh Minta China Bantu Pemulangan Kembali Pengungsi Rohingya ke Myanmar

Bangladesh Minta China Bantu Pemulangan Kembali Pengungsi Rohingya ke Myanmar

Global
Proses Hukum Kasus Pembunuhan Gabby Petito Berlanjut, Keluarga Tuntut Rp 750 Miliar ke Polisi

Proses Hukum Kasus Pembunuhan Gabby Petito Berlanjut, Keluarga Tuntut Rp 750 Miliar ke Polisi

Global
James Marape Terpilih Lagi Jadi PM Papua Nugini

James Marape Terpilih Lagi Jadi PM Papua Nugini

Global
Perusahaan Kasur AS Buka Lowongan Tukang Tidur Profesional, ke Kantor Pakai Piyama, Deskjob hanya Tidur

Perusahaan Kasur AS Buka Lowongan Tukang Tidur Profesional, ke Kantor Pakai Piyama, Deskjob hanya Tidur

Global
Siapa Sebenarnya Sosok Monalisa, Fiksi atau Nyata?

Siapa Sebenarnya Sosok Monalisa, Fiksi atau Nyata?

Global
PBB Temukan Banyak Bukti Kejahatan Internasional di Myamar

PBB Temukan Banyak Bukti Kejahatan Internasional di Myamar

Global
Memasukan Vape ke Mulut Bayi, Orang Tua Dihujat Netizen

Memasukan Vape ke Mulut Bayi, Orang Tua Dihujat Netizen

Global
FBI Grebek Rumah Trump, Ini 7 Kasus Hukum yang Tengah Dihadapi Mantan Presiden AS

FBI Grebek Rumah Trump, Ini 7 Kasus Hukum yang Tengah Dihadapi Mantan Presiden AS

Global
Ukraina Gagalkan Rencana Pembunuhan Menteri Pertahanan dan Kepala Militer oleh Mata-mata Rusia

Ukraina Gagalkan Rencana Pembunuhan Menteri Pertahanan dan Kepala Militer oleh Mata-mata Rusia

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.