Dituding Diskriminasi Pekerja Lokal, Facebook Digugat AS

Kompas.com - 04/12/2020, 19:03 WIB
Ilustrasi Facebook ZDNet.comIlustrasi Facebook

NEW YORK, KOMPAS.com - Kementerian Kehakiman Amerika Serikat (AS) menuduh Facebook mendiskriminasi pekerja Amerika dengan memberikan preferensi perekrutan kepada imigran.

Melansir BBC, gugatan itu menuduh Facebook menolak untuk merekrut, mempertimbangkan, atau mempekerjakan warga lokal yang memenuhi syarat dan tersedia di AS, untuk mengisi lebih dari 2.600 posisi.

“Pekerjaan itu malah diberikan kepada orang asing dengan visa sementara,” seperti ditulis dalam gugatan yang diajukan pada Kamis (3/12/20).

Pihak Facebook membantah tuduhan itu, tapi tetap bersedia bekerja sama dengan kementerian tersebut.

Gugatan ini menyoal penggunaan visa H-1B sementara oleh Facebook. Jenis visa ini disebut sering digunakan oleh perusahaan teknologi untuk membawa pekerja asing berketerampilan tinggi ke AS.

Facebook disebut dengan sengaja menciptakan sistem perekrutan yang lebih disukai pemegang visa H-1B dan pekerja sementara lainnya daripada orang Amerika.

Baca juga: Facebook Akan Hapus Klaim Palsu soal Vaksin Covid-19

Kementerian tersebut mengatakan, pihaknya mengajukan gugatan setelah melakukan penyelidikan selama dua tahun terhadap praktik perekrutan Facebook.

Gugatan diajukan untuk mendapat pembayaran kembali atas nama pekerja AS yang ditolak bekerja di Facebook.

"Pesan kami kepada para pekerja jelas: Jika perusahaan menolak kesempatan kerja dengan secara ilegal lebih memilih pemegang visa sementara, Kementerian Kehakiman akan meminta pertanggungjawaban mereka," kata Asisten Jaksa Agung untuk divisi hak-hak sipil departemen Amerika, Eric S Dreiband.

"Pesan kami kepada semua pemberi kerja - termasuk mereka yang bekerja di sektor teknologi - jelas: Anda tidak bisa secara ilegal memilih untuk merekrut, mempertimbangkan, atau menyewa pemegang visa sementara daripada pekerja AS."

Halaman:

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hong Kong Lockdown Terketat untuk Lawan Gelombang Keempat Covid-19

Hong Kong Lockdown Terketat untuk Lawan Gelombang Keempat Covid-19

Global
Suami Siram Istri dengan Air Mendidih gara-gara Dibangunkan untuk Sarapan

Suami Siram Istri dengan Air Mendidih gara-gara Dibangunkan untuk Sarapan

Global
Minum Anggur Merah dan Telanjang di Bak Mandi, Influencer di Arab Saudi Dikecam Netizen

Minum Anggur Merah dan Telanjang di Bak Mandi, Influencer di Arab Saudi Dikecam Netizen

Global
Twit Viral 'Tombol Diet Coke' Trump Hilang dari Meja Oval Office yang Kini Dipakai Biden

Twit Viral "Tombol Diet Coke" Trump Hilang dari Meja Oval Office yang Kini Dipakai Biden

Global
Informasi Simpang Siur, Garda Nasional Sempat “Diusir” Sebelum Diminta Kembali Masuk Gedung Capitol

Informasi Simpang Siur, Garda Nasional Sempat “Diusir” Sebelum Diminta Kembali Masuk Gedung Capitol

Global
Meme Bernie Sanders Tampil 'Seadanya' pada Pelantikan Biden Juga Viral di Kalangan Netizen Rusia

Meme Bernie Sanders Tampil "Seadanya" pada Pelantikan Biden Juga Viral di Kalangan Netizen Rusia

Global
Remaja 18 Tahun Tewas Tertabrak Kereta Api Saat Main TikTok di Rel

Remaja 18 Tahun Tewas Tertabrak Kereta Api Saat Main TikTok di Rel

Global
CDC: Alergi Parah dari Vaksin Covid-19 Moderna Sangat Jarang Terjadi

CDC: Alergi Parah dari Vaksin Covid-19 Moderna Sangat Jarang Terjadi

Global
Pabrik Vaksin Covid-19 Terbesar di Dunia Terbakar, 5 Orang Tewas

Pabrik Vaksin Covid-19 Terbesar di Dunia Terbakar, 5 Orang Tewas

Global
Tengah Pandemi Covid-19, Olimpiade Tokyo Tetap Digelar pada 2021

Tengah Pandemi Covid-19, Olimpiade Tokyo Tetap Digelar pada 2021

Global
Joe Biden Akan Dimakzulkan, Fans Kpop Kompak Melawan

Joe Biden Akan Dimakzulkan, Fans Kpop Kompak Melawan

Global
Kepemimpinan Joe Biden-Kamala Harris Cerminkan Wajah Baru Amerika

Kepemimpinan Joe Biden-Kamala Harris Cerminkan Wajah Baru Amerika

Global
Video Seekor Gajah Dibakar Hidup-hidup Ketika Mendekati Sebuah Resor Pribadi

Video Seekor Gajah Dibakar Hidup-hidup Ketika Mendekati Sebuah Resor Pribadi

Global
Biden Jadi Presiden AS, China Serukan Perbaikan Hubungan Antar-negara

Biden Jadi Presiden AS, China Serukan Perbaikan Hubungan Antar-negara

Global
Tak Mau Rugi, Wanita Malaysia Makan Ikan Koi Peliharaannya yang Mati

Tak Mau Rugi, Wanita Malaysia Makan Ikan Koi Peliharaannya yang Mati

Global
komentar
Close Ads X