Presiden Trump Rencanakan Beri Pengampunan Hukum untuk Anak, Menantu, dan Pengacara Pribadinya

Kompas.com - 03/12/2020, 13:48 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara di Rose Garden, Gedung Putih, Kamis (13/11/2020) AFP/MANDEL NGAN Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara di Rose Garden, Gedung Putih, Kamis (13/11/2020)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Donald Trump telah berdiskusi dengan para penasihat untuk memberikan pengampunan pre-emtif kepada anak-anak, menantu laki-laki, dan pengacara pribadinya, Rudolph W.Giuliani, yang tengah diselidiki keterlibatan kasus. 

Trump berkoar-koar mengungkapkan khawatirannya jika Departemen Kehakiman di bawah kuasa Biden mungkin akan menuntut pembalasan terhadap dirinya dengan menargetkan 3 anak tertua dari 5 anaknya, yaitu Donald Trump Jr., Eric Trump, dan Ivanka Trump.

Selain itu, juga ia khawatir presiden terpilih Joe Biden akan menyerang suami Ivanka Trump, Jared Kushner, penasihat senior Gedung Putih, seperti yang dilansir dari New York Times pada Rabu (2/12/2020).

Donald Trump Jr. telah diselidiki oleh Robert S. Mueller III, Direktur Biro Investigasi Federal, terkait tentang kontaknya dengan orang-orang Rusia, yang menawarkan perusakan informasi dari Hillary Clinton selama kampanye pada 2016 silam.

Namun, sejauh ini Trump Jr. belum pernah mendapatkan hukumannya.

Baca juga: Donald Trump: Sampai Jumpa Empat Tahun Lagi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kushner memberikan informasi palsu kepada otoritas federal tentang kontaknya dengan orang asing untuk izin keamanannya, tetapi tetap diberikan pengampunan oleh presiden.

Sementara itu, juga tidak jelas kekhawatiran Trump tentang potensi terpaan kriminal terhadap Eric Trump atau Ivanka Trump.

Mereka diselidiki oleh jaksa distrik Manhattan terkait Trump Organization yang menghapus pajak jutaan dollar AS dalam biaya konsultasi oleh perusahaan, beberapa di antaranya tampaknya masuk ke kantong Ivanka.

Pengampunan presiden, bagaimanapun, tidak memberikan perlindungan hukum terhadap pengadilan atas kejahatan di negara bagian atau lokal.

Sementara itu, potensi terpaan kriminal terhadap Giuliani juga tidak jelas.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.