Bertengkar dengan Istri, Pria Italia Berjalan Setara Jakarta-Kendal

Kompas.com - 05/12/2020, 11:01 WIB
Ilustrasi berjalan kaki shutterstockIlustrasi berjalan kaki

MILAN, KOMPAS.com – Seorang pria di Italia bermaksud menenangkan diri dengan berjalan- jalan ke luar rumah setelah bertengkar dengan istrinya.

Namun, dia keterusan melakukan kegiatannya hingga di berjalan selama sepekan penuh dan sejauh 418 kilometer sebagaimana dilansir dari Oddity Central, Kamis (3/12/2020).

Jika diperbandingkan, jarak yang ditempuh pria tersebut hampir sama seperti menempuh perjalanan dari Jakarta menuju Kendal. Melalui Google Maps, jarak Jakarta-Kendal sekitar 417 kilometer via tol.

Awalnya, pria berusia 48 tahun dari Como, Milan, Italia, tersebut bertengkar hebat dengan istrinya pada suatu hari pada akhir Oktober.

Baca juga: Datang dalam Keadaan Duduk, Jenazah Pria Ini Ditolak di Pemakamannya

Setelah mengalami pertengkaran hebat, pria tersebut keluar rumah untuk berjalan-jalan demi menjernihkan pikirannya.

Sejak saat itu, dia tidak kembali ke rumahnya. Pria tersebut akhirnya dihentikan oleh mobil polisi di Gimarra, sebuah kota di tepi pantai, sekitar 418 kilometer dari rumahnya.

Polisi mulanya berpatroli di jalan-jalan Gimarra untuk memastikan bahwa para warga mematuhi jam malam yang ditetapkan pemerintah.

Baca juga: Pria di India Diarak Telanjang karena Tuduh Saudara-saudaranya Berbuat Kriminal di Facebook Live

Ketika mereka melihat seorang pria berjalan sendiri pukul 02.00 dini hari, polisi lantas menghampirinya.

Polisi lalu menanyakan beberapa pertanyaan kepada pria itu dan akhirnya membawanya ke kantor polisi setempat.

Tangkapan layar jarak yang ditempuh seorang pria di Italia setelah bertengkar dengan istrinya.Google Maps via Oddity Central Tangkapan layar jarak yang ditempuh seorang pria di Italia setelah bertengkar dengan istrinya.

Di kantor polisi itulah mereka mengidentifikasi pria tersebut dan mengetahui bahwa dia telah dilaporkan hilang oleh istrinya.

Baca juga: Dikira Rusa, Pria Ini Ditembak Mati Pemburu Lain

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duka Cita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin, Remaja Myanmar yang Ditembak Junta Militer

Duka Cita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin, Remaja Myanmar yang Ditembak Junta Militer

Global
Presiden Brasil Minta Rakyatnya Jangan Merengek soal Covid-19

Presiden Brasil Minta Rakyatnya Jangan Merengek soal Covid-19

Global
Perjalanan Bersejarah Paus Fransiskus ke Irak sebagai 'Peziarah Perdamaian'

Perjalanan Bersejarah Paus Fransiskus ke Irak sebagai "Peziarah Perdamaian"

Global
3 Gempa Guncang Pasifik, Peringatan Tsunami Muncul di Selandia Baru

3 Gempa Guncang Pasifik, Peringatan Tsunami Muncul di Selandia Baru

Global
[POPULER GLOBAL] Protes Kudeta Membesar Ingatkan Tragedi Indonesia 1998 | Ancaman Kematian Junta Militer di TikTok

[POPULER GLOBAL] Protes Kudeta Membesar Ingatkan Tragedi Indonesia 1998 | Ancaman Kematian Junta Militer di TikTok

Global
Kisah Misteri: Empat Bangkai Kapal Legendaris Terbesar yang Belum Ditemukan

Kisah Misteri: Empat Bangkai Kapal Legendaris Terbesar yang Belum Ditemukan

Internasional
20 Migran Tewas Dilempar ke Laut oleh Kelompok Penyelundup Manusia

20 Migran Tewas Dilempar ke Laut oleh Kelompok Penyelundup Manusia

Global
7 Orang Etnis Minoritas Hazara Diikat Lalu Ditembak Brutal di Afghanistan

7 Orang Etnis Minoritas Hazara Diikat Lalu Ditembak Brutal di Afghanistan

Global
Korban Tewas Demo Myanmar 54 Orang, Begini Respons PBB

Korban Tewas Demo Myanmar 54 Orang, Begini Respons PBB

Global
Pengadilan Turki Menolak Menambahkan Laporan AS dalam Persidangan Khashoggi

Pengadilan Turki Menolak Menambahkan Laporan AS dalam Persidangan Khashoggi

Global
Puluhan Garda Nasional AS di Gedung Capitol Jatuh Sakit Gara-gara Daging Mentah yang Disajikan

Puluhan Garda Nasional AS di Gedung Capitol Jatuh Sakit Gara-gara Daging Mentah yang Disajikan

Global
Ambergris Bisa Menguntungkan dan Legal? Ini Kumpulan Faktanya

Ambergris Bisa Menguntungkan dan Legal? Ini Kumpulan Faktanya

Internasional
Peringatan NATO: Uni Eropa Tak Bisa Bertahan jika Sendirian

Peringatan NATO: Uni Eropa Tak Bisa Bertahan jika Sendirian

Global
Bagaimana jika Tak Ada Perbedaan Waktu di Dunia? 2 Ilmuwan Ini Beberkan Penjelasannya

Bagaimana jika Tak Ada Perbedaan Waktu di Dunia? 2 Ilmuwan Ini Beberkan Penjelasannya

Internasional
China Wajibkan Pelancong Asing Tes Covid-19 dengan Swab Anal

China Wajibkan Pelancong Asing Tes Covid-19 dengan Swab Anal

Global
komentar
Close Ads X