Kompas.com - 02/12/2020, 15:26 WIB
Lukas Dudley yang tengah berburu rusa tewas akibat ditembak oleh pemburu lain yang salah mengira dirinya rusa. Cease Funeral HomeLukas Dudley yang tengah berburu rusa tewas akibat ditembak oleh pemburu lain yang salah mengira dirinya rusa.

MINNESOTA, KOMPAS.com - Seorang pemburu bernama Lukas Dudley (28) tewas akibat ditembak oleh pemburu lain yang mengira sosoknya sebagai rusa, lapor People, Selasa (1/12/2020).

Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa Dudley ditembak oleh pemburu lain yang salah mengira bahwa dia adalah rusa.

Dudley diidentifikasi oleh kantor kepala polisi daerah Beltrami sebagai korban kematian dari perburuan yang terjadi pada Rabu pekan lalu sekitar pukul 19:16 waktu setempat di sekitar batas reservasi Danau Merah, Puposky, Minnesota, Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Pemburu Harimau Amur yang Bunuh, Kuliti dan Hendak Jual Satwa Itu Ditangkap

Saat itu, Dudley sedang berburu rusa di dekat jalan perbatasan ketika ditembak fatal oleh pemburu lain, Rain Stately (33) menurut Sheriff Ernie Beitel dalam siaran persnya, Senin (30/11/2020).

Pihak berwenang yakin kedua pria itu tidak berburu bersama pada saat kejadian. Stately mengatakan pada pihak berwenang bahwa saat itu hampir senja dan dia melihat gerakan dari apa yang dia yakini sebagai rusa. Stately pun melancarkan satu peluru dari senapannya.

Sheriff mengatakan bahwa Dudley tidak memakai rompi oranye menyala maupun pakaian visibilitas lain yang biasa dipakai pemburu.

Baca juga: Naas, Pemburu Ini Justru Dibunuh Rusa Buruannya

Setelah tahu serangannya salah target, Stately menghubungi 911. Dudley dibawa ke Kantor Pemeriksa Medis Midwest dan diotopsi di sana.

Kejadian ini sedang diselidiki oleh Kantor polisi kepala daerah Beltrami, Departemen Kepolisian Suku Danau Merah, Divisi Penegakan Sumber Daya Alam Departemen Minnesota dan Biro Investigasi Federal (FBI).

Pihak berwenang belum mengungkapkan apakah pemburu bernama Stately akan menghadapi tuduhan apa pun sehubungan dengan kematian korbannya, Dudley.

Baca juga: Laporan Palsu Pejabat AS, Mengaku Tabrak Rusa padahal Tewaskan Pejalan Kaki

Dalam berita obituarinya, Dudley dideskripsikan sebagai penduduk asli Minnesota yang dibesarkan dan dididik di wilayah Danau Merah.

Dia bekerja sebagai penebang dan hobinya yang cukup banyak di antara lain berburu, memancing, berada di luar rumah dan memasak.

Dudley meninggalkan orangtuanya, tunangannya dan ketiga anaknya.


Sumber People
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[Biografi Tokoh Dunia] Ernesto Che Guevara, Simbol Pemberontakan Tanpa Akhir dari Amerika Latin

[Biografi Tokoh Dunia] Ernesto Che Guevara, Simbol Pemberontakan Tanpa Akhir dari Amerika Latin

Global
China Akan Umumkan Nama Wahana Penjelajah Mars Pertamanya

China Akan Umumkan Nama Wahana Penjelajah Mars Pertamanya

Global
Australia Akan Bangun Teleskop Radio Terbesar di Dunia

Australia Akan Bangun Teleskop Radio Terbesar di Dunia

Global
Kebun Ganja Terbesar Segera Dibuka di Australia, Bermodal Rp 4,5 Triliun

Kebun Ganja Terbesar Segera Dibuka di Australia, Bermodal Rp 4,5 Triliun

Global
Pakistan Rusuh, Partai Islam Bentrok dengan Kepolisian dan Lumpuhkan Negara

Pakistan Rusuh, Partai Islam Bentrok dengan Kepolisian dan Lumpuhkan Negara

Global
Lagi, Uni Eropa Jatuhkan Sanksi ke 10 Petinggi Junta Myanmar dan 2 Perusahaan

Lagi, Uni Eropa Jatuhkan Sanksi ke 10 Petinggi Junta Myanmar dan 2 Perusahaan

Global
Penjara Rusia Akan Pindahkan Navalny ke Rumah Sakit Khusus Napi

Penjara Rusia Akan Pindahkan Navalny ke Rumah Sakit Khusus Napi

Global
Ayah Paksa Anak Diet dengan Kontrak 'Dilarang Gendut sampai Mati', Akhirnya Dipenjara

Ayah Paksa Anak Diet dengan Kontrak "Dilarang Gendut sampai Mati", Akhirnya Dipenjara

Global
Trump Nyatakan Dukungan atas Penarikan Pasukan AS di Afghanistan, Tapi Kritik Masalah Ini

Trump Nyatakan Dukungan atas Penarikan Pasukan AS di Afghanistan, Tapi Kritik Masalah Ini

Global
Kucing Ini Tertangkap Sedang Menyelundupkan Narkoba ke Dalam Penjara

Kucing Ini Tertangkap Sedang Menyelundupkan Narkoba ke Dalam Penjara

Global
Cerai, Suami Ini Harus Bayar Istri Rp 1 Miliar untuk Jasa Masak dan Bersih-bersih Rumah

Cerai, Suami Ini Harus Bayar Istri Rp 1 Miliar untuk Jasa Masak dan Bersih-bersih Rumah

Global
Kabur dari Polisi Hutan, Pemburu Gelap Ini Tewas Diinjak Gajah

Kabur dari Polisi Hutan, Pemburu Gelap Ini Tewas Diinjak Gajah

Global
Pangeran Charles dan William akan Pimpin Pertemuan untuk Memutuskan Masa Depan Monarki Inggris

Pangeran Charles dan William akan Pimpin Pertemuan untuk Memutuskan Masa Depan Monarki Inggris

Global
Di Ulang Tahun ke-95 Tanpa Suami, Ratu Elizabeth II Akan Dikelilingi Staf

Di Ulang Tahun ke-95 Tanpa Suami, Ratu Elizabeth II Akan Dikelilingi Staf

Global
Tanggapi Kisruh European Super League, Begini Komentar Uni Eropa

Tanggapi Kisruh European Super League, Begini Komentar Uni Eropa

Global
komentar
Close Ads X