Vaksin Covid-19 dari Moderna Diklaim Bisa Beri Kekebalan 3 Bulan

Kompas.com - 04/12/2020, 19:29 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan. SHUTTERSTOCK/PalSandIlustrasi vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan.

WASHINGTON. KOMPAS.com - Sebuah penelitian yang dirilis pada Kamis (3/12/20) menunjukan vaksin Covid-19 buatan Moderna membangun sistem kekebalan manusia, dan menghasilkan antibodi kuat setidaknya selama tiga bulan.

Vaksin Moderna sebelumnya disebut memiliki kemanjuran 94 persen.

Para peneliti di National Institute for Allergies and Infectious Diseases (NIAID), yang bersama-sama mengembangkan vaksin corona tersebut, mempelajari respons imun dari 34 peserta dewasa, tua dan muda, dari tahap uji klinis pertama.

Dalam tulisan di New England Journal of Medicine, mereka mengatakan sudah diduga bahwa antibodi yang menghentikan virus SARS-CoV-2 menyerang sel manusia akan sedikit menurun dari waktu ke waktu, tapi antibodi tetap meningkat pada semua peserta 3 bulan setelah vaksinasi penguat diberikan.

Baca juga: Facebook Akan Hapus Klaim Palsu soal Vaksin Covid-19

Vaksin virus corona yang disebut mRNA-1273 ini akan diberikan dalam dua suntikan dengan selang waktu 28 hari.

Jumlah antibodi Covid-19 pada subyek penelitian memudar dari waktu ke waktu. Namun hal itu dinilai tidak serta merta menimbulkan kekhawatiran.

Direktur NIAID Anthony Fauci dan para ahli lainnya mengatakan, sangat mungkin bahwa sistem kekebalan akan mengingat virus jika terpapar kembali nanti dan kemudian menghasilkan antibodi baru.

Penelitian itu menunjukkan vaksin Moderna akan mengaktifkan jenis sel kekebalan tertentu yang membantu menimbulkan proses yang disebut respons memori. Namun hal ini baru benar-benar dapat dipastikan setelah penelitian jangka panjang dilakukan.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lebih dari 23.000 Tahun Lalu Anjing telah Jadi Jinak dan Temani Manusia Bermigrasi

Lebih dari 23.000 Tahun Lalu Anjing telah Jadi Jinak dan Temani Manusia Bermigrasi

Global
Varian Baru Virus Corona Asal Brasil Sudah Masuk Amerika Serikat

Varian Baru Virus Corona Asal Brasil Sudah Masuk Amerika Serikat

Global
Biden Ajak Orang Beli Produk Amerika, tapi Dia Pakai Jam Tangan Swiss

Biden Ajak Orang Beli Produk Amerika, tapi Dia Pakai Jam Tangan Swiss

Global
Media Asing Sorot Kasus Infeksi Indonesia yang Lampaui 1 Juta

Media Asing Sorot Kasus Infeksi Indonesia yang Lampaui 1 Juta

Global
Anwar Ibrahim Gugat PM Malaysia di Pengadilan soal Usulan Darurat Nasional

Anwar Ibrahim Gugat PM Malaysia di Pengadilan soal Usulan Darurat Nasional

Global
PM Italia Giuseppe Conte Resmi Mundur, Serahkan Wewenang ke Presiden

PM Italia Giuseppe Conte Resmi Mundur, Serahkan Wewenang ke Presiden

Global
Fauci: Pakai 2 Masker Lebih Baik untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Fauci: Pakai 2 Masker Lebih Baik untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Global
13 Fakta Unik Angela Merkel, Kanselir Jerman yang Akan Lengser

13 Fakta Unik Angela Merkel, Kanselir Jerman yang Akan Lengser

Global
Potong Hidung dan Bibir, Pria Ini Sebut Dirinya 'Alien Hitam'

Potong Hidung dan Bibir, Pria Ini Sebut Dirinya "Alien Hitam"

Global
Para Menteri Luar Negeri Uni Eropa Bahas Navalny dalam Sidang di Markas Besar

Para Menteri Luar Negeri Uni Eropa Bahas Navalny dalam Sidang di Markas Besar

Global
Facebook Hapus Unggahan dan Tangguhkan Chatbot Perdana Menteri Israel, Apa Alasannya?

Facebook Hapus Unggahan dan Tangguhkan Chatbot Perdana Menteri Israel, Apa Alasannya?

Global
WHO: Akses Adil Vaksin Covid-19 Positif untuk Ekonomi Dunia

WHO: Akses Adil Vaksin Covid-19 Positif untuk Ekonomi Dunia

Global
Pemimpin Tajikistan Sebut Negaranya Sudah Bebas Covid-19 tapi Tetap Harus Waspada

Pemimpin Tajikistan Sebut Negaranya Sudah Bebas Covid-19 tapi Tetap Harus Waspada

Global
Kisah Perang: Luftwaffe, AU Nazi Spesialis Serangan Kilat Blitzkrieg

Kisah Perang: Luftwaffe, AU Nazi Spesialis Serangan Kilat Blitzkrieg

Global
Presiden China Peringatkan Konsekuensi “Perang Dingin Baru,” Singgung Biden?

Presiden China Peringatkan Konsekuensi “Perang Dingin Baru,” Singgung Biden?

Global
komentar
Close Ads X